Jelang Arus Mudik, Polres Ponorogo Gelar Apel Siaga Pasukan
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 19
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polres Ponorogo menggelar apel siaga pasukan di Alun-Alun Ponorogo, Jawa Timur. Apel tersebut diikuti ratusan personel gabungan dari TNI, Polri hingga unsur masyarakat yang akan dilibatkan dalam pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat 2026.
Sebanyak 380 personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Rinciannya, 280 personel dari Polri dan 100 personel dari unsur instansi terkait, seperti TNI, Dinas Perhubungan, serta unsur pendukung lainnya.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo memimpin langsung apel tersebut sekaligus melakukan pemeriksaan kesiapan personel yang akan bertugas di lapangan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh petugas siap memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran.
Menurut Andin, personel pengamanan akan disiagakan di enam pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di wilayah hukum Polres Ponorogo.
“Dari enam pos yang disiapkan, terdiri dari dua pos pelayanan dan empat pos pengamanan. Pos pelayanan berada di Paseban dan Terminal Seloaji, sedangkan pos pengamanan tersebar di sejumlah titik strategis,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Dewo Wisnu Setya Kusuma menjelaskan bahwa pihaknya juga telah memetakan sejumlah titik rawan yang perlu mendapatkan perhatian khusus selama arus mudik.
Menurutnya, jalur Ponorogo–Pacitan dan Ponorogo–Trenggalek menjadi kawasan yang berpotensi rawan longsor, terutama saat cuaca ekstrem. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Ponorogo telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD untuk menyiapkan personel serta perlengkapan apabila terjadi longsor, sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat dan arus lalu lintas tetap lancar,” jelas Dewo.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, maupun potensi bencana di jalur mudik. Laporan dapat disampaikan melalui layanan call center 110 yang dapat diakses selama 24 jam tanpa dipungut biaya.
Dewo juga mengingatkan para pemudik agar selalu membawa kelengkapan surat-surat kendaraan serta mematuhi peraturan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan selama arus mudik.
Melalui Operasi Ketupat 2026 ini, Polres Ponorogo berharap keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik Lebaran dapat terjaga dengan baik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.(ega).
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Kris/byg







