Berita Terkini
Trending Tags

BKD Magetan Tunggu Pemeriksaan Dikpora Terkait Laporan PMI Terhadap Guru PPPK

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 141
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala BKPSDM Magetan, Masruri. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten (BKPSDM) Magetan belum mengambil tindakan terhadap NS, guru PPPK di salah satu SMP Negeri di Magetan yang dilaporkan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ngawi berinisial RW.

Kepala BKPSDM Magetan Masruri mengatakan, laporan RW masih berada pada tahap awal. Penanganan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Magetan sebagai pihak yang memiliki kewenangan terhadap pembinaan dan pemeriksaan guru yang bersangkutan.

“Nanti tentu kami akan koordinasi dengan Dinas Dikpora selaku pejabat yang berwenang untuk membina, memeriksa, bahkan menjatuhkan (hukuman),” kata Masruri, Rabu (12/8/2026).

Menurut Masruri, pihaknya tidak dapat langsung menjatuhkan sanksi hanya berdasarkan laporan yang disampaikan pelapor. Terlebih, persoalan yang dilaporkan RW berkaitan dengan dugaan pelanggaran yang harus diperiksa dan dibuktikan melalui mekanisme kepegawaian.

Jika hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan NS, sanksi kepegawaian dapat diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Masruri menjelaskan, laporan yang disampaikan RW masih membutuhkan kelengkapan informasi maupun dokumen pendukung agar dapat ditindaklanjuti secara administratif.

“Laporan baru ditulis, mungkin nanti bisa tertulis sehingga ada autentik yang bisa diproses,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah RW perlu kembali melengkapi bukti-bukti terkait laporannya, Masruri menegaskan bahwa proses pemeriksaan berada di ranah Dikpora sebagai atasan yang berwenang melakukan pembinaan terhadap guru tersebut.

“Ini ke Dikpora, selaku atasan yang berwenang untuk membina, memeriksa, dan menjatuhkan hukuman kalau memang nanti ada pelanggaran di sana,” jelasnya.

Dengan demikian, BKPSDM masih menunggu proses pemeriksaan serta rekomendasi dari Dikpora sebelum menentukan langkah kepegawaian lebih lanjut.

Saat wartawan memastikan apakah BKPSDM akan menunggu rekomendasi dari Dikpora, Masruri membenarkannya. “Iya, Dikpora,” jawabnya.

Usai mendatangi BKPSDM Magetan, RW mengatakan akan mengikuti arahan tersebut dengan mendatangi Dikpora terlebih dahulu. Ia mengaku siap melengkapi dokumen maupun bukti yang diperlukan untuk memperjelas laporan yang disampaikannya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya RW mendapatkan kejelasan atas persoalan yang disebutnya terjadi selama menjalin hubungan dengan NS.

Sebelumnya, RW mengaku mengenal NS sejak 2020 melalui media sosial Facebook. Hubungan keduanya kemudian berlanjut hingga disebut bertunangan pada 2023 dan merencanakan pernikahan pada September 2026.

Namun, RW mengaku terkejut setelah mengetahui NS telah menikah dengan perempuan lain pada 6 Juni 2026. RW juga mengaku telah mengeluarkan uang sekitar Rp357 juta selama menjalin hubungan tersebut. Menurut pengakuannya, uang tersebut kemudian dikembalikan setelah dilakukan berbagai upaya penyelesaian.

Persoalan itu kemudian dibawa RW ke sekolah tempat NS mengajar. Ia juga sempat berencana melaporkan masalah tersebut kepada Bupati Magetan karena menilai status NS sebagai guru agama perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.

Kasus tersebut kini memasuki tahap klarifikasi di lingkungan pemerintah daerah. Namun, belum ada keputusan mengenai ada atau tidaknya pelanggaran disiplin kepegawaian yang dilakukan NS. Hal itu baru dapat ditentukan setelah Dikpora melakukan pembinaan dan pemeriksaan sesuai kewenangannya.

Di sisi lain, hingga berita ini ditulis, NS belum memberikan keterangan langsung mengenai tudingan RW, termasuk terkait hubungan pribadi, transaksi uang, maupun persoalan pernikahan yang menjadi dasar laporan tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korem 081/DSJ Terus Dorong Peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) Padi

    Korem 081/DSJ Terus Dorong Peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) Padi

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto turut hadir dalam panen raya padi di Desa Kartoharjo, Ngawi, Senin (07/04/2024). Panen raya ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jawa Timur dan Kabupaten Ngawi. Desa Kartoharjo menjadi salah satu lokasi dilaksanakannya panen raya padi serentak bersama Presiden Prabowo […]

    Bagikan
  • Kesaksian Ajudan Maidi Saat OTT, Telpon Thariq Atas Perintah Penyidik KPK, Wali Kota Madiun Nonaktif Sedang Olahraga

    Kesaksian Ajudan Maidi Saat OTT, Telpon Thariq Atas Perintah Penyidik KPK, Wali Kota Madiun Nonaktif Sedang Olahraga

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Mantan ajudan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Daffa Syaddad Felix Raharjo Putra, mengungkapkan bahwa panggilan telepon kepada terdakwa Thariq Megah, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) saat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 19 Januari 2026 dilakukan atas arahan penyidik KPK. Keterangan tersebut disampaikan Daffa […]

    Bagikan
  • Tambang Ilegal Makin Marak, Walhi Jatim Desak Penegakan Hukum Tegas

    Tambang Ilegal Makin Marak, Walhi Jatim Desak Penegakan Hukum Tegas

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Aktivitas tambang ilegal di wilayah Magetan, Jawa Timur, masih menjadi sorotan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Timur meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap perusahaan yang terbukti melanggar aturan, terutama di kawasan Parang dan sekitarnya. Direktur Eksekutif Walhi Jatim, Wahyu Eka Setyawan, mengungkapkan bahwa kegiatan penambangan yang berlangsung tanpa […]

    Bagikan
  • Soal Viral Pedagang Tegur Wisatawan di Telaga Sarangan, Disbudpar Magetan: Miskomunikasi

    Soal Viral Pedagang Tegur Wisatawan di Telaga Sarangan, Disbudpar Magetan: Miskomunikasi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video yang memperlihatkan teguran dari seorang pedagang kepada wisatawan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Magetan, viral di media sosial. Video tersebut memicu perhatian publik terkait aturan jual beli di destinasi wisata unggulan Jawa Timur tersebut. Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat sekelompok wisatawan perempuan yang tengah menyantap nasi pecel di […]

    Bagikan
  • ​DPRD Madiun Meradang! Sistem Keamanan Sekolah Lemah Usai Pembobolan SDN Tiron 02

    ​DPRD Madiun Meradang! Sistem Keamanan Sekolah Lemah Usai Pembobolan SDN Tiron 02

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyoroti lemahnya sistem keamanan di lingkungan sekolah pasca peristiwa pencurian di SDN Tiron 02, Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun beberapa waktu lalu. Dalam kejadian itu, 12 unit Chromebook, 1 laptop, dan 1 hard disk raib digondol kawanan pencuri. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, menyayangkan kejadian tersebut. Ia […]

    Bagikan
  • Bus Eka Surabaya-Cilacap Terbakar di Madiun, 19 Penumpang Selamat

    Bus Eka Surabaya-Cilacap Terbakar di Madiun, 19 Penumpang Selamat

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Eka jurusan Surabaya-Cilacap terbakar di Jalan Raya Surabaya-Madiun, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Sabtu (22/8/2026). Seluruh 19 penumpang yang berada di dalam bus berhasil menyelamatkan diri. Bus bernomor polisi S 7856 US itu dilalap api setelah muncul asap dari bagian mesin di belakang kendaraan. […]

    Bagikan
expand_less