Berita Terkini
Trending Tags

Konvoi Ugal-Ugalan, Polres Ngawi Amankan Puluhan Pemuda serta Sepeda Motor Tak Sesuai Standar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 17
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan pemuda di amankan Polres Ngawi, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Ngawi – Suasana jalan raya di wilayah Kabupaten Ngawi mendadak gaduh saat sekelompok pemuda melakukan konvoi ugal-ugalan yang meresahkan pengguna jalan lainnya. Aksi itu terjadi pada Minggu malam (15/06/2025) dan langsung ditindak oleh jajaran Polres Ngawi yang saat itu tengah menggelar patroli dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Petugas dengan sigap membubarkan kelompok pemuda tersebut dan mengamankan sebanyak 39 unit sepeda motor yang digunakan dalam konvoi. Dari hasil pemeriksaan, sebagian besar kendaraan tersebut diketahui tidak memenuhi spesifikasi teknis (spektek) atau tidak sesuai dengan standar pabrik.

Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, menyatakan bahwa kegiatan konvoi yang dilakukan para pemuda tersebut sangat membahayakan, tidak hanya bagi mereka sendiri, tetapi juga bagi keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Ini merupakan bentuk respons kami terhadap keresahan masyarakat. Konvoi seperti ini jelas mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Charles pada Senin (16/06/2025).

Menurutnya, penertiban ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Ngawi, Jawa Timur.

Polres Ngawi tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberi edukasi. Para pemilik kendaraan yang diamankan diminta melengkapi motor mereka sesuai ketentuan sebelum bisa membawa kembali kendaraan dari Mapolres.

“Untuk bisa mengambil motor, pemilik harus menunjukkan surat-surat lengkap dan memastikan kendaraan dalam kondisi sesuai standar,” tegas AKBP Charles.

Polres Ngawi juga menyampaikan imbauan kepada para orang tua agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari atau akhir pekan, guna mencegah keterlibatan dalam aksi-aksi berisiko seperti konvoi liar. Sebagai langkah antisipasi, Kapolres memastikan bahwa patroli akan terus ditingkatkan guna mencegah aksi serupa terulang kembali.

“Kami berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah dan akan terus melakukan penindakan terhadap kegiatan-kegiatan yang mengganggu ketertiban umum,” pungkasnya.

Polres Ngawi juga mengingatkan generasi muda agar tidak menggunakan jalan raya untuk kegiatan yang membahayakan keselamatan diri maupun orang lain. Keselamatan bersama adalah tanggung jawab semua pihak.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

    Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, kembali dibatasi akibat kondisi cuaca yang memburuk dalam beberapa hari terakhir. Mulai Jumat malam (23/1/2026) lalu, pendakian dengan sistem tektok resmi dihentikan sementara oleh pengelola. Keputusan tersebut diambil setelah kawasan pegunungan Lawu diselimuti hujan lebat, angin kencang, dan kabut pekat yang […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Kerja Tertimpa Bangunan, TKI Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang

    Kecelakaan Kerja Tertimpa Bangunan, TKI Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Duka mendalam menyelimuti keluarga Sakti Ramadhani Saputro (24), pekerja migran asal Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Sakti dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan kerja di Kota Kurume, Prefektur Fukuoka, Jepang. Insiden tragis itu terjadi saat Sakti tengah membongkar sebuah bangunan dua lantai yang telah lama tak digunakan, tepatnya pada Selasa, 15 […]

    Bagikan
  • Pagelaran Reog Obyog Diprakarsai DPRD Ponorogo Pukau Wisatawan dari Korea

    Pagelaran Reog Obyog Diprakarsai DPRD Ponorogo Pukau Wisatawan dari Korea

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Riuh tepuk tangan membahana di Alun-alun Ponorogo, Rabu (06/08/2025) malam, saat dentuman kendang dan lengkingan terompet Reog membelah suasana. Di antara ribuan pasang mata yang terpaku pada panggung terbuka Reog Obyok, ada 4 wisatawan asal Korea Selatan yang tak bisa menyembunyikan rasa kagum mereka. Keempat relawan muda asal Negeri Ginseng itu, […]

    Bagikan
  • 49.222 Pelajar di Kota Madiun Jadi Sasaran Cek Kesehatan Gratis

    49.222 Pelajar di Kota Madiun Jadi Sasaran Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan Kota Madiun terus menggencarkan program cek kesehatan gratis (CKG) dan aksi makan bergizi bagi pelajar di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK. Kali ini, giliran SMA Negeri 2 Madiun yang menjadi lokasi CKG. Antusiasme tinggi terlihat dari para siswa-siswi yang berpartisipasi. Kepala Dinas Kesehatan Kota […]

    Bagikan
  • Pengusaha Selepan di Magetan Klaim Tak Terpengaruh Isu Beras Oplosan, Penjualan Justru Naik

    Pengusaha Selepan di Magetan Klaim Tak Terpengaruh Isu Beras Oplosan, Penjualan Justru Naik

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah maraknya pemberitaan tentang dugaan peredaran beras oplosan di sejumlah daerah, pengusaha penggilingan gabah di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Jawa Timur, mengaku bisnisnya justru tetap lancar bahkan mengalami peningkatan. Sumining, pemilik selepan yang telah beroperasi sejak 1984, mengatakan bahwa isu beras oplosan tidak berdampak negatif terhadap usahanya. “Alhamdulillah beras […]

    Bagikan
  • Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 19
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menerapkan sanksi tegas terhadap puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kinerjanya dinilai belum optimal dalam merealisasikan anggaran belanja. Hingga pertengahan Juli 2025, rata-rata serapan anggaran baru menyentuh angka 40 persen, jauh di bawah ekspektasi. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Muchtar Wahid, mengungkapkan bahwa keterlambatan ini berimbas  […]

    Bagikan
expand_less