Langit Penuh Warna Dalam Reog Balon Carnival 2026 di Ponorogo, Ribuan Warga Antusias
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 88
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Langit Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tampak semarak pada Minggu pagi (29/3/2026). Ratusan balon udara berwarna-warni menghiasi udara dalam Festival Balon Udara yang digelar Polres Ponorogo bersama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo.
Festival ini menjadi yang pertama kali digelar secara resmi di Ponorogo dan langsung menarik perhatian masyarakat. Sejak pagi, ribuan pengunjung memadati lokasi untuk menyaksikan sekaligus mengabadikan momen langka tersebut.
Sebanyak 44 peserta ambil bagian dalam ajang ini. Sebanyak 20 peserta merupakan undangan dari Wonosobo, sementara sisanya berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Ponorogo.
Salah satu pengunjung asal Madiun, Teresia Putri, mengaku antusias dengan adanya festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini lebih aman sekaligus menarik dibandingkan tradisi balon udara ilegal yang kerap dilakukan saat Lebaran.
“Ini keren banget mas , tadi berangkat dari jam setengah 6 pagi dari madiun , keren harus dilanjutkan lagi”, ujar Tere.
Hal senada disampaikan peserta lomba, Barno. Ia menyebut ,meskipun sulit, festival ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas dalam membuat balon udara dengan desain yang unik dan estetik.
“Kami dulu memang sering membuat balon udara tiap lebaran , ini hal baru ,tantanganya yang membuat sulit itu untuk menerbangkan kita tidak diperbolehkan pakai sumbu dengab minyak , tapi ini sangat bagus kedepanya”, ujar Barno.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan bahwa festival ini diharapkan mampu menekan praktik penerbangan balon udara ilegal yang selama ini berpotensi membahayakan keselamatan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengalihkan tradisi menjadi lebih aman, tertib, dan memiliki nilai positif,” ujarnya.
Selain sebagai hiburan, festival ini juga diharapkan dapat menjadi agenda tahunan serta daya tarik wisata baru di Kabupaten Ponorogo. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez






