Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Suspek Campak di Magetan Capai 10 Orang, Dinkes Perketat Pemantauan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 216
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinkes Kab. Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan setelah mendapati 10 warga berstatus suspek campak di awal tahun 2026. Mereka tersebar di delapan kecamatan dan kini berada dalam pemantauan intensif fasilitas kesehatan setempat.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantyo, menyebut temuan tersebut tercatat hingga pekan ke-9 tahun ini. Ia menegaskan bahwa meski kasus positif belum ditemukan, indikasi klinis dari para suspek harus ditindaklanjuti secara serius.

Menurutnya, campak tengah merebak di sejumlah wilayah Indonesia. “Untuk Magetan saat ini belum ada kasus positif, tetapi kami menemukan 10 suspek dari berbagai kelompok usia,” ujarnya.

Seluruh suspek telah diambil sampel darahnya untuk diteliti lebih lanjut di laboratorium kesehatan di Surabaya. Hasil analisis sampel tersebut akan menentukan kepastian diagnosis sekaligus menjadi dasar langkah lanjutan dari Dinas Kesehatan.

Suwantyo menjelaskan bahwa campak tidak dapat dianggap sepele. Ia mengingatkan bahwa komplikasi seperti pneumonia hingga radang otak dapat terjadi, terutama pada anak kecil atau individu dengan imunitas lemah. Karena itu, masyarakat diminta memahami kembali risiko campak, termasuk bagi orang dewasa yang merasa sudah pernah divaksin.

Ia memaparkan, pada tahun 2025 Dinkes Magetan mencatat 43 suspek campak dengan tiga di antaranya terkonfirmasi positif. “Melihat tren yang kembali meningkat, sosialisasi akan kami masifkan, termasuk melalui flayer dan ajakan untuk menerapkan PHBS,” tuturnya.

Meski upaya pencegahan terus dilakukan, Suwantyo mengakui masih ada sebagian warga yang menolak imunisasi campak, terutama karena ketakutan yang tidak berdasar maupun faktor kepercayaan.

Di sisi lain, menjelang momentum Idulfitri, potensi penyebaran campak dinilai lebih tinggi mengingat mobilitas dan aktivitas masyarakat meningkat. Virus campak yang menular melalui udara dapat dengan cepat berpindah antarorang dalam kerumunan.

“Ada beberapa yang menolak imunisasi, tetapi jumlahnya tidak banyak. Lebaran nanti menjadi perhatian kami karena banyak orang berkumpul. Jika ada keluhan seperti batuk, pilek, atau gejala lain yang menyerupai campak, sebaiknya segera periksa ke fasilitas kesehatan,” imbaunya.

Dinkes Magetan menegaskan akan terus meningkatkan sosialisasi dan screening untuk deteksi dini, sekaligus mengajak masyarakat tidak mengabaikan gejala yang dicurigai terkait campak.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Memasuki pekan pertama Januari 2026, sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, belum menerima gaji bulanan. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan karena pencairan gaji biasanya dilakukan pada awal bulan. Hingga Rabu (7/1/2026), sejumlah ASN mengaku masih menunggu transfer gaji masuk ke rekening masing-masing. Bahkan, keterlambatan tahun […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Berangkatkan 250 Pemudik Balik Gratis ke Surabaya

    Pemkab Magetan Berangkatkan 250 Pemudik Balik Gratis ke Surabaya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memberangkatkan ratusan pemudik dalam program balik mudik gratis menuju wilayah perantauan. Sebanyak 250 peserta diberangkatkan menggunakan lima armada bus dari depan Pendopo Surya Graha, Magetan, Jawa Timur, pada Selasa (24/3/2026) pagi. Pemberangkatan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah […]

    Bagikan
  • TPA Overload, Sampah Cemari Irigasi Sawah Warga Mrican

    TPA Overload, Sampah Cemari Irigasi Sawah Warga Mrican

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, kembali dibuat resah akibat pencemaran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican yang meluber hingga mencemari aliran sungai sekaligus saluran irigasi persawahan. Kejadian ini kembali terulang pada Jumat (16/05/2025), sekitar pukul 11.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Tumpukan sampah yang terbawa aliran […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran, Permintaan Kue Kering Meningkat Drastis

    Jelang Lebaran, Permintaan Kue Kering Meningkat Drastis

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang Idul Fitri, permintaan kue kering mengalami peningkatan. Banyak pelanggan memesan dalam jumlah besar untuk disajikan kepada tamu dan kerabat saat perayaan Lebaran nanti. Seperti yang dialami oleh Shinta Ramadhani Puspitasari (34) warga Jalan Singosari, Kelurahan Patihan, Kota Madiun, salah seorang produsen kue kering yang kini kebanjiran pesanan menjelang Idul […]

    Bagikan
  • Aliansi BEM Madiun Audiensi dengan DPRD, Aspirasi Mahasiswa Akan Diteruskan ke DPR RI

    Aliansi BEM Madiun Audiensi dengan DPRD, Aspirasi Mahasiswa Akan Diteruskan ke DPR RI

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar audiensi dengan pimpinan DPRD Kota Madiun pada Rabu (01/10/2025). Agenda ini merupakan tindak lanjut dari aksi simbolis September Hitam yang sebelumnya digelar sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi bangsa. Dalam kesempatan tersebut, aspirasi mahasiswa diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya. “Hal […]

    Bagikan
  • Pengamanan Paskah di Magetan Diperketat, Polisi Lakukan Sterilisasi hingga Patroli Rutin

    Pengamanan Paskah di Magetan Diperketat, Polisi Lakukan Sterilisasi hingga Patroli Rutin

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kepolisian Resor Magetan bersama jajaran Polsek memperketat pengamanan di sejumlah gereja selama perayaan Hari Paskah Kebangkitan Isa Almasih Sabtu (4/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi umat Nasrani saat menjalankan ibadah. Puluhan personel gabungan disiagakan di berbagai gereja yang menggelar ibadah Paskah atau Minggu Kasih. Selain penjagaan […]

    Bagikan
expand_less