Berita Terkini
Trending Tags

Gempa Pacitan M 5,5, PT KAI Hentikan Sementara 11 Perjalanan Kereta di Daop 7 Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 141
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gempa Pacitan M 5,5 berdampak pada operasional perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 yang berpusat di wilayah timur laut Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi, berdampak pada operasional perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghentikan sementara 11 perjalanan kereta api sebagai langkah antisipasi keselamatan.

Gempa terjadi sekitar pukul 08.21 WIB dengan pusat gempa berada di koordinat 8,14 Lintang Selatan dan 111,33 Bujur Timur, atau sekitar 25 kilometer timur laut Pacitan, dengan kedalaman 105 kilometer. Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Timur, termasuk area lintasan kereta api Daop 7 Madiun.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan penghentian perjalanan kereta dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan setiap kali terjadi gempa yang dirasakan di wilayah operasional.

“Sesuai SOP kami, apabila terjadi gempa dan dirasakan di wilayah lintasan, maka seluruh perjalanan kereta api harus berhenti untuk memastikan kondisi jalur aman dilalui,” ujar Tohari dalam siaran persnya.

Menurutnya, penghentian dilakukan secara serentak melalui pengendalian perjalanan kereta api terpusat yang berkoordinasi langsung dengan masinis melalui radio lokomotif.

“Jika gempa dirasakan, seluruh KA yang sedang berjalan diminta berhenti luar biasa. Selanjutnya petugas Unit Jalan dan Jembatan (JJ) melakukan pemeriksaan jalur dan jembatan guna memastikan tidak ada kerusakan,” jelasnya.

Adapun 11 kereta api yang sempat berhenti akibat gempa tersebut meliputi KA jarak jauh, KA lokal, hingga KA angkutan barang. Kereta-kereta tersebut antara lain KA Madiun Jaya, Kahuripan, Bangunkarta, Gaya Baru Malam Selatan, Sancaka, Singasari, Malabar, hingga Commuter Line Dhoho, yang berhenti di sejumlah stasiun dan petak jalan di wilayah Daop 7 Madiun.

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh dan dipastikan tidak terdapat gangguan pada prasarana perkeretaapian, perjalanan kereta api kembali dioperasikan secara normal.

“Pada pukul 08.49 WIB, seluruh jalur telah dinyatakan aman dan semua perjalanan KA kembali berjalan normal sesuai grafik perjalanan,” imbuh Tohari.

PT KAI menegaskan komitmennya untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap operasional perjalanan kereta api. “Keselamatan penumpang dan petugas adalah prioritas utama kami. Potensi bahaya sekecil apa pun harus diminimalkan demi menjamin perjalanan kereta api yang aman dan andal,” pungkasnya.(kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

    KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 2.617
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Lembaga tiga huruf atau dikenal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya masih mengintai kegiatan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) atau pokok-pokok pikiran (Pokir) milik DPRD Kabupaten Madiun tahun 2024-2025. Nyatanya, sebanyak 1.400 titik kegiatan yang menggunakan anggaran BKK, masuk dalam kegiatan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP). “Progres pencapaian kegiatan MCSP […]

    Bagikan
  • Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki panen raya tebu, ratusan petani di Kabupaten Madiun terancam bangkrut karena tidak menerima pembayaran hasil panen selama 13 minggu. Sejak Juli 2025, gula petani tak terserap pasar akibat stok melimpah dan mandeknya program penyerapan pemerintah. “Petani tebu setengah mati tidak bisa hidup karena gula tidak laku. Sudah 13 minggu […]

    Bagikan
  • Cabdindik Ponorogo-Magetan “Semprit” Seluruh SLTA : Patuhi Juknis BOS!

    Cabdindik Ponorogo-Magetan “Semprit” Seluruh SLTA : Patuhi Juknis BOS!

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) wilayah Ponorogo-Magetan memberikan peringatan keras kepada seluruh satuan pendidikan jenjang SLTA untuk tidak main-main dengan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Langkah ini menyusul kasus dugaan penyelewengan BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo yang menyeret kepala sekolahnya, Syamhudi Arifin , ke balik jeruji besi. Plt Kepala Cabdindik […]

    Bagikan
  • Pengusaha Asal Mategal Viral Usai Perbaiki Jalan Desa dengan Dana Pribadi Play Button photo_camera 3

    Pengusaha Asal Mategal Viral Usai Perbaiki Jalan Desa dengan Dana Pribadi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi kepedulian seorang pengusaha lokal di Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, menjadi sorotan warganet. Hal itu setelah sebuah video pendek memperlihatkan proses perbaikan jalan desa yang rusak bertahun-tahun. Dalam rekaman berdurasi kurang dari satu menit itu, perekam video memuji sosok pengusaha yang dinilai tetap peduli pada kampung halamannya meski telah […]

    Bagikan
  • Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gunung Lawu segera memasuki babak baru dalam pengelolaan kawasan hutannya. Setelah melalui kajian terpadu oleh tim teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal Desember 2025, sekitar 7.341 hektare hutan lindung direkomendasikan untuk dinaikkan statusnya menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Upaya ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat fungsi konservasi […]

    Bagikan
  • 204 Peserta Ikuti Diklat HSR Batch 5 di PPI Madiun, Siap Dukung Operasional Kereta Cepat.

    204 Peserta Ikuti Diklat HSR Batch 5 di PPI Madiun, Siap Dukung Operasional Kereta Cepat.

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Hari Adi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun secara resmi menyelenggarakan kegiatan Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) High-Speed Railway (HSR) Batch 5 Tahun 2026, yang diikuti oleh 204 orang peserta dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), pada hari Kamis (16/4/2026) di Auditorium PPI Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas […]

    Bagikan
expand_less