Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 25
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Musibah tragis menimpa seorang warga Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pamut (65) ditemukan tewas tersangkut di atas pohon setinggi lebih dari delapan meter saat mencari pakan ternak, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar.
Jasad korban pertama kali terlihat tersangkut di pohon yang berada di pinggir jalan desa, tak jauh dari rumahnya. Warga yang panik berupaya melakukan langkah antisipasi dengan memasang terpal dan kasur di bawah pohon, guna mencegah benturan keras apabila korban terjatuh. Tangis histeris keluarga pecah di lokasi kejadian.
Sri Utami (25), anak perempuan korban, tak kuasa menahan duka saat mengetahui ayahnya meninggal dunia. Sejumlah warga terlihat membopongnya masuk ke dalam rumah untuk menenangkan. Polisi yang menerima laporan warga segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Karena posisi korban berada di ketinggian dan sulit dijangkau, petugas kemudian meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ngawi untuk proses evakuasi. Kasi Penyelamatan Damkar Kabupaten Ngawi, Rochmat Angga Permadi, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan dari kepolisian terkait kesulitan menurunkan korban dari atas pohon.
“Awalnya ada laporan dari polisi karena kesulitan mengevakuasi korban yang tersangkut di atas pohon. Namun saat petugas baru memasang tangga, korban sudah jatuh ke bawah. Informasinya, korban tersangkut saat mencari pakan ternak,” ujarnya.
Korban jatuh tepat di atas kasur yang sebelumnya dipasang warga, sehingga proses evakuasi lanjutan dapat segera dilakukan. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
Kepala Desa Legundi, Suyitno, menyebut berdasarkan keterangan warga, korban saat itu tengah mencari pakan ternak. Ia juga mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung.
“Menurut warga, korban sedang mencari pakan ternak. Beliau memang memiliki riwayat sakit jantung. Kami sempat mendatangkan damkar untuk membantu evakuasi, tetapi korban sudah terjatuh lebih dulu,” jelasnya.
Polisi telah melakukan olah TKP di lokasi pertama korban ditemukan. Pihak keluarga menolak jenazah dibawa ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut dan menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.(Kusnanto).
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Kris


