Berita Terkini
Trending Tags

Jika Nekad Beroperasi, Satpol PP Pemkab Madiun Ancam Segel PT Wah Lung Indonesia

  • account_circle Ndor
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 219
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
aktivitas pembangunan yang dilakukan PT Wah Lung Indonesia di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Foto : Ndor-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dugaan pembangkangan terhadap perintah pemerintah daerah mencuat dalam aktivitas pembangunan yang dilakukan PT Wah Lung Indonesia di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Satpol PP bahkan mengancam siap menyegelnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Nanti kami akan turun untuk memastikan kondisi di lapangan. Jika masih ada aktivitas, akan kami hentikan. Bahkan bisa kami segel apabila tetap nekat beroperasi,” kata Imam, belum lama ini.

Pemerintah kabupaten mengingatkan seluruh pelaku usaha agar mematuhi ketentuan perizinan dan tata ruang yang berlaku. Pemanfaatan lahan tanpa dasar hukum dinilai berpotensi merusak fungsi pertanian, menimbulkan konflik sosial, serta mencederai prinsip kepastian hukum.

Diketahui, perusahaan disebut masih melanjutkan pengerjaan proyek di lahan berstatus Lahan Sawah Dilindungi (LSD), meski sebelumnya telah diminta menghentikan seluruh kegiatan.

Pantauan di lokasi, beberapa hari lalu menunjukkan sekitar enam hektare sawah telah diurug. Sejumlah pekerja tampak beraktivitas, dengan sedikitnya tiga unit alat berat beroperasi di area tersebut. Papan nama proyek yang sebelumnya mencantumkan nama PT Wah Lung Indonesia sudah tidak terlihat di sekitar lokasi.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Madiun bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Madiun telah mendatangi lokasi dan meminta agar seluruh aktivitas pembangunan dihentikan. 

Permintaan itu disampaikan karena lahan yang digunakan masih berstatus LSD dan belum memiliki dasar hukum pemanfaatan.

Namun, hingga awal Februari, aktivitas di lapangan diduga tetap berjalan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan dan daya paksa pemerintah daerah dalam menegakkan aturan tata ruang. (Ndor/ kris).

Bagikan
  • Penulis: Ndor
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permintaan Cingcau Hijau di Ponorogo Meningkat Selama Ramadhan

    Permintaan Cingcau Hijau di Ponorogo Meningkat Selama Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cingcau hijau menjadi salah satu menu berbuka puasa yang banyak diburu selama bulan Ramadhan. Seperti produksi cingcau hijau milik Winaryo (48), warga Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, yang kebanjiran pesanan. Bapak dua anak ini mengaku, permintaan cingcau hijau buatannya meningkat drastis dibanding hari biasa. Jika sebelumnya hanya memproduksi 10 hingga […]

    Bagikan
  • ASN Tanam 14 Jenis Bambu di Eco Bamboo Park Magetan, Dukung Program Lingkungan dan RTH

    ASN Tanam 14 Jenis Bambu di Eco Bamboo Park Magetan, Dukung Program Lingkungan dan RTH

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebanyak 1.310 ASN di Kabupaten Magetan mengikuti kegiatan penanaman pohon bambu sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan. Acara yang digelar di kawasan wisata edukasi Eco Bamboo Park Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

    Bagikan
  • Sukar Dinyatakan Alami Skizofrenia Paranoida, Penyidikan Dihentikan

    Sukar Dinyatakan Alami Skizofrenia Paranoida, Penyidikan Dihentikan

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polisi memastikan terduga pelaku pembunuhan pasangan suami istri di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, mengalami gangguan jiwa berat. Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, usai menerima hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit jiwa. Menurut Imam Mujali, hasil pemeriksaan kejiwaan menyimpulkan bahwa pelaku, Sukar (35), mengalami skizofrenia paranoida, yang […]

    Bagikan
  • Puluhan Santri Ponpes Al-Hijrah Ngawi Masih Jalani Perawatan Usai Keracunan MBG

    Puluhan Santri Ponpes Al-Hijrah Ngawi Masih Jalani Perawatan Usai Keracunan MBG

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebanyak 30 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hijrah, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, hingga Minggu (15/2/2026) siang masih menjalani perawatan medis akibat dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG). Para pasien tersebar di tiga puskesmas dan satu rumah sakit rujukan. Puskesmas Padas menjadi fasilitas kesehatan dengan jumlah pasien terbanyak. Sebanyak 19 santri […]

    Bagikan
  • Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem memukul keras petani tembakau di Kabupaten Ngawi. Selain kualitas daun tembakau yang menurun, luas lahan panen juga menyusut drastis. Data terbaru menyebutkan sekitar 500 hektare lahan gagal panen, sementara produksi yang berhasil dipetik pun jauh di bawah target. Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi, Sojo, menjelaskan bahwa pada […]

    Bagikan
  • Akses Jalan Terputus, Rumah Warga Retak Akibat Longsor di Banaran

    Akses Jalan Terputus, Rumah Warga Retak Akibat Longsor di Banaran

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dampak longsor yang melanda Dusun Gondangsari, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, masih dirasakan warga hingga Sabtu (22/11/2025). Material longsor yang terjadi sehari sebelumnya menutup total akses jalan utama menuju pemukiman enam kepala keluarga (KK) di lingkungan Coban, sehingga mereka terisolir. Longsor terjadi pada Jumat (21/11) sekitar pukul 13.00 WIB. Tanah sepanjang […]

    Bagikan
expand_less