
Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi telah tiba di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/01/2026) malam. Mengenakan topi dan memakai jaket, Maidi masuk ke gedung Merah Putih KPK diikuti oleh beberapa orang yang turut diamankan, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Thariq Megah.
Dihadapan awak media, Maidi memberikan beberapa kata sebelum masuk ke dalam gedung. “Saya tidak pernah lelah membangun Kota Madiun. Jika ada kekurangan doakan saya sehat,” ujar Maidi.
Itulah kalimat yang terucap oleh Maidi usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK yang dilakukan pada Minggu (18/01/2026) malam. Dari keterangan sementara, kasus yang menjeratnya berkaitan dengan fee proyek serta Corporate Social Responsibility (CSR).
“Tim KPK tengah melakukan penyelidikan tertutup dengan mengamankan 15 orang. 9 orang diantaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Walikota Madiun. Juga uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” terang Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo saat dikonfirmasi via Whatapps Senin (19/01/2026).
Hingga berita ini ditulis pada Selasa (20/01/2026), pihak KPK belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Termasuk, kapan konferensi pers soal OTT Wali Kota Madiun tersebut. (Tim).