Kamis, 29 Okt 2026
Trending Tags

Polres Madiun Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan dan Peredaran Miras dalam Operasi Pekat Semeru 2025

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
konferensi pers kasus pengeroyokan dan pengedaran miras, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar konferensi pers pada Kamis (22/05/2025) terkait pengungkapan sejumlah kasus pengeroyokan dan peredaran minuman keras (miras) dalam rangka Operasi Pekat 2 Semeru 2025.

Dalam keterangannya, Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengungkap total 7 kasus pengeroyokan dengan jumlah tersangka sebanyak 11 orang. Selain itu, dalam kegiatan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), polisi juga berhasil mengungkap kasus peredaran miras dengan barang bukti sebanyak 104 liter, serta menetapkan satu orang sebagai tersangka.

Salah satu kasus menonjol adalah pengeroyokan yang terjadi di Jalan Puntuk, Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, dengan tersangka Eko yang berhasil diamankan di wilayah hukum Polres Gresik. Kasus pengeroyokan lainnya melibatkan tiga tersangka—Yusril, Bayu, dan Liok—yang terlibat dalam aksi kekerasan di tempat umum dan ditangkap di wilayah Bali.

Selain itu, terdapat kasus pengeroyokan yang terjadi di Jalan Dr. Soetomo, dengan tiga tersangka yang kini telah diproses hukum. Polisi juga mencatat adanya tiga kasus penganiayaan lain yang telah masuk ke tahap penanganan hukum.

“Dalam Operasi Pekat Semeru 2025 ini, kami menyasar berbagai bentuk kejahatan seperti tindakan premanisme, debt collector ilegal, pemerasan, pemalakan, pungli, serta konflik antar komunitas seperti pencak silat,” jelas AKP Agus.

Pihak kepolisian juga menyoroti peran miras dalam memicu tindakan kriminal. Berdasarkan hasil penyelidikan, beberapa tersangka diketahui mengonsumsi miras sebelum melakukan aksi kekerasan. Hal ini mendorong kepolisian untuk menelusuri jalur distribusi dan pelaku penjualannya.

“Tujuan utama dari operasi ini adalah menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Madiun Kota,” tegas AKP Agus Setiawan.

Polres Madiun Kota menegaskan akan terus menggencarkan operasi serupa guna menekan angka kriminalitas dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Tersangka pengeroyokan di jerat dengan pasal 170  KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sementara itu,untuk pelaku peredaran miras dikenakan Tipiring (Tindak Pidana Ringan-red).

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Jatim Klaim Tertinggi Nasional, Stok Aman hingga 14 Bulan

    Bulog Jatim Klaim Tertinggi Nasional, Stok Aman hingga 14 Bulan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur mencatatkan kinerja signifikan dalam penyerapan gabah petani. Hingga awal April 2026, serapan gabah di wilayah ini disebut menjadi yang tertinggi secara nasional. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, mengatakan total serapan gabah dan beras telah mendekati 400 ribu ton. Angka tersebut […]

    Bagikan
  • Ketua DPRD Magetan Pastikan Proses PAW Gus Wakid Sesuai Putusan Mahkamah Partai

    Ketua DPRD Magetan Pastikan Proses PAW Gus Wakid Sesuai Putusan Mahkamah Partai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, memastikan proses pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wakhid atau Gus Wahid, berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di internal partai. Proses tersebut merujuk pada keputusan Mahkamah Partai serta mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. Suratno menjelaskan, keputusan pemberhentian Gus […]

    Bagikan
  • Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Sampung, Evakuasi Berlangsung Hampir Satu Jam

    Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Sampung, Evakuasi Berlangsung Hampir Satu Jam

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang remaja berusia 14 tahun, Ilham Tazali, warga Dusun Jati, Desa Sayutan, Kecamatan Parang, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Sampung, tepatnya di bawah jembatan sungai di Kecamatan Sampung, Sabtu (19/9/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan informasi awal dari kepolisian, korban saat itu berada di sekitar sungai bersama […]

    Bagikan
  • Jawaban Bupati Madiun Atas PU Fraksi DPRD Soal RPJMD 2025–2029, Fokus Investasi dan Pemberdayaan UMKM

    Jawaban Bupati Madiun Atas PU Fraksi DPRD Soal RPJMD 2025–2029, Fokus Investasi dan Pemberdayaan UMKM

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun kembali menggelar rapat paripurna pada Kamis (26/06/2025). Agenda utama rapat kali ini adalah mendengarkan jawaban dari Bupati Madiun Hari Wuryanto terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Madiun tahun […]

    Bagikan
  • Sering Terjadi Laka, Warga Dan Sopir Truk Swadaya Perbaiki Jalan Antar Kabupaten

    Sering Terjadi Laka, Warga Dan Sopir Truk Swadaya Perbaiki Jalan Antar Kabupaten

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Binade, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, bersama paguyuban sopir truk rute Ponorogo-Pacitan, bergotong-royong memperbaiki jalan poros penghubung antar kabupaten yang rusak parah. Aksi ini berhasil mengumpulkan dana swadaya sebesar Rp 9 juta, yang ditargetkan untuk memperbaiki jalan sepanjang 3 kilometer dari total kerusakan sejauh 11 kilometer. Jalan poros menuju desa […]

    Bagikan
  • Manfaatkan Pekarangan, Pasutri di Magetan Sukses Budidayakan Cabai Rawit

    Manfaatkan Pekarangan, Pasutri di Magetan Sukses Budidayakan Cabai Rawit

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah upaya pemerintah mendorong program ketahanan dan swasembada pangan nasional, pasangan suami istri di Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berhasil membudidayakan tanaman cabai rawit secara mandiri. Budidaya dilakukan di lahan pekarangan rumah yang sebelumnya tak produktif. Pasangan Wawan Mariadi dan Fitri Rahmawati awalnya prihatin melihat lingkungan sekitar […]

    Bagikan
expand_less