Berita Terkini
Trending Tags

Aksi Simbolik Hakordia di Magetan, Kritik Warga Disampaikan Lewat “Kado Anti Korupsi”

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Aksi Simbolik Hakordia Warga berikan kritik lewat kado anti korupsi, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (Hakordia) di Magetan, diwarnai aksi unik dari sejumlah warga dan aktivis. Mereka datang ke Kejaksaan Negeri Magetan sambil membawa paket berisi cottonbud, obat tetes mata, dan peniti bukan sebagai hadiah, melainkan pesan moral agar penegakan hukum tidak abai terhadap dugaan praktik korupsi Rabu (10/12/2025).

Paket tersebut diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan. Aksi berlangsung singkat dan damai, namun pesan yang disampaikan tergolong tajam. Aktivis LE Swastika, Rudi Setiyawan, menjelaskan bahwa setiap benda memiliki makna khusus.

Yakni Cottonbud sebagai pengingat agar laporan masyarakat tidak diabaikan. Obat tetes mata mengisyaratkan pentingnya cara pandang yang jernih dalam menangani perkara. Dan peniti menjadi simbol keberanian untuk tetap tegak membela kebenaran.

“Ini bukan sindiran yang kasar, tapi pengingat supaya fungsi pengawasan hukum tetap hidup. Kalau ada yang merasa tersentil, artinya pesan ini berhasil,” ujar Rudi.

Dari komunitas Perempuan Melawan, Widiya Astuti menekankan bahwa korupsi bukan hanya isu hukum, tetapi langsung menyentuh kehidupan sehari-hari. “Ketika anggaran publik digelapkan, perempuan dan anak yang paling dulu merasakan dampaknya. Karena itu suara perempuan harus ikut mengawal penegakan hukum,” tegasnya.

Perwakilan Forum Rumah Kita, Agus Pujiono, turut menyampaikan pesan satir dalam aksi itu. Menurutnya, kritik memang tidak selalu nyaman, tetapi justru diperlukan. “Kalau ada yang tersinggung, ingat saja bahwa sesuatu yang berharga kadang terbentuk dari proses yang perih. Kritik itu justru bagian dari perbaikan,” ungkap Agus.

Ia juga menjelaskan bahwa cemiti yang dibawa peserta aksi bukan simbol ancaman, tetapi simbol keberanian moral untuk mencegah penyimpangan sedini mungkin. Sementara itu, Komunitas Pemoeda Magetan Institute menegaskan komitmen mereka untuk tetap menjadi kontrol sosial yang kritis. “Pemuda adalah penentu masa depan. Jangan sampai masa depan itu dikorbankan oleh praktik korupsi,” kata perwakilannya.

Kasintel Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, menyambut aksi tersebut dengan sikap terbuka. Ia menegaskan bahwa kritik masyarakat bukan ancaman, melainkan dorongan bagi institusi penegak hukum. “Kami menghargai perhatian publik. Masukan seperti ini justru menjadi energi bagi kami untuk bekerja lebih profesional dan menjaga integritas,” ujarnya.

Aksi sederhana namun simbolis ini menjadi pengingat bahwa Hakordia bukan sekadar seremoni. Di Magetan, masyarakat memilih memberikan pesan terang yakni jangan pernah menutup mata terhadap korupsi sekecil apa pun bentuknya. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan Maidi Walikota Madiun Terpilih Jelang Pelantikan

    Persiapan Maidi Walikota Madiun Terpilih Jelang Pelantikan

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelantikan Kepala Daerah tinggal hitungan hari. Wali Kota Madiun terpilih, Maidi mengaku persiapan sudah maksimal. Termasuk pengecekan kesehatan yang telah dijalani pada Minggu (16/2/2025) kemarin. “Alhamdulillah hasil cek kesehatan baik. Untuk gladi akan dilaksanakan besok (18/2/2025). Pelantikan nanti di Istana Negara Jakarta” ujar Maidi Senin (17/2/2025). Lebih lanjut, Maidi mengakui […]

    Bagikan
  • Tegas, Ini Arahan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy kepada Prajuritnya

    Tegas, Ini Arahan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy kepada Prajuritnya

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Tulungagung – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin menekankan agar seluruh prajurit dan PNS di jajarannya tidak berbuat pelanggaran sekecil apapun. Baik itu judi online, narkoba, dan jenis-jenis pelanggaran lainnya.  “Kita bukan tentara, bukan PNS kemarin sore, sudah bertahun-tahun kita jadi tentara, jadi PNS, aturan dari dulu sampai sekarang di lingkungan kita (TNI) […]

    Bagikan
  • Terminal Seloaji Ponorogo Dipadati Penumpang, Berebut Naik Bus Tujuan Surabaya

    Terminal Seloaji Ponorogo Dipadati Penumpang, Berebut Naik Bus Tujuan Surabaya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Arus balik Lebaran 2026 mulai memuncak. Ribuan pemudik terlihat memadati Terminal Seloaji, Kabupaten Ponorogo, Selasa (24/3/2026). Bahkan, sebagian penumpang harus berebut untuk bisa naik ke dalam bus yang tersedia. Pantauan di lokasi menunjukkan mayoritas penumpang memiliki tujuan ke Surabaya untuk kembali bekerja setelah libur panjang IdulFitri. Kepadatan terjadi sejak pagi hingga […]

    Bagikan
  • Rekaman CCTV Dugaan Curanmor Viral, Pelaku Ternyata Anak Tiri Korban

    Rekaman CCTV Dugaan Curanmor Viral, Pelaku Ternyata Anak Tiri Korban

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah rekaman CCTV yang menunjukkan dugaan aksi pencurian sepeda motor viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/2/2025) di Jalan Gelatik, Kelurahan Beduri, Kecamatan Kota, Ponorogo. Video itu pertama kali diunggah oleh pemilik rumah, L (50), yang mengaku kehilangan motornya. Menindaklanjuti kejadian ini, polisi dari Polsek Ponorogo langsung […]

    Bagikan
  • Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit photo_camera 3

    Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan impor kendaraan pick up jenis 4×4 dari India oleh pemerintah pusat kembali menjadi sorotan. Pengadaan yang dilakukan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mencapai 105.000 unit dengan kontrak bernilai Rp24,66 triliun. Dua produsen asal India, Mahindra dan Tata Motors, terlibat dalam penyediaan kendaraan tersebut. Unit-unit itu direncanakan sebagai armada operasional Koperasi […]

    Bagikan
  • Menjelang Lebaran, Gas Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Langka, Warga Terpaksa Beralih ke Kayu Bakar

    Menjelang Lebaran, Gas Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Langka, Warga Terpaksa Beralih ke Kayu Bakar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Sudah lebih dari dua pekan, warga kesulitan mendapatkan gas melon tersebut di tingkat pengecer. Hal itu membuat sebagian dari warga terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Di Desa Wonokerto, Kecamatan […]

    Bagikan
expand_less