Berita Terkini
Trending Tags

LKPJ 2025 Kota Madiun, SiLPA Tercatat Rp. 113 Miliar, Legislatif Bakal Bentuk Pansus

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • visibility 382
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2025 oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam rapat Paripurna DPRD, (27/3/2026),

Sinergia | Kota Madiun – Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun menyampaikan Nota Penjelasan atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Jumat (27/3/2026). Dalam laporan tersebut, realisasi pendapatan daerah tercatat melampaui target yang telah ditetapkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menjelaskan bahwa target pendapatan daerah tahun 2025 sebesar Rp1,118 triliun berhasil direalisasikan sebesar Rp1,156 triliun atau mencapai 103,45 persen.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari target Rp295 miliar dan terealisasi Rp323 miliar atau 109,59 persen. Sementara itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat yang ditargetkan Rp823 miliar terealisasi Rp833 miliar atau sebesar 101,25 persen,” jelasnya.

Di sisi belanja daerah, dari total alokasi anggaran Rp1,231 triliun, realisasi belanja mencapai Rp1,115 triliun atau sekitar 90,56 persen. Belanja operasi yang dialokasikan Rp1,054 triliun terealisasi Rp968 miliar atau 91,88 persen.

Sementara belanja modal dari alokasi Rp169 miliar terealisasi Rp146 miliar atau 86,45 persen. Adapun belanja tidak terduga (BTT) dari anggaran Rp7,8 miliar hanya digunakan sekitar Rp202 juta atau 2,56 persen.

Menurut Bagus, rendahnya penyerapan BTT justru menunjukkan kondisi Kota Madiun yang relatif stabil tanpa adanya keadaan darurat yang signifikan sepanjang 2025.

“BTT memang digunakan untuk kondisi tertentu atau keadaan mendesak. Alhamdulillah kalau dari yang direncanakan Rp7,8 miliar hanya terpakai sekitar Rp200 jutaan, berarti kondisi Kota Madiun tidak ada sesuatu yang mendesak,” katanya.

Image Not Found
Target pendapatan daerah tahun 2025 sebesar Rp1,118 triliun berhasil direalisasikan sebesar Rp1,156 triliun, Foto : Kris-Sinergia

Ia juga menjelaskan bahwa sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) terjadi karena beberapa kegiatan tidak terserap maksimal serta adanya pengembalian belanja. Anggaran tersebut nantinya akan dimanfaatkan kembali pada tahun 2026.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun Armaya menyatakan bahwa DPRD akan menelaah secara menyeluruh LKPJ yang disampaikan pemerintah daerah, termasuk terkait SiLPA yang tercatat sekitar Rp113 miliar.

“LKPJ ini merupakan kewajiban pemerintah daerah sesuai perintah undang-undang. Kami akan melihat dari sisi pendapatan, belanja, hingga pembiayaan daerah. Semuanya akan dibahas secara detail,” ujar Armaya.

Ia menambahkan, DPRD juga akan mengevaluasi indikator makro daerah seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, hingga tingkat pengangguran untuk memastikan target yang ditetapkan pada 2025 telah tercapai atau belum.

Untuk menindaklanjuti pembahasan tersebut, DPRD Kota Madiun akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang bertugas membahas hingga memberikan rekomendasi atas LKPJ Pemerintah Kota Madiun Tahun 2025.

“Hari ini kita bentuk Pansus, kemudian minggu depan mulai pembahasan. Insyaallah sebelum 30 hari sudah selesai karena aturannya memang demikian,” katanya.

Sementara itu, Pemkot Madiun juga berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor jasa, perdagangan, serta meningkatnya investasi yang masuk ke Kota Madiun. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi penurunan pendapatan transfer dari pemerintah pusat kedepannya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Bumbu Dapur Meroket Jelang Ramadhan

    Harga Bumbu Dapur Meroket Jelang Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sepekan menjelang bulan suci Ramadhan, harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan signifikan. Cabai rawit bahkan menembus angka Rp 70.000 per kilogram. Kenaikan ini disebabkan oleh tingginya permintaan konsumen serta terbatasnya stok barang di pasaran. Kenaikan harga bumbu dapur ini mulai dirasakan sejak beberapa hari terakhir. Para […]

    Bagikan
  • TPA Winongo Diprediksi Penuh Dua Bulan Lagi, Ketua DPRD Kota Madiun Desak Pemkot Percepat Penanganan Sampah

    TPA Winongo Diprediksi Penuh Dua Bulan Lagi, Ketua DPRD Kota Madiun Desak Pemkot Percepat Penanganan Sampah

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Kota Madiun, diperkirakan hanya mampu menampung sampah hingga dua bulan ke depan. Menyikapi kondisi tersebut, DPRD Kota Madiun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun segera mempercepat langkah penanganan agar persoalan sampah tidak berkembang menjadi krisis lingkungan. Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mengatakan, pengelolaan sampah menjadi […]

    Bagikan
  • Balon Udara Jatuh di Atap Rumah Warga Madiun, Lansia Panik, Warga Serbu Lokasi

    Balon Udara Jatuh di Atap Rumah Warga Madiun, Lansia Panik, Warga Serbu Lokasi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tradisi menerbangkan balon udara tanpa awak dalam rangka Hari Raya Iduladha kembali menimbulkan keresahan warga. Insiden terbaru terjadi di Dusun Balungasri, Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jumat (06/06/2025) pagi. Sebuah balon udara berukuran jumbo dilaporkan jatuh dan menimpa atap rumah milik seorang lansia bernama Suratun (68). Momen tersebut terekam […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Dorong PKK Aktif Dukung Validasi Data Kependudukan

    Wali Kota Maidi Dorong PKK Aktif Dukung Validasi Data Kependudukan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, memberikan penekanan penting terhadap akurasi data administrasi kependudukan saat menghadiri sosialisasi pelayanan adminduk yang melibatkan seluruh Tim Penggerak PKK se-Kota Madiun. Acara ini berlangsung di Aula Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Rabu (23/07/2025). Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK, Yuni Setyawati Maidi dan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana akan mulai direalisasikan pada 2026. Program ini menyasar warga Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi langganan banjir, serta warga Desa Mendak Kecamatan Dagangan, yang terdampak kerusakan tanah atau tanah retak. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan […]

    Bagikan
  • Pemkot – DPRD Kota Madiun Bahas 4 Raperda Tahap II 2026, Santunan Kematian Diusulkan Naik Jadi Rp1,5 Juta

    Pemkot – DPRD Kota Madiun Bahas 4 Raperda Tahap II 2026, Santunan Kematian Diusulkan Naik Jadi Rp1,5 Juta

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Nota Penjelasan Wali Kota Madiun atas empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tahap II Tahun 2026. Keempat Raperda tersebut mencakup Sistem Kesehatan Daerah, perubahan aturan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), perubahan Perda tentang Santunan Kematian, serta perubahan kedua […]

    Bagikan
expand_less