Berita Terkini
Trending Tags

Video Medsos Anggota DPRD Magetan Tuai Sorotan Warganet Bahas Isu Toko Modern

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebuah video pendek yang diunggah akun TikTok menampilkan dua anggota DPRD Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebuah video pendek yang diunggah akun TikTok @MasDik menampilkan dua anggota DPRD Kabupaten Magetan tengah bersemangat menyampaikan dukungan terhadap kegiatan daerah. Dalam video berdurasi singkat itu, keduanya tampak kompak mengenakan seragam olahraga dengan bertuliskan PBVSI Magetan.

Namun, alih-alih fokus pada pesan motivasi yang disampaikan oleh keduanya, warganet justru ramai menyoroti isu lain di kolom komentar, yaitu terkait rencana pembukaan toko modern yang ada di wilayah Magetan. Perdebatan pun mulai muncul soal kebijakan moratorium toko modern yang sempat diberlakukan pemerintah daerah.

Salah satu pengguna TikTok, akun Aik Aziz, menuliskan komentar bernada kritik. “Kalau benar semangatnya untuk membuka toko modern, jangan sampai rakyat kecil yang dirugikan. Pemerintah seharusnya berpihak pada pedagang lokal, bukan hanya memberi ruang bagi pengusaha besar,” tulisnya.

Nada serupa juga disampaikan akun User2024, yang menilai pemerintah seharusnya memperkuat ekonomi masyarakat desa. “Daripada mencabut moratorium toko modern, lebih baik mengembangkan koperasi atau BUMDes agar bisa membangun toko sendiri tanpa perlu membuka jaringan besar,” tulisnya.

Di sisi lain, beberapa warganet mencoba memberikan sudut pandang berbeda. Akun Kantil Official menilai keberadaan toko modern tidak selalu memberikan dampak buruk. “Kalau dikelola dengan baik, toko modern bisa membantu masyarakat mendapat akses barang yang lebih mudah dan bisa ikut mendukung promosi wisata,” tulisnya.

Pendapat lain datang dari akun Mastin, yang melihat potensi positif dari sisi lapangan kerja. “Kalau nanti ada toko modern atau mal di Magetan, mungkin bisa membuka banyak peluang kerja seperti di daerah lain,” tulisnya.

Isu pembukaan toko modern memang menjadi topik hangat di Kabupaten Magetan dalam beberapa bulan terakhir. Sebagian masyarakat menilai kehadiran jaringan ritel besar dapat mematikan usaha kecil. Sementara pihak lain melihatnya sebagai peluang investasi yang bisa menggerakkan ekonomi daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari dua anggota DPRD yang videonya menjadi perbincangan publik tersebut. Meski demikian, diskusi warganet di kolom komentar menunjukkan bahwa persoalan ekonomi lokal dan keberpihakan terhadap pelaku UMKM masih menjadi perhatian utama masyarakat Magetan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

    Realisasi APBD Kabupaten Madiun di Bawah 50 Persen, Sejumlah OPD Dinilai Lamban Serap Anggaran

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hingga semester pertama 2025 berakhir, Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih berada di bawah 50 persen. Data per 30 Juni menunjukkan, pendapatan daerah baru mencapai 49,39 persen, sementara realisasi belanja tercatat 40,03 persen. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Suntoko, […]

    Bagikan
  • Waspada Ular di Pemukiman Warga, Satpol PP-Damkar Terima 40 Laporan

    Waspada Ular di Pemukiman Warga, Satpol PP-Damkar Terima 40 Laporan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sepanjang April 2025, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Madiun menerima lonjakan laporan dari warga terkait kemunculan ular di permukiman. Tak hanya masuk rumah, sejumlah ular dilaporkan memangsa hewan ternak milik warga. Petugas Damkar Kota Madiun, Pandu, mengungkapkan bahwa selama bulan tersebut pihaknya telah […]

    Bagikan
  • Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Madiun dan sejumlah Polsek meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan ini terjadi karena SKCK menjadi syarat wajib dalam pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kasat Intelkam Polres Madiun, AKP Nurkholis, mengatakan hingga […]

    Bagikan
  • Motor Terbakar di Jalur Magetan–Parang, Nyaris Sambar Toko dan Rumah Warga

    Motor Terbakar di Jalur Magetan–Parang, Nyaris Sambar Toko dan Rumah Warga

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah sepeda motor terbakar di jalur penghubung Magetan–Parang, tepatnya di Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (29/06/2025) petang. Insiden tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) milik salah satu toko yang berada di lokasi kejadian. Dalam rekaman, tampak api melalap sepeda motor di pinggir jalan. Sejumlah warga dan pengguna […]

    Bagikan
  • Marak Praktik Rentenir, Koperasi Semar Perkuat Jaringan di Lingkup Pedagang Pasar

    Marak Praktik Rentenir, Koperasi Semar Perkuat Jaringan di Lingkup Pedagang Pasar

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puluhan anggota perwakilan koperasi Sejahtera Merata (SEMAR) Pasar Dolopo Kabupaten Madiun rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan ( RAT) (10/02/2025). Ketua koperasi Semar, Djoko Setijono mengaku pihaknya gencar memperkuat jaringan di lingkup para pedagang pasar untuk memerangi praktik rentenir yang dianggap kerap mencekik warga khususnya pelaku UMKM.  “Tujuan berdirinya koperasi disini […]

    Bagikan
  • Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

    Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Madiun mendatangi Kantor Dinas Perdagangan setempat untuk meminta kejelasan terkait isu relokasi dan pengaturan jam operasional. Aksi ini dipicu kekhawatiran pedagang atas rencana pemindahan lokasi berjualan yang dinilai belum memiliki konsep matang. Perwakilan pedagang, Dedy Luryanto, mengatakan para PKL menolak keras […]

    Bagikan
expand_less