Berita Terkini
Trending Tags

Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 208
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
unggahan media sosial milik terduga pelaku, Foto : Tim Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan.

Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor DVI Polda Jawa Timur. Dari pemeriksaan medis, luka paling fatal berada di bagian leher akibat benda tajam. Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali mengatakan, hasil autopsi memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tindakan kekerasan.

“Di bagian kepala ada luka tumpul dan sayatan, sementara di leher terdapat luka sayatan hingga hampir putus. Kesimpulan dokter, korban meninggal akibat kehabisan darah dari luka di leher,” ujarnya, Selasa (27/1).

Polisi menduga kuat pelaku pembunuhan adalah anak kandung korban sendiri, berinisial Aji Saputro (29), yang saat ini masih dalam pengejaran. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, posisi terakhir terduga pelaku terdeteksi berada di wilayah Gunung Kidul.

Dugaan tersebut semakin menguat setelah polisi menemukan unggahan media sosial milik terduga pelaku. Dalam unggahan tersebut, Aji secara terbuka mengakui telah membunuh ibu kandungnya sendiri serta menyebut perbuatannya dilatarbelakangi dendam dan konflik keluarga sejak kecil.

Dalam unggahannya, terduga pelaku juga menyampaikan permohonan maaf kepada sang ibu dan menuliskan harapan agar korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Ia mengaku tidak mampu menyelesaikan persoalan keluarga yang menurutnya telah menimbulkan trauma berkepanjangan hingga memengaruhi kehidupannya.

AKP Imam Mujali membenarkan bahwa unggahan media sosial tersebut kini menjadi salah satu bahan pendalaman penyidik.

“Pengakuan di media sosial itu kami jadikan petunjuk awal. Namun proses hukum tetap mengacu pada alat bukti, keterangan saksi, dan hasil penyelidikan,” tegasnya.

Selain memburu terduga pelaku, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di wilayah Gunung Kidul, Jawa Tengah. Barang bukti tersebut antara lain sebuah kampak dan sepeda motor yang diduga digunakan terduga pelaku saat melarikan diri.

Hingga kini, Polres Ponorogo masih melakukan pengejaran intensif dan mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku agar segera melapor ke pihak kepolisian.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekedar Praktik, Manasik Haji Jadi Bekal Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    Bukan Sekedar Praktik, Manasik Haji Jadi Bekal Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Madiun mengikuti manasik haji terintegrasi di Asrama Haji Kota Madiun pada Senin (16/02/2026). Mereka mengikuti rangkaian manasik secara lengkap. Mulai dari niat ihram di miqat, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah, hingga tawaf ifadah dan sai. Kepala Kantor Kementerian Haji dan […]

    Bagikan
  • Tanpa Pasien, Ambulans Desa Oleng dan Hantam Pagar Rumah Warga

    Tanpa Pasien, Ambulans Desa Oleng dan Hantam Pagar Rumah Warga

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah ambulans siaga desa mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Selasa (6/1/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena kendaraan dalam kondisi tanpa pasien. Ambulans jenis Suzuki APV milik Desa Koripan, Kecamatan Bungkal, itu dikemudikan Saiful Ipung (40). Kendaraan […]

    Bagikan
  • Cerita Letda Cke Isdayun Yang Menggeluti Bertani Tebu

    Cerita Letda Cke Isdayun Yang Menggeluti Bertani Tebu

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di luar kesibukannya sebagai prajurit TNI AD, Letda Cke Isdayun yang kesehariannya menjabat sebagai Paur Penrem 081/DSJ juga menjadi petani tebu. Lahan tebu yang digarapnya itu seluas 1,25 hektare dan berada tak jauh dari rumahnya. Dari budidaya tebu yang dilakukan, ia mengaku dapat memberikan dampak bagi keluarga dan membantu para anggotanya. […]

    Bagikan
  • Tak Terima Diceraikan, Pria Bacok Mantan Istri dan Kakak Ipar Hingga Luka Parah

    Tak Terima Diceraikan, Pria Bacok Mantan Istri dan Kakak Ipar Hingga Luka Parah

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pria di Ponorogo nekat membacok mantan istri dan kakak iparnya hingga mengalami luka serius di kepala dan tangan. Pelaku, Sugito, warga Desa Munggung, Kecamatan Pulung, langsung menyerahkan diri ke polisi usai melakukan penganiayaan. Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam (28/3) di Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Korban, Sutiyem (40) dan […]

    Bagikan
  • Raih 9 Emas di Porprov Jatim IX 2025, KONI Kota Madiun Siapkan Program Pemusatan Latihan

    Raih 9 Emas di Porprov Jatim IX 2025, KONI Kota Madiun Siapkan Program Pemusatan Latihan

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kontingen Kota Madiun berhasil menunjukkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Total 57 medali berhasil diboyong pulang, terdiri dari 9 medali emas, 18 medali perak, dan 30 medali perunggu. Perolehan tersebut menempatkan Kota Madiun dengan total 102 poin dalam klasemen akhir Porprov IX. Sejumlah […]

    Bagikan
  • PPPK Paruh Waktu Magetan Menunggu SK Terbit, Formasi CPNS 2026 Belum Ada Juknis

    PPPK Paruh Waktu Magetan Menunggu SK Terbit, Formasi CPNS 2026 Belum Ada Juknis

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur di Kabupaten Magetan memasuki tahap krusial pada akhir 2025. Setelah melalui sejumlah tahapan administrasi dan verifikasi, ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK). Sementara formasi CPNS tahun 2026 belum dapat diumumkan karena belum adanya petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Berdasarkan data resmi BKPSDM […]

    Bagikan
expand_less