Berita Terkini
Trending Tags

Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Magetan melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan proses relokasi berjalan kondusif. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses relokasi 164 pedagang Pasar Sayur Magetan kini memasuki babak baru. Setelah sebelumnya ramai soal tuntutan akses jalan dan sterilisasi lokasi lama, kini perhatian beralih pada cara pemerintah daerah menyikapi aspirasi pedagang di tengah keterbatasan aturan dan anggaran.

Ketua DPRD Magetan, Suratno, bersama sejumlah OPD melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan proses relokasi berjalan kondusif. Ia mengapresiasi langkah Disperindag yang dinilai mampu meredam rencana aksi protes pedagang dengan membuka ruang dialog.

“Kita mengantisipasi agar pedagang tidak perlu demonstrasi. Catatan mereka seperti akses Lingkar Selatan, penataan kios, hingga kebutuhan pedagang Etek Lawu sudah kami rangkum dan akan disampaikan ke bupati,” ujar Suratno.

Pembangunan Los Baru ditujukan memberi tempat layak bagi pedagang yang selama ini berjualan di area terbuka. Namun pemanfaatannya kini menghadapi tantangan baru, terutama terkait kebutuhan akses jalan dan penataan zonasi di dalam pasar.

Sekretaris Disperindag, Kiki Indriyani, menjelaskan Los Baru masih dalam masa pemeliharaan setahun sehingga perubahan fisik bangunan tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan inspektorat. “Masa pemeliharaan belum boleh ada perubahan. Tapi untuk kepentingan pedagang, akan kami komunikasikan apakah ada ruang penyesuaian,” ujarnya.

Pembukaan akses jalan sisi selatan dan penyempurnaan fasilitas pendukung juga masih menunggu alokasi anggaran melalui DID atau PAPBD. Berbeda dari pola relokasi sebelumnya, pemerintah kini lebih mengedepankan dialog. Paguyuban pedagang dilibatkan, sementara DPRD menegaskan bahwa aspirasi pedagang akan dibahas bersama TAPD.

Pemerintah menyiapkan waktu dua setengah bulan untuk pemetaan zonasi, penataan kios, dan finalisasi desain sebelum perpindahan dimulai. Relokasi Pasar Sayur tidak lagi sekadar memindahkan pedagang, tetapi menata ulang ekosistem pasar agar lebih tertib dan mendukung kegiatan ekonomi.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus wisatawan di kawasan Telaga Sarangan masih menunjukkan kepadatan menjelang berakhirnya masa liburan. Di tengah derasnya mobilitas masyarakat, Tim Drogba (Dorong Ganjal Ban) Polres Magetan tetap siap siaga menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan pengendara di tanjakan ekstrem pertigaan depan Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Ini menjadi salah satu titik […]

    Bagikan
  • Motor Rem Blong di Jalur Ngerong Sarangan, 1 Keluarga Berboncengan 4 Tabrak Rumah

    Motor Rem Blong di Jalur Ngerong Sarangan, 1 Keluarga Berboncengan 4 Tabrak Rumah

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah sepeda motor yang tumpangi 1 keluarga diduga mengalami rem blong dan menabrak rumah warga di Jalan Raya Sarangan, tepatnya di pertigaan Ngerong, dekat Warung Kopi Mbah Jaman, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Kamis malam (10/07/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Akibat kecelakaan tersebut, satu anak dilaporkan meninggal dunia di […]

    Bagikan
  • Kemenag Kota Madiun Himbau Calon Jemaah Haji Segera Lakukan Pelunasan Biaya Haji

    Kemenag Kota Madiun Himbau Calon Jemaah Haji Segera Lakukan Pelunasan Biaya Haji

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun terus mempersiapkan ibadah haji tahun 2025. Tercatat, kuota jemaah haji Kota Madiun tahun ini sebanyak 154 orang. Per 14 Februari hingga 14 Maret 2025 mendatang, mereka berhak melakukan pelunasan biaya haji. “Ya masih dalam proses untuk Jamaah Haji Kota Madiun. Pembayaran pelunasan haji nantinya […]

    Bagikan
  • Minat Masyarakat Naik, Penumpang Kereta Daop 7 Madiun Tembus 5,9 Juta di 2025

    Minat Masyarakat Naik, Penumpang Kereta Daop 7 Madiun Tembus 5,9 Juta di 2025

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun sepanjang tahun 2025 mencatatkan tren pertumbuhan positif. Jumlah penumpang mengalami peningkatan signifikan. Hal itu menandakan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api. Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari mengungkapkan bahwa selama tahun 2025 KAI Daop 7 Madiun melayani […]

    Bagikan
  • Nahas, Cari Ikan di Jam Sekolah, Pelajar MTs di Ponorogo Tewas Tenggelam

    Nahas, Cari Ikan di Jam Sekolah, Pelajar MTs di Ponorogo Tewas Tenggelam

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Ponorogo ditemukan tewas tenggelam di Sungai Genting, Desa Menang, Kecamatan Jambon, Kamis (13/2/2025). Insiden ini terjadi saat jam sekolah. Ketika itu, korban bersama teman-temannya pergi berburu ikan mabuk di sungai. Korban, Revaldo Novanda Putra (12), siswa kelas 1 MTs meninggalkan sekolah saat jam istirahat […]

    Bagikan
  • Warga Padas Tangkap Dua Anjing Liar Diduga Pemangsa Belasan Kambing Play Button

    Warga Padas Tangkap Dua Anjing Liar Diduga Pemangsa Belasan Kambing

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menangkap dua ekor anjing liar yang diduga menjadi pemangsa belasan kambing milik warga. Penangkapan dilakukan pada Selasa (27/1/2026), menyusul keresahan masyarakat akibat serangan hewan misterius yang terjadi dalam dua pekan terakhir. Dua anjing berjenis kelamin betina tersebut ditangkap dalam kondisi hidup saat […]

    Bagikan
expand_less