Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Warung Esek-Esek di Ponorogo Berdiri Diatas Lahan Asetnya, Ini Langkah PT KAI

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga dan Satpol PP Kabupaten Ponorogo menyegel warung yang di duga sebagai tempat prostitusi, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun menanggapi terkait keberadaan warung di wilayah Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo yang diduga lokasi prostitusi. Apalagi, warung remang-remang itu mendapatkan protes dari puluhan warga pada Senin (05/05/2025). Lebih ironisnya, ditemukan 13 pekerja seks komersial (PSK) positif HIV dari hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Ponorogo.

“PT KAI menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah memberikan izin atau bentuk kerja sama apa pun yang berkaitan dengan penggunaan lahan untuk aktivitas yang bertentangan dengan hukum dan norma sosial, termasuk praktik prostitusi ilegal. PT KAI sangat prihatin atas informasi yang beredar, khususnya terkait dampak sosial dan kesehatan yang ditimbulkan terhadap masyarakat sekitar,” ujar Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul saat dikonfirmasi via pesan whatsapp.

Lebih lanjut, imbuh Zainul, KAI menyikapi serius persoalan tersebut. Pihaknya, saat ini tengah berkoordinasi secara intensif dengan aparat pemerintah daerah, Satpol PP, dan pihak-pihak terkait guna melakukan verifikasi di lapangan serta menentukan langkah yang tepat untuk menindaklanjuti bangunan di atas aset tersebut.

“PT KAI mendukung penuh upaya pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tertib, sehat, dan bermartabat. Ini bentuk komitmen PT KAI dalam menjaga aset negara serta mendukung terciptanya lingkungan sosial yang aman dan tertib,” pungkasnya.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Madiun Kota Himbau Karnaval HUT ke-80 RI Patuhi Batasan Penggunaan Sound System

    Kapolres Madiun Kota Himbau Karnaval HUT ke-80 RI Patuhi Batasan Penggunaan Sound System

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Banyak event atau karnaval yang memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tak jarang perayaan itu menggunakan sound berukuran besar atau biasa dikenal masyarakat sound horeg. Menyikapi hal itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi mengimbau masyarakat dan panitia karnaval untuk memahami batasan sound system selama kegiatan. Menurutnya, pelaksanaan karnaval […]

    Bagikan
  • Sertijab Wali Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Bakal Tancap Gas

    Sertijab Wali Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Bakal Tancap Gas

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Serah terima jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun resmi dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Senin (3/3/2025). Dari Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto kepada Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun. Sertijab yang digelar di Gedung Paripurna ini dipimpin […]

    Bagikan
  • Kampung Bahasa Bulukerto Magetan Tawarkan Belajar Empat Bahasa Gratis, Target Jadi Pusat Pembelajaran Bahasa

    Kampung Bahasa Bulukerto Magetan Tawarkan Belajar Empat Bahasa Gratis, Target Jadi Pusat Pembelajaran Bahasa

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya melestarikan bahasa sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat dilakukan Pemerintah Kelurahan Bulukerto, Kabupaten Magetan, melalui program Kampung Bahasa. Program yang digagas sejak 2023 itu kini berkembang menjadi pusat pembelajaran gratis yang mengajarkan empat bahasa, yakni bahasa Jawa, Indonesia, Inggris, dan Arab. Bahkan, pesertanya pun mencapai ratusan orang dari berbagai daerah. Tak hanya […]

    Bagikan
  • Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

    Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 562
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ibadah Ramadan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro, Kabupaten Magetan menyita perhatian. Di tengah kebiasaan umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih dengan durasi 1–2 jam, ponpes ini justru menjaga tradisi sholat tarawih selama delapan jam dengan bacaan Al-Qur’an 30 juz setiap malam. Ibadah yang berlangsung hingga menjelang sahur ini terdiri […]

    Bagikan
  • Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota dan Wakil Walikota Madiun mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual pada Rabu (5/2/2025) di gedung GCIO Kota Madiun. Peluncuran ini juga di ikuti 38 Provinsi, 419 Kabupaten dan 93 Kota yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

    Bagikan
  • Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki panen raya tebu, ratusan petani di Kabupaten Madiun terancam bangkrut karena tidak menerima pembayaran hasil panen selama 13 minggu. Sejak Juli 2025, gula petani tak terserap pasar akibat stok melimpah dan mandeknya program penyerapan pemerintah. “Petani tebu setengah mati tidak bisa hidup karena gula tidak laku. Sudah 13 minggu […]

    Bagikan
expand_less