Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Terima 11 Sertifikat Aset Daerah, Nilai Capai Rp2,5 Miliar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 206
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kejaksaan Negeri Magetan menyerahkan 11 sertifikat tanah kepada Pemkab Magetan, Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Upaya Pemerintah Kabupaten Magetan dalam memperkuat legalitas aset daerah kembali menunjukkan progres. Sebanyak 11 sertifikat tanah diserahkan secara resmi oleh Kejaksaan Negeri Magetan kepada Pemkab Magetan dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Tanah Dalam Rangka Penyelamatan dan Pemulihan Aset Pemerintah Kabupaten Magetan, Jumat (23/1/2026).

Penyerahan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara BPKPD Magetan dan Kejaksaan Negeri Magetan yang telah diikat melalui perjanjian sejak Mei 2025. Total nilai aset yang disertifikatkan berdasarkan Zona Nilai Tanah (ZNT) mencapai Rp2,55 miliar dengan luas keseluruhan 17.464 meter persegi.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa sertifikat yang diterima hari ini merupakan bagian penting dari upaya penataan aset pemerintah daerah.

“Hari ini kami menerima 11 sertifikat aset Pemkab Magetan hasil kerja sama pensertifikatan dengan Kejaksaan Negeri. Ke depannya, aset-aset ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat dan tentu harus memberi manfaat bagi Kabupaten Magetan,” ujar Bupati.

Nanik juga menyampaikan bahwa masih ada sejumlah aset lain yang proses sertifikatnya belum rampung. Ia memastikan penyelesaian akan terus diupayakan.

“Masih ada beberapa yang berproses. Seperti yang disampaikan Pak Kajari, sebagian belum selesai dan kami berharap dapat segera diselesaikan,” tambahnya.

Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Farkhan Junaedi, menyebutkan bahwa penyelamatan aset daerah merupakan bagian dari peran Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam memberikan bantuan hukum kepada pemerintah daerah.

“Penyerahan 11 sertifikat ini merupakan bentuk pelaksanaan tugas Jaksa Pengacara Negara dalam penyelamatan aset daerah. Nilai keseluruhannya sekitar Rp2,5 miliar,” tuturnya.

Farkhan menjelaskan bahwa proses sertifikasi tidak selalu berjalan mulus. Tim JPN menghadapi sejumlah hambatan, mulai dari aspek teknis hingga persoalan penguasaan lahan.

“Di lapangan ada kendala, terutama dalam pengukuran dan pendekatan persuasif kepada pihak yang menguasai lahan. Tetapi berkat kerja sama dengan BPN dan BPKPD, 11 bidang ini bisa selesai dalam waktu sekitar tiga bulan,” jelasnya.

Sementara itu, beberapa aset lain sedang berstatus dalam sengketa.

“Masih ada aset Pemda yang tengah digugat oleh penggarap. Saat ini perkaranya dalam proses persidangan perdata di pengadilan umum Surabaya. Kami berharap proses ini dapat berjalan lancar sehingga aset dapat kembali ke Pemda,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tahun 2026 ini, aset yang berhasil disertifikatkan meliputi Tanah sumber daya air di Desa Genengan, Desa Mojorejo, Kelurahan Kawedanan, dan Desa Banyudono serta Tanah dan gedung pendidikan eks UPTD Pendidikan Cabang Magetan. Program sertifikasi aset ini menggunakan dasar hukum PP 27/2014, Permendagri 19/2016, serta perjanjian kerja sama yang telah ditetapkan.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi “Getok Harga” Saat Lebaran, Pemkab Magetan Minta Pedagang Telaga Sarangan Pasang Daftar Harga

    Antisipasi “Getok Harga” Saat Lebaran, Pemkab Magetan Minta Pedagang Telaga Sarangan Pasang Daftar Harga

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan mengantisipasi praktik “getok harga” di kawasan wisata Telaga Sarangan menjelang libur Lebaran. Lonjakan kunjungan wisatawan pada musim libur panjang dinilai berpotensi memicu kembali praktik tersebut. Pemkab Magetan mengimbau para pedagang untuk mencantumkan daftar harga secara jelas pada setiap produk yang dijual, baik makanan maupun minuman. Langkah ini dinilai […]

    Bagikan
  • Jembatan Merah Putih Presisi Rampung, Akses Warga Kembali Normal

    Jembatan Merah Putih Presisi Rampung, Akses Warga Kembali Normal

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Akses penghubung antar kecamatan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, akhirnya kembali normal setelah rampungnya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan yang berada di Desa Wagir lor, Kecamatan Ngebel ini kini sudah dapat digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari. Jembatan tersebut merupakan bagian dari program Jembatan Merah Putih Presisi yang diinisiasi Polres Ponorogo bersama […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ungkap 157 Kasus Kriminal, Penyelesaian Perkara Capai 88 Persen

    Polres Magetan Ungkap 157 Kasus Kriminal, Penyelesaian Perkara Capai 88 Persen

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menutup rangkaian kegiatan 2025 dengan menggelar konferensi pers rilis akhir tahun di Aula Pesat Gatra, Senin (29/12/2025). Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin langsung kegiatan yang turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan. Dalam pemaparan kinerja, Kapolres menyebut bahwa jajaran Satreskrim dan Polsek selama tahun 2025 […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Siapkan Layanan Maksimal Hadapi Lonjakan Penumpang Libur Maulid Nabi

    KAI Daop 7 Madiun Siapkan Layanan Maksimal Hadapi Lonjakan Penumpang Libur Maulid Nabi

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinegia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyatakan telah siap mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 2025. Lonjakan arus mudik diprediksi terjadi Jumat (05/09/2025), sementara arus balik diperkirakan memuncak pada Minggu (07/09/2025). Data KAI mencatat, Kamis (04/09/2025) ada 7.962 penumpang yang berangkat dan […]

    Bagikan
  • Sebatas Perbaikan Darurat, Belasan Jembatan di Kabupaten Madiun Tunggu Kepastian Anggaran

    Sebatas Perbaikan Darurat, Belasan Jembatan di Kabupaten Madiun Tunggu Kepastian Anggaran

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Masyarakat Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun telah menikmati perbaikan jembatan. Namun saat ini jembatan sepanjang sekitar 50 meter itu hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki dan motor roda dua. Hal ini dikarenakan kendala anggaran.  Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Astutik Diah Ningsih, […]

    Bagikan
  • Viral Video Perpisahan di Gunung Lawu, Kabar Penutupan Warung Mbok Yem Dibantah Keluarga

    Viral Video Perpisahan di Gunung Lawu, Kabar Penutupan Warung Mbok Yem Dibantah Keluarga

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah video berdurasi pendek yang menampilkan enam pria di dalam warung di Gunung Lawu menjadi viral di media sosial. Dalam video itu, salah satu pria memegang papan bertuliskan “Warung Tutup Sementara 27 Mei 2025” sambil menyampaikan pesan perpisahan, memunculkan kabar bahwa Warung Mbok Yem akan tutup. “Saudara-saudaraku semua para pecinta […]

    Bagikan
expand_less