Berita Terkini
Trending Tags

Enam Dapur Program MBG di Magetan Disuspend, Belum Miliki Sertifikat Higiene Sanitasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 474
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SPPG yang berada di Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan. Enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa dihentikan sementara operasionalnya setelah Badan Gizi Nasional (BGN) lantaran belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Ketua Satgas MBG Magetan, Welly Kristanto, menyampaikan bahwa dari total sekitar 60 SPPG yang berjalan, enam dapur penyedia makanan harus disuspend untuk sementara. Kebijakan itu dilakukan sebagai bagian dari pengawasan standar kebersihan dan sanitasi dalam penyelenggaraan program.

Menurutnya, keberadaan SLHS merupakan syarat utama yang wajib dipenuhi semua dapur penyedia MBG agar kualitas makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat tetap aman.

“Dari total SPPG yang beroperasi, ada enam titik yang dihentikan sementara oleh BGN karena belum mengurus sertifikasi tersebut,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Enam SPPG yang terkena sanksi penghentian sementara berada di:

• Desa Bendo, Kecamatan Bendo

• Desa Candirejo, Kecamatan Magetan

• Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo

• Desa Candirejo 2, Kecamatan Magetan

• Desa Grabahan, Kecamatan Karangrejo

• Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan

Welly menjelaskan, persoalan ini mencuat setelah beredarnya laporan masyarakat di media massa dan media sosial terkait standar pengolahan makanan dalam program MBG. Laporan tersebut kemudian dikaji oleh pemerintah daerah sebelum diteruskan ke BGN sebagai bahan evaluasi.

“Informasi dari masyarakat itu kami tindaklanjuti karena menjadi perhatian serius. Evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar pelaksanaan program tetap sesuai ketentuan,” jelasnya.

Sebagai respons atas temuan ini, Pemerintah Kabupaten Magetan akan mengadakan pertemuan khusus pada Jumat mendatang. Forum tersebut akan mempertemukan seluruh pihak terkait, mulai dari mitra penyedia makanan, yayasan pengelola, hingga koordinator SPPG.

Pertemuan itu diharapkan menjadi ruang evaluasi sekaligus menyatukan komitmen semua pihak agar penyelenggaraan program MBG ke depan lebih tertib dan sesuai standar.

“Besok Jumat semua pihak akan dikumpulkan, baik mitra, yayasan, maupun koordinator SPPG. Tujuannya untuk evaluasi bersama dan menyelaraskan komitmen,” pungkas Welly.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Deras Akibatkan Pohon Tumbang hingga Banjir Rendam Rumah warga

    Hujan Deras Akibatkan Pohon Tumbang hingga Banjir Rendam Rumah warga

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Luapan Sungai Mancaan di Desa/Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun Jawa Timur Selasa malam (14/1/2025) mengakibatkan puluhan rumah terdampak banjir. Bahkan air masuk ke sebagian rumah warga setempat. Kondisi ini berdampak pada aktivitas warga setempat lumpuh total. “Tadi sore hujan lumayan deras sekitar 3 jam. Ya akibatnya luapan air dari sungai Mancaan” […]

    Bagikan
  • Viral! CCTV Rekam Aksi Maling Burung Kontes di Ponorogo, 4 Ekor Raib Sekejap

    Viral! CCTV Rekam Aksi Maling Burung Kontes di Ponorogo, 4 Ekor Raib Sekejap

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi pencurian burung kontes kembali menghebohkan warga Ponorogo, Jawa Timur. Sebanyak empat ekor burung kenari, jalak, dan kacer hilang dalam satu malam setelah seorang pria terekam kamera CCTV meloncat pagar rumah warga di Lingkungan RT 1 RW 2, Kelurahan Patihan, Kecamatan Ponorogo. Rekaman berdurasi 50 detik yang diunggah ke Instagram […]

    Bagikan
  • Keseruan Ratusan Anak Gugus PAUD 3 Gempita Berkebun di P2L Pari Mandiri

    Keseruan Ratusan Anak Gugus PAUD 3 Gempita Berkebun di P2L Pari Mandiri

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Berkebun di pekarangan rumah adalah hal yang menyenangkan. Itulah yang tergambar dari wajah anak-anak dari Gugus PAUD 3 Gempita, Kecamatan Taman, Kota Madiun saat kunjungan edukasi di Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Pari Mandiri Kelurahan Manisrejo Kecamatan Taman pada Jum’at (24/1/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sejak dini kepada anak-anak pentingnya […]

    Bagikan
  • Kereta Jadi Favorit Mudik Lebaran 2026? KAI Daop 7 Madiun Catat 454 Ribu Penumpang

    Kereta Jadi Favorit Mudik Lebaran 2026? KAI Daop 7 Madiun Catat 454 Ribu Penumpang

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Posko Angkutan Lebaran 1447 H/2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi berakhir pada Senin (30/3/2026) setelah berlangsung selama 18 hari sejak 11 Maret 2026. Meski posko telah ditutup, masa Angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung hingga 1 April 2026. Selama periode 11–30 Maret 2026, KAI […]

    Bagikan
  • Pertamina dan Pemkot Madiun Cek Kualitas BBM di SPBU Yos Sudarso

    Pertamina dan Pemkot Madiun Cek Kualitas BBM di SPBU Yos Sudarso

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Akhir-akhir ini jagad media sosial, khususnya di Jawa Timur digegerkan dengan kasus kerusakan sepeda motor usai pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Keluhan terjadi di beberapa daerah seperti Bojonegoro, Tuban, Sidoarjo hingga Lamongan. Warga mengeluh motornya brebet, tarikan berat hingga harus ganti onderdil. Mengantisipasi hal itu, Pemerintah Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingkat perilaku seks bebas di kalangan remaja Kabupaten Magetan masih terbilang mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Magetan menerima sedikitnya 68 permohonan dispensasi kawin. Ironisnya hal itu dikarenakan kehamilan di luar nikah maupun tertangkap berhubungan badan oleh keluarga atau warga. Menurut Hakim Pengadilan Agama Magetan, Sunyoto dari 68 perkara yang […]

    Bagikan
expand_less