Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Jika Nekad Beroperasi, Satpol PP Pemkab Madiun Ancam Segel PT Wah Lung Indonesia

  • account_circle Ndor
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • visibility 77
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
aktivitas pembangunan yang dilakukan PT Wah Lung Indonesia di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Foto : Ndor-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dugaan pembangkangan terhadap perintah pemerintah daerah mencuat dalam aktivitas pembangunan yang dilakukan PT Wah Lung Indonesia di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Satpol PP bahkan mengancam siap menyegelnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Nanti kami akan turun untuk memastikan kondisi di lapangan. Jika masih ada aktivitas, akan kami hentikan. Bahkan bisa kami segel apabila tetap nekat beroperasi,” kata Imam, belum lama ini.

Pemerintah kabupaten mengingatkan seluruh pelaku usaha agar mematuhi ketentuan perizinan dan tata ruang yang berlaku. Pemanfaatan lahan tanpa dasar hukum dinilai berpotensi merusak fungsi pertanian, menimbulkan konflik sosial, serta mencederai prinsip kepastian hukum.

Diketahui, perusahaan disebut masih melanjutkan pengerjaan proyek di lahan berstatus Lahan Sawah Dilindungi (LSD), meski sebelumnya telah diminta menghentikan seluruh kegiatan.

Pantauan di lokasi, beberapa hari lalu menunjukkan sekitar enam hektare sawah telah diurug. Sejumlah pekerja tampak beraktivitas, dengan sedikitnya tiga unit alat berat beroperasi di area tersebut. Papan nama proyek yang sebelumnya mencantumkan nama PT Wah Lung Indonesia sudah tidak terlihat di sekitar lokasi.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Madiun bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Madiun telah mendatangi lokasi dan meminta agar seluruh aktivitas pembangunan dihentikan. 

Permintaan itu disampaikan karena lahan yang digunakan masih berstatus LSD dan belum memiliki dasar hukum pemanfaatan.

Namun, hingga awal Februari, aktivitas di lapangan diduga tetap berjalan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan dan daya paksa pemerintah daerah dalam menegakkan aturan tata ruang. (Ndor/ kris).

Bagikan
  • Penulis: Ndor
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Datangnya musim hujan membawa aktivitas khas bagi warga di sekitar kawasan hutan jati Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Tumpukan daun jati kering yang berserakan di lantai hutan berubah menjadi habitat entong—kepompong ulat jati berwarna cokelat. Tidak hanya sebagai sumber pangan sekaligus rezeki musiman bagi warga. Sejak pagi, para ibu rumah […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Catatkan Kenaikan Penumpang Sekitar 7 Persen

    KAI Daop 7 Catatkan Kenaikan Penumpang Sekitar 7 Persen

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kinerja angkutan penumpang Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menunjukkan tren pertumbuhan positif. Sepanjang September 2025, tercatat sebanyak 444.491 pelanggan diberangkatkan dari wilayah operasional Daop 7. Angka tersebut naik 7 persen atau setara 28.878 penumpang dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencatat 415.613 pelanggan. “Peningkatan ini […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Rumuskan Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu, Jajaki Gandeng Badan Usaha

    Pemkab Madiun Rumuskan Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu, Jajaki Gandeng Badan Usaha

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sampah menjadi persoalan yang tidak bisa dianggap remeh oleh pemerintah. Dampak sampah tidak hanya soal lingkungan, namun juga merambah ke berbagai aspek krusial lainnya yang mempengaruhi kehidupan manusia. Seperti halnya sektor kesehatan, ekonomi, sosial dan keamanan serta perubahan iklim. Berkaca pada hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah […]

    Bagikan
  • Kebut 3 Bulan Kedepan, Capaian Penjualan Beras SPHP Bulog Madiun Baru Capai 31,87 Persen

    Kebut 3 Bulan Kedepan, Capaian Penjualan Beras SPHP Bulog Madiun Baru Capai 31,87 Persen

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mencatat realisasi penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga akhir September 2025 baru mencapai 31,87 persen atau 3.377 ton dari total target 10.599,5 ton. Kepala Bulog Cabang Madiun, Agung Sariyanto, mengatakan meskipun capaian masih di bawah 50 persen, pihaknya optimistis target 100 persen bisa […]

    Bagikan
  • 20 Orang Tersesat di Lereng Tengah Hutan, 2 Diantaranya Sempat Terkena Reruntuhan Batu

    20 Orang Tersesat di Lereng Tengah Hutan, 2 Diantaranya Sempat Terkena Reruntuhan Batu

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 20 orang dari komunitas hiking Thunak Thunuk Madiun terjebak di Lereng Tengah Hutan, Perbatasan Desa Kepel dengan Desa Kuwiran Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun pada Minggu petang (19/1/2025). Beruntungnya, saat ini puluhan pendaki telah dievakuasi dan dikumpulkan di sebuah tempat ibadah GKJW untuk terus ditenangkan. Ketua Komunitas hiking Thunak Thunuk, […]

    Bagikan
  • PAD Kota Madiun Tembus Rp 103 Miliar, Optimistis Capai Target Akhir Tahun

    PAD Kota Madiun Tembus Rp 103 Miliar, Optimistis Capai Target Akhir Tahun

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun menunjukkan kinerja ekonomi yang solid melalui capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga mendekati akhir Agustus 2025, PAD yang berhasil terkumpul mencapai Rp 103 miliar atau 74,71 persen dari target Rp 138 miliar. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun, Jariyanto, menyampaikan bahwa realisasi tersebut menjadi kabar positif. “Tren […]

    Bagikan
expand_less