Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Rumuskan Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu, Jajaki Gandeng Badan Usaha

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 192
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
gathering Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu di Pendopo Muda Graha Pemkab Madiun, Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Sampah menjadi persoalan yang tidak bisa dianggap remeh oleh pemerintah. Dampak sampah tidak hanya soal lingkungan, namun juga merambah ke berbagai aspek krusial lainnya yang mempengaruhi kehidupan manusia. Seperti halnya sektor kesehatan, ekonomi, sosial dan keamanan serta perubahan iklim.

Berkaca pada hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah merumuskan strategi pengelolaan sampah terpadu. Hal itu menjadi pembahasan dalam Gathering Mewujudkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Terencana dan Berkelanjutan di Pendopo Muda Graha Pemkab Madiun pada Senin (26/01/2026). Turut hadir Bupati Madiun, Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi serta jajaran OPD Pemkab Madiun.

Dalam kesempatan ini juga menggandeng ahli pengelolaan sampah yang juga pernah menjabat Staf Ahli Menteri Bidang Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup, M. Bijaksana Junerosano serta Vice President Environment and Social PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII), Jarot Arisona Priambudi.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah merupakan salah satu program prioritas daerah sesuai visi misi Kabupaten Madiun Bersahaja. Namun, pengelolaan sampah tidak bisa hanya dilakukan oleh daerah. Namun, kolaborasi dengan pemerintah pusat perlu ditingkatkan, termasuk dengan badan usaha.

“Kita mencoba untuk kolaborasi sinergi dengan pemerintah pusat untuk bareng-bareng dalam menyelesaikan persoalan sampah yang ada di daerah. Banyak yang sudah kita lakukan mulai pembangunan sarana pengelolaan sampah, namun itu saja tidak cukup jika dilakukan pemerintah daerah,” ujarnya

Image Not Found
Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi. Foto : Kris-Sinergia

Lebih lanjut, Pemkab telah menjajaki berbagai opsi dalam pengembangan fasilitas pengelolaan sampah. Saat ini, Pemkab juga sudah membentuk Tempat Pengelolaan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dibeberapa titik. Namun, hal itu dinilai belum mencukupi jika untuk menangani sampah di seluruh wilayah.

Bahkan, opsi lain juga dapat memulai dari TPST skala besar, TPA regional, hingga konsep kawasan industri ekonomi sirkular, dengan tetap mengedepankan kolaborasi dan dukungan pemerintah pusat.

“Apa yang sudah kita lakukan ini bisa berkelanjutan dengan dukungan pemerintah pusat. Termasuk arahnya dengan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk pembentukan TPS Terpadu. Jadi capaian pelayanan pengelolaan sampah di Kabupaten Madiun bisa tercover,” tegas M. Zahrowi.

Gathering kali ini merujuk pada amanat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang kebijakan nasional pengelolaan sampah. M. Bijaksana Junerosano mengatakan bawah pemerintah daerah harus memiliki perencanaan teknis yang presisi, mulai dari penghitungan kebutuhan sarana prasarana hingga pendanaan. Hal itu guna mencapai target bebas sampah pada 2029.

“Menurut saya, pemerintah pusat daerah perlu betul-betul sinkron dan solid untuk membangun solusi pengelolaan sampah ini. Karena jelas, APBD itu tidak bisa diandalkan untuk mengatasi persoalan sampah karena masih banyak program prioritas lainnya,” ujarnya. 

Menurutnya, lanjut Sano sapaan akrab M. Bijaksana Junerosano, pemerintah daerah perlu menerapkan skema polluter pays principle. Artinya siapa yang membuat sampah itu yang harus membayar. “Besaran yang dibayarkan itu tergantung sampah yang dihasilkan. Jadi bentuknya usaha layanan publik pengelolaan sampah. Jadi mekanisme retribusi harus adil,” imbuh Sano.

Image Not Found
Ahli pengelolaan persampahan-Eks-Staf Ahli KLH RI M. Bijaksana Junerosano Foto : Kris-Sinergia

Dirinya mencontohkan jika masyarakat rajin memilah dan mengelola sampah secara mandiri maka retribusinya bisa lebih murah. Sebaliknya bagi yang tidak mau memilah sampah maka retribusinya bisa tinggi.

“Maka inilah yang harus dibangun. Untuk itu Eksekutif dan Dewan harus membahasnya agar layak pembiayaan. Jadi akhirnya nanti akan ada lembaga pembiayaan memberikan modal supaya Kabupaten Madiun bisa membangun infrastruktur untuk pelayanan pengelolaan sampah,” pungkas eks-Staf Ahli KLH RI itu 

Sementara itu, Bupati Madiun, Hari Wuryanto menegaskan komitmennya untuk menuntaskan program pengelolaan sampah sesuai arahan pemerintah pusat. Terkait KPBU, Pemkab Madiun tidak menutup kemungkinan untuk kembali menerapkan skema tersebut. Terlebih sebelumnya, Pemkab telah menjalankan untuk keperluan penerangan jalan umum (PJU).

“Prinsipnya jelas mendukung Perpres Nomor 12 Tahun 2025. Sampah bisa menjadi problem kedepanya jadi harus segara kita atasi mulai sekarang. Untuk KPBU kan bukan hal baru, jadi nanti bisa untuk membentuk TPS Terpadu,” ujarnya.

Hari Wur tidak menampik jika kemampuan APBD tidak bisa mengcover pengelolaan sampah. Untuk itu, butuh dukungan dari Badan Usaha dalam bentuk KPBU. Pemkab bakal kemungkinan bakal kembali menggandeng PT. PII.

“Kita butuh support. Mudah-mudahan kita bisa KPBU. Kita pengen segera masif, karena tahun 2029 harus selesai 100 persen. Karena kita membutuhkan TPS Terpadu itu sangat diperlukan,” imbuhnya.

Image Not Found
Bupati Madiun, Hari Wuryanto dan Wakil Bupati madiun dr.Purnono Hadi. Foto : Kris-Sinergia

Karenanya, TPS Terpadu nantinya dapat segera dikerjakan untuk mendukung program pengelolaan sampah di Kabupaten Madiun. Dengan skema KPBU tentu dapat dilakukan pembiayaan diluar APBD agar segera dapat dimanfaatkan. ” Kita pengen bagaiaman TPST bisa dikerjakan dalam waktu dekat. Kemudian penyelesaiannya bisa menuju ke KPBU. Jika TPST bisa dibangun kan sampah bisa kita atasi bersama,” pungkas Bupati Madiun.

Skema KPBU dinilai menjadi opsi realistis agar fasilitas pengolahan sampah dapat segera dibangun dan dimanfaatkan masyarakat. Meski hal itu dihadapkan pembiayaannya dilakukan secara bertahap dalam jangka panjang. Namun, upaya tersebut dapat ditempuh mengingat urgensi terhadap pengelolaan sampah yang sangat mendesak dan harus segera diatasi agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Linmas Turut Perkuat Pengamanan Mapolsek di Tengah Situasi Tak Kondusif

    Linmas Turut Perkuat Pengamanan Mapolsek di Tengah Situasi Tak Kondusif

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Meningkatnya aksi perusakan fasilitas publik dan kantor pemerintahan di sejumlah daerah belakangan ini mendorong aparat di Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan. Di Kecamatan Karangrejo, pengamanan Mapolsek tidak hanya dilakukan aparat kepolisian dan TNI. Personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) juga turut bergabung dalam apel siaga pada Minggu (31/8/2025) untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Camat […]

    Bagikan
  • Sarasehan BST di Muneng, Bupati Madiun Dorong Warga Perkuat Gotong Royong dan Akses Layanan Publik

    Sarasehan BST di Muneng, Bupati Madiun Dorong Warga Perkuat Gotong Royong dan Akses Layanan Publik

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menyelenggarakan rangkaian Bakti Sosial Terpadu (BST) di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng pada 26–27 November 2025. Program yang menjadi agenda rutin ini diarahkan untuk membuka akses layanan publik langsung ke warga, sekaligus mempertemukan masyarakat dengan pemangku kebijakan tanpa perantara. Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, dan […]

    Bagikan
  • Wadir Antikekerasan Wartawan PWI Pusat Desak Kapolres Ngawi Usut Tuntas Kasus Intimidasi Jurnalis

    Wadir Antikekerasan Wartawan PWI Pusat Desak Kapolres Ngawi Usut Tuntas Kasus Intimidasi Jurnalis

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Wakil Direktur (Wadir) Antikekerasan Wartawan PWI Pusat, Supardi, turut prihatin dan menyampaikan kecaman keras atas tindakan pengusiran dan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis yang tengah melakukan peliputan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan, Kabupaten Ngawi. Peristiwa itu merupakan bentuk nyata penghalangan kerja jurnalistik dan pelanggaran atas hak publik untuk mendapatkan […]

    Bagikan
  • Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

    Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Dusun Jaten, Desa Krajan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, digemparkan oleh peristiwa meninggalnya seorang petani saat bekerja di area persawahan, Jumat (07/11/2025). Korban Harjo Sini (62) ditemukan sudah tak bernyawa oleh istrinya sendiri setelah sempat dicari karena tak kunjung pulang dari ladang. Salah satu warga setempat, Suroto (50) mengaku mendengar suara […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang menjerat seorang perwira polisi Polsek Manguharjo, Kota Madiun, memasuki babak baru. Dalam tahap penyidikan, Polres Madiun Kota menduga Iptu BS memiliki jaringan peredaran narkoba di Surabaya. Hal itu disampaikan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, usai apel jam pimpinan di halaman Mako […]

    Bagikan
  • Ini Isi Tuntutan Aksi Demo di DPRD Kota Madiun, Armaya : Pasti Saya Sampaikan ke DPR RI

    Ini Isi Tuntutan Aksi Demo di DPRD Kota Madiun, Armaya : Pasti Saya Sampaikan ke DPR RI

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi unjuk rasa digelar sejumlah elemen masyarakat baik mahasiswa, ojol hingga organisasi masyarakat lainnya di Kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Dalam aksi ini sempat diwarnai kericuhan dengan pelemparan batu hingga botol air ke arah polisi yang berjaga. Situasi kembali kondusif saat Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya beserta Kapolres […]

    Bagikan
expand_less