Berita Terkini
Trending Tags

Sidang Praperadilan Di PN Magetan Ditunda, Pemohon Ajukan Pencabutan Gugatan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 249
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Majelis hakim memutuskan untuk menunda sidang dan menjadwalkan ulang, (9/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Sidang perdana gugatan praperadilan terhadap Kejaksaan Negeri Magetan di Pengadilan Negeri Magetan pada Senin (9/3/2026) belum menghasilkan putusan. Majelis hakim yang dipimpin hakim Otniel Yuristo Yudha Prawira memutuskan untuk menunda sidang dan menjadwalkan ulang pada 30 Maret 2026.

Juru bicara pengadilan, Deddi Alparesi, menjelaskan bahwa penundaan dilakukan karena ketidakhadiran dua pihak tergugat, yakni Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Menurut Deddi, majelis hakim tidak dapat melanjutkan proses sebelum seluruh pihak tergugat hadir. “Karena dua tergugat tidak datang, majelis memutuskan sidang dilanjutkan pada 30 Maret 2026,” ujarnya.

Dalam persidangan, pemohon melalui kuasa hukumnya, Zainal Faizin, menyampaikan permohonan untuk mencabut gugatan praperadilan. Namun, majelis hakim belum dapat memutuskan permohonan tersebut karena belum terpenuhinya prinsip kehadiran para tergugat.

Zainal menyebutkan bahwa keputusan mencabut gugatan diambil setelah adanya tindak lanjut dari Kepala Kejaksaan Negeri Magetan atas aduan yang dilayangkan pihaknya. “Pada 26 Februari 2026, kami menerima surat pemberitahuan tindak lanjut perkara dari Kajari Magetan sebagai respons atas laporan yang kami ajukan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pencabutan gugatan dilakukan agar proses penanganan laporan masyarakat oleh kejaksaan tidak tersendat akibat adanya sengketa hukum di pengadilan. “Kami menarik gugatan ini demi kepentingan hukum, supaya kejaksaan bisa segera melanjutkan proses sesuai ketentuan,” ujarnya.

Zainal menambahkan bahwa suatu perkara tidak dapat diproses kejaksaan apabila masih menjadi objek sengketa di pengadilan. Dengan pencabutan gugatan, ia berharap penanganan laporan bisa berjalan lebih cepat.

Ia juga mengapresiasi respons cepat Kajari Magetan yang dinilai menunjukkan profesionalisme dalam menangani laporan masyarakat.

Saat ini, fokus proses hukum beralih kepada penanganan di Kejaksaan Negeri Magetan. Selain aduan pemohon, kejaksaan juga tengah menangani beberapa perkara terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dilimpahkan dari Kejaksaan Agung RI. Di antaranya dugaan korupsi tunjangan perumahan anggota DPRD, dugaan korupsi pembangunan puskesmas di Kecamatan Panekan, dan dugaan penyimpangan hibah dana pokok pikiran (pokir).

“Kami siap mendukung Kejaksaan Negeri Magetan dalam menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1998 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegas Zainal. (kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cincin Tak Mau Lepas! Jari Lansia di Madiun Bengkak, Damkar Turun Tangan

    Cincin Tak Mau Lepas! Jari Lansia di Madiun Bengkak, Damkar Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun mendatangi rumah warga di Desa Kenongorejo, RT 31 RW 04, Kecamatan Pilangkenceng, Kamis (23/4/2026) pagi. Kedatangan petugas menyusul laporan warga yang meminta bantuan untuk melepas cincin yang tersangkut di jari manis. Cincin milik Sudarsono (74) yang telah lama dikenakan tak bisa dilepas dan justru menyebabkan […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Hari Wuryanto Lantik 137 Pejabat Fungsional

    Bupati Madiun Hari Wuryanto Lantik 137 Pejabat Fungsional

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 137 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Pendopo Muda Graha, Jumat (24/05/2025). Pelantikan tersebut terdiri atas 133 pejabat fungsional dan empat pegawai negeri sipil (PNS), sebagai bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS. […]

    Bagikan
  • Apel Pagi, Bupati Madiun Singgung Program Sehat, Resik, dan Indah Bukan Hanya Slogan

    Apel Pagi, Bupati Madiun Singgung Program Sehat, Resik, dan Indah Bukan Hanya Slogan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemkab Madiun kembali menggelar apel pagi di halaman pusat pemerintahan (Puspem), Mejayan. Dalam arahannya, Bupati Madiun, Hari Wuryanto sempat menyingung terkait tata kelola kebersihan.  Bupati juga mengingatkan kaitannya dengan Progam Selasa Jumat, Aman, Sehat, Resik dan Indah (Selamat ASRI) hendaknya bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan harus menjadi sebuah budaya.  “Namanya […]

    Bagikan
  • Dugaan Kebocoran PADes Dempelan Berujung Audit Inspektorat, Pihak Kecamatan Bantah Kebobolan

    Dugaan Kebocoran PADes Dempelan Berujung Audit Inspektorat, Pihak Kecamatan Bantah Kebobolan

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polemik dugaan kebocoran Pendapatan Asli Desa (PADes) Dempelan, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun Jawa Timur, memunculkan desakan audit ke Inspektorat Kabupaten Madiun. Tuntutan ini mengemuka setelah ratusan warga menggelar aksi protes dan mencapai kesepakatan dengan pemerintah desa dalam forum mediasi yang turut disaksikan Muspika setempat pada Kamis (28/08/2025). Penjabat (Pj) Kepala […]

    Bagikan
  • Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bagi pendaki di Gunung Lawu pada Ramadhan tahun ini akan terasa berbeda. Pasalnya, Mbok Yem memilih turun dari Gunung Lawu lebih awal. Biasanya, Mbok Yem baru turun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dari foto dan video yang beredar di media sosial, Mbok Yem atau Wakiyem nampak ditandu oleh beberapa orang […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Meninggalkan Hotel Transit, Bersiap Menuju Makkah

    Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Meninggalkan Hotel Transit, Bersiap Menuju Makkah

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Arab Saudi – Perjalanan Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata kini berlanjut menuju ke Kota Makkah. Usai sholat Ashar, para jemaah mulai bersiap dan kumpul di lobi Hotel Safwat Al Mashaer di Aziziah untuk mengumpulkan koper kepada petugas. Jemaah Sindo Wisata ini akan menuju Hotel Pullman Grand Zam Zam. Perasaan senang dan bahagia dirasakan […]

    Bagikan
expand_less