Berita Terkini
Trending Tags

KPK Soroti Pemkab Magetan, Catatan Penting Menyasar Pengelolaan Keuangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 79
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan, Nanik Sumantri, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan sejumlah catatan penting kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan setelah melakukan pendampingan tata kelola pemerintahan daerah pada September 2025. Hasil pendampingan itu menyoroti sejumlah aspek pengelolaan keuangan daerah yang dinilai masih perlu diperbaiki.

Dalam laporan tersebut, KPK menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, khususnya pada mekanisme usulan pokok pikiran (pokir) serta sistem pengadaan barang dan jasa. Dari total nilai kontrak Rp390,9 miliar, mayoritas proyek dikerjakan melalui e-purchasing dan pengadaan langsung. Sementara tender terbuka hanya mencapai Rp7,9 miliar.

Pola seperti itu, menurut KPK, berpotensi menurunkan tingkat transparansi dan mengurangi ruang persaingan yang sehat dalam proses pengadaan. Selain itu, lembaga antirasuah itu juga menemukan data penerima hibah di Magetan belum seluruhnya lengkap beberapa masih tanpa Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan alamat jelas.

Bupati Magetan, Nanik Sumantri, membenarkan bahwa pihaknya telah diundang KPK dalam agenda pendampingan nasional bersama seluruh kepala daerah di Indonesia pada 11 September 2025.

“Benar, kami sudah mengikuti kegiatan pendampingan KPK pada 11 September lalu. Untuk tindak lanjut dan detail hasilnya, silakan dikonfirmasi ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujar Nanik, Rabu (29/10/2025).

Ia menambahkan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari evaluasi nasional terhadap kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan anggaran dan pelayanan publik. Salah satu catatan yang menjadi perhatian KPK adalah pengelolaan APBD 2025 yang dinilai masih memiliki potensi penyimpangan.

“Catatannya memang ada, terutama soal pengelolaan APBD. Tapi untuk pembahasan lebih lanjut, OPD terkait yang bisa memberikan penjelasan teknis,” jelasnya.

KPK melalui hasil pendampingan tersebut merekomendasikan agar Pemkab Magetan memperkuat sistem akuntabilitas dan transparansi dalam setiap tahapan penggunaan anggaran. Langkah ini diharapkan dapat mencegah potensi penyimpangan serta menjaga keuangan daerah tetap aman.

Bupati Nanik menegaskan, pemerintah daerah akan tetap mengikuti arahan serta rekomendasi KPK sebagai upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, terbuka, dan berintegritas.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global, Omzet Puluhan Juta per Bulan photo_camera 4

    Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global, Omzet Puluhan Juta per Bulan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan tak hanya dikenal dengan panorama alamnya, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor industri kreatif. Salah satunya datang dari kerajinan kulit bermotif ecoprint yang kini mulai mencuri perhatian pasar nasional hingga internasional. Teknik ecoprint yang lazim diterapkan pada kain, di tangan pengrajin Magetan justru dikembangkan pada media kulit sapi […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kerahkan 501 Personel Amankan Mudik dan Idulfitri 2026

    Polres Madiun Kerahkan 501 Personel Amankan Mudik dan Idulfitri 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polres Madiun resmi mengerahkan ratusan personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026 guna memastikan keamanan selama arus mudik dan perayaan Idulfitri di wilayah Kabupaten Madiun. Operasi ini melibatkan unsur TNI, Polri, dan elemen masyarakat yang terlibat langsung dalam pengamanan hari besar keagamaan. Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, mengatakan operasi kemanusiaan tersebut […]

    Bagikan
  • Intensitas Hujan Tinggi, Empat Desa di Madiun Terdampak Luapan Sungai

    Intensitas Hujan Tinggi, Empat Desa di Madiun Terdampak Luapan Sungai

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun pada Minggu (22/2/2026) malam memicu luapan air sungai di sejumlah titik. Sedikitnya empat desa di Kecamatan Balerejo terdampak genangan, meski air dilaporkan belum sampai masuk ke rumah warga. Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Fajar Lumaksono, […]

    Bagikan
  • Pelajar SMP dan SMA Bermesraan di Alun-alun Ngawi, di Bawa Satpol PP

    Pelajar SMP dan SMA Bermesraan di Alun-alun Ngawi, di Bawa Satpol PP

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dua remaja asal Kabupaten Bojonegoro harus berurusan dengan Satpol PP Ngawi setelah ketahuan bermesraan di kawasan Alun-alun Merdeka, Senin (15/09/2025) pagi. Keduanya, yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA, diamankan petugas usai mendapat laporan dari masyarakat. Perilaku mereka dinilai tidak pantas dilakukan di ruang publik. Saat diamankan, keduanya masih mengenakan seragam […]

    Bagikan
  • Embung Pendem Hadirkan Wahana Baru Perahu Kano, Magnet Wisata Baru di Magetan

    Embung Pendem Hadirkan Wahana Baru Perahu Kano, Magnet Wisata Baru di Magetan

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Embung Pendem di Desa Pendem, Kecamatan Ngariboyo, kini tak hanya menjadi tempat wisata alam, tetapi juga menawarkan pengalaman baru dengan kehadiran wahana perahu kano. Fasilitas tersebut resmi diperkenalkan oleh Camat Ngariboyo dan langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ketua BUMDes Desa Pendem, Rony Pati, menyampaikan bahwa inovasi ini dihadirkan untuk menambah […]

    Bagikan
  • Warung Esek-Esek di Ponorogo Berdiri Diatas Lahan Asetnya, Ini Langkah PT KAI

    Warung Esek-Esek di Ponorogo Berdiri Diatas Lahan Asetnya, Ini Langkah PT KAI

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun menanggapi terkait keberadaan warung di wilayah Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo yang diduga lokasi prostitusi. Apalagi, warung remang-remang itu mendapatkan protes dari puluhan warga pada Senin (05/05/2025). Lebih ironisnya, ditemukan 13 pekerja seks komersial (PSK) positif HIV dari hasil […]

    Bagikan
expand_less