Berita Terkini
Trending Tags

Kemenag Kota Madiun Gelar Seleksi Tahap I Petugas Haji 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta Seleksi Tahap I PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter untuk musim haji 1447 H/2026 di Kantor Kementerian Agama Kota Madiun, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun menggelar Seleksi Tahap I Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter untuk musim haji 1447 H/2026. Kegiatan seleksi berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kota Madiun pada Kamis (04/12/2025).

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah, menjelaskan bahwa mekanisme seleksi ini mengacu pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah (KMHU) Nomor 22 Tahun 2025. Ia menuturkan bahwa kuota petugas untuk setiap kabupaten/kota telah ditetapkan oleh provinsi.

“Untuk wilayah Jawa Timur, Kota Madiun memperoleh alokasi dua petugas kloter, masing-masing satu ketua dan satu pembimbing. Peserta dengan nilai tertinggi, baik dari CAT maupun administrasi, akan ditetapkan sebagai perwakilan daerah,” ujarnya.

Seleksi dijalankan secara daring menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Setiap peserta harus menyelesaikan sekitar 100 soal dalam durasi 90 menit melalui aplikasi khusus yang dapat diakses menggunakan kode dari panitia. Mereka yang meraih skor tertinggi akan melaju ke tahap berikutnya, yaitu CAT lanjutan dan wawancara di tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Tes wawancara dan CAT lanjutan akan dilaksanakan pada 11 Desember mendatang,” tambah Datik.

Ia mengungkapkan bahwa penilaian terdiri dari 60 persen hasil CAT dan 40 persen wawancara. Keputusan kelulusan peserta sepenuhnya berada di tangan panitia seleksi provinsi. Pada seleksi tahap I di Kota Madiun, sebanyak 27 peserta dinyatakan lolos verifikasi. Rinciannya, 22 peserta mengikuti seleksi PPIH Arab Saudi—terdiri dari 10 bidang konsumsi, 8 bidang akomodasi, dan 4 transportasi. Sementara seleksi PPIH Kloter diikuti 3 calon ketua kloter dan 2 calon pembimbing ibadah.

“Kedua calon pembimbing kloter akan dikirim ke seleksi tingkat provinsi, dan yang memperoleh nilai tertinggi nantinya akan mendampingi jamaah haji tahun 2026,” jelasnya.

Datik menambahkan bahwa animo pendaftar PPIH Arab Saudi cenderung lebih besar lantaran persyaratannya relatif mudah dan masa tugasnya lebih lama, sehingga dinilai lebih menarik bagi peserta.

Ia berharap para peserta yang nantinya terpilih dapat bekerja dengan penuh integritas dan memberikan layanan terbaik kepada jamaah haji. “Mulai tahun ini, seluruh urusan haji berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah. Ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih maksimal,” pungkasnya. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Counter HP di Ngawi Dibobol Maling, Puluhan Unit HP Raib

    Counter HP di Ngawi Dibobol Maling, Puluhan Unit HP Raib

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus pencurian menimpa sebuah counter handphone di Dusun Pule, Desa Ngrambe, Kecamatan Ngrambe. Konter bernama Jawara Cell itu dibobol pelaku pada Senin (22/09/2025). Akibatnya, puluhan unit ponsel berbagai merek hilang bersama sejumlah voucher isi ulang dan aksesori. Kapolsek Ngrambe, Iptu Agus Hari Santoso, menjelaskan bahwa peristiwa itu pertama kali terungkap pada […]

    Bagikan
  • Cabdindik Ponorogo-Magetan “Semprit” Seluruh SLTA : Patuhi Juknis BOS!

    Cabdindik Ponorogo-Magetan “Semprit” Seluruh SLTA : Patuhi Juknis BOS!

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) wilayah Ponorogo-Magetan memberikan peringatan keras kepada seluruh satuan pendidikan jenjang SLTA untuk tidak main-main dengan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Langkah ini menyusul kasus dugaan penyelewengan BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo yang menyeret kepala sekolahnya, Syamhudi Arifin , ke balik jeruji besi. Plt Kepala Cabdindik […]

    Bagikan
  • TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Lokasi baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Madiun akhirnya disepakati. Lokasinya berada di kawasan hutan Alas Kamukti Makmur, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lahan seluas 24 hektare tersebut saat ini tengah dalam proses peninjauan oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun. Peninjauan ini […]

    Bagikan
  • Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gunung Lawu segera memasuki babak baru dalam pengelolaan kawasan hutannya. Setelah melalui kajian terpadu oleh tim teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal Desember 2025, sekitar 7.341 hektare hutan lindung direkomendasikan untuk dinaikkan statusnya menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Upaya ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat fungsi konservasi […]

    Bagikan
  • Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus meninggalnya bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di rumah salah satu warga Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan pada Sabtu (26/4/2025) terkuak fakta mengejutkan. Wanita berinisial L.D.P selaku ibu bayi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Magetan. Kepolisian telah melakukan rekontruksi dan otopsi terhadap korban atas perbuatan keji […]

    Bagikan
  • Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu kekurangan guru yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan nasional disebut telah teratasi di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu dalam jumlah besar membuat kebutuhan tenaga kependidikan terisi secara optimal. “Dengan adanya P3K paruh waktu, insya Allah tenaga kependidikan […]

    Bagikan
expand_less