Berita Terkini
Trending Tags

Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 224
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
unggahan media sosial milik terduga pelaku, Foto : Tim Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan.

Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor DVI Polda Jawa Timur. Dari pemeriksaan medis, luka paling fatal berada di bagian leher akibat benda tajam. Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali mengatakan, hasil autopsi memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tindakan kekerasan.

“Di bagian kepala ada luka tumpul dan sayatan, sementara di leher terdapat luka sayatan hingga hampir putus. Kesimpulan dokter, korban meninggal akibat kehabisan darah dari luka di leher,” ujarnya, Selasa (27/1).

Polisi menduga kuat pelaku pembunuhan adalah anak kandung korban sendiri, berinisial Aji Saputro (29), yang saat ini masih dalam pengejaran. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, posisi terakhir terduga pelaku terdeteksi berada di wilayah Gunung Kidul.

Dugaan tersebut semakin menguat setelah polisi menemukan unggahan media sosial milik terduga pelaku. Dalam unggahan tersebut, Aji secara terbuka mengakui telah membunuh ibu kandungnya sendiri serta menyebut perbuatannya dilatarbelakangi dendam dan konflik keluarga sejak kecil.

Dalam unggahannya, terduga pelaku juga menyampaikan permohonan maaf kepada sang ibu dan menuliskan harapan agar korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Ia mengaku tidak mampu menyelesaikan persoalan keluarga yang menurutnya telah menimbulkan trauma berkepanjangan hingga memengaruhi kehidupannya.

AKP Imam Mujali membenarkan bahwa unggahan media sosial tersebut kini menjadi salah satu bahan pendalaman penyidik.

“Pengakuan di media sosial itu kami jadikan petunjuk awal. Namun proses hukum tetap mengacu pada alat bukti, keterangan saksi, dan hasil penyelidikan,” tegasnya.

Selain memburu terduga pelaku, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di wilayah Gunung Kidul, Jawa Tengah. Barang bukti tersebut antara lain sebuah kampak dan sepeda motor yang diduga digunakan terduga pelaku saat melarikan diri.

Hingga kini, Polres Ponorogo masih melakukan pengejaran intensif dan mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku agar segera melapor ke pihak kepolisian.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentrok Dua Kelompok Silat di Madiun, 11 Remaja Diamankan Polisi

    Bentrok Dua Kelompok Silat di Madiun, 11 Remaja Diamankan Polisi

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bentrokan antar dua kelompok perguruan pencak silat pecah di Dusun Bandungan, Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu malam (9/7/2025). Tidak ada korban jiwa, namun sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Polisi telah mengamankan 11 remaja yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Kericuhan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, ketika […]

    Bagikan
  • Forum Anak Kota Madiun Bisa Jadi Pelopor Pembangunan dan Agen Perubahan Generasi Muda

    Forum Anak Kota Madiun Bisa Jadi Pelopor Pembangunan dan Agen Perubahan Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah. Salah satunya melalui pengukuhan pengurus Forum Anak Kota Madiun oleh Wali Kota Madiun, Maidi pada Jumat (07/11/2025). Forum anak ini untuk memperkuat peran anak-anak sebagai pelopor dan pelapor dalam mewujudkan Kota Madiun ramah anak. Wali Kota Madiun, Maidi, dalam sambutannya […]

    Bagikan
  • Arus Mudik Mulai Naik, 15.600 Kendaraan Keluar Tol Madiun dalam Sehari

    Arus Mudik Mulai Naik, 15.600 Kendaraan Keluar Tol Madiun dalam Sehari

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Volume kendaraan pada masa arus mudik Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan signifikan di wilayah Madiun. Hingga Selasa malam (17/3/2026), tercatat belasan ribu kendaraan pribadi keluar melalui Gerbang Tol Madiun. Direktur Utama PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), Arie Irianto, menyebut lonjakan mulai terlihat sejak H-5 hingga H-4 Lebaran. “Dari data […]

    Bagikan
  • Harga Telur Anjlok di Magetan, Wakil Kepala BGN Ancam Tutup 71 Dapur MBG

    Harga Telur Anjlok di Magetan, Wakil Kepala BGN Ancam Tutup 71 Dapur MBG

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Magetan untuk membeli telur langsung dari peternak lokal guna membantu mendongkrak harga yang sedang anjlok di tingkat produsen. Instruksi tersebut disampaikan dalam forum Sinergi Ekonomi Kerakyatan Strategi Pemberdayaan […]

    Bagikan
  • Satpol PP Lakukan Penertiban Spanduk Liar, Dipasang Secara Tidak Beraturan

    Satpol PP Lakukan Penertiban Spanduk Liar, Dipasang Secara Tidak Beraturan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magetan turun ke lapangan menertibkan berbagai banner dan spanduk liar yang terpasang sembarangan di sepanjang jalur Kawedanan–Parang. Razia ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memperbaiki estetika wilayah yang selama ini dipenuhi promosi tanpa izin. Dalam operasi tersebut, Selasa (09/12/2025) petugas menyisir sejumlah titik […]

    Bagikan
  • Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan selama lebih dari dua pekan memicu rentetan longsor di tiga lokasi berbeda pada Jumat (23/05/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana ini mengganggu aktivitas warga, merusak infrastruktur, dan memicu krisis air bersih di beberapa titik. Longsor pertama terjadi di jalur penghubung antara Wonomulyo dan […]

    Bagikan
expand_less