Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Menelisik Kasus Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif, KPK Datangi Rumah Faisal Pink dan Ketua KONI Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 490
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KPK datangi rumah pengusaha di Madiun terkait kasus korupsi Maidi Wali Kota nonaktif, (9/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi beserta 2 tersangka lainnya. 

Pekan ini, lembaga antirasuah itu sudah menggeledah sejumlah tempat. Terbaru, KPK mendatangi rumah salah satu pengusaha lokal yakni Faisal Rachman atau dikenal Faisal Pink di Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun pada Kamis (9/4/2026).

Sekitar 4 mobil tim penyidik KPK terparkir di sekitar rumah yang berada di kawasan Perumahan Madiun Regency. Dari pantauan di lokasi, penggeledahan dilakukan secara tertutup dengan penjaga aparat kepolisian. 

Tim penyidik juga masuk dengan membawa koper besar diduga untuk mengamankan barang bukti. Sekitar pukul 13.30 WIB, penyidik KPK meninggalkan kediaman Faisal dengan membawa 2 koper besar.

Faisal tidak menampik jika dirinya dimintai keterangan terkait kasus yang berhubungan dengan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Secara singkat hanya handphone pribadinya yang turut disita KPK.

“Ya, meminta keterangan saja. Jadi mengonfirmasi beberapa keterangan terkait perihal kasusnya apa, Pak Maidi. Yang dibawa handphone pribadinya saya. Dokumen tidak ada,” jelas Faisal.

Image Not Found
Rumah milik Ketua KONI Kota Madiun di Jalan Setiyaki turut didatangi penyidik KPK. Foto : Kris-Sinergia

Sementara itu, rumah mewah di Jalan Setiyaki Kota Madiun turut didatangi oleh penyidik KPK. Menurut informasi, rumah tersebut diduga milik Ketua KONI Kota Madiun, Edwin Susanto. 

Pantauan di lokasi terlihat 3 mobil penyidik KPK terparkir di pinggir jalan depan rumah dan 1 mobil masuk ke dalam rumah tersebut. Edwin juga nampak keluar rumah saat penyidik KPK meninggalkan rumah. 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dikonfirmasi membenarkan penyidik masih menggeledah di beberapa lokasi. Namun sayangnya, KPK belum merinci dan memberikan keterangan lebih lanjut terkait hasil penggeledahan pekan ini.

“Benar, sedang berlangsung rangkaian penggeledahan oleh penyidik di beberapa lokasi di wilayah Kota Madiun sejak awal pekan ini,” terangnya singkat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Nikah Terbongkar, WNA Asal Malaysia Tersangkut Pidana Keimigrasian

    Modus Nikah Terbongkar, WNA Asal Malaysia Tersangkut Pidana Keimigrasian

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Niat menikah dengan warga Indonesia justru menyeret seorang warga negara Malaysia ke ranah hukum. Pria berinisial MZ (56) diamankan Kantor Imigrasi Ponorogo setelah terbukti melanggar aturan keimigrasian dan memalsukan dokumen pernikahan. Kasus ini bermula dari laporan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, terkait rencana pernikahan antara MZ dengan seorang […]

    Bagikan
  • Pilot Project Ketahanan Pangan Terpadu, Danrem 081/DSJ Nilai Sarana Edukasi Masyarakat

    Pilot Project Ketahanan Pangan Terpadu, Danrem 081/DSJ Nilai Sarana Edukasi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau lahan Pilot Project Ketahanan Pangan Terpadu Kodim 0803/Madiun di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Rabu (30/04/2025). Ia memuji terhadap upaya yang dilakukan di atas lahan seluas 10 hektare milik Perhutani yang dinilainya telah berjalan dengan baik. “Tentunya ini sebagai terobosan strategis untuk mendukung […]

    Bagikan
  • Pasca Pencurian 7 Laptop di Setdakab, Pemkab Magetan Evaluasi Total Sistem Keamanan dan SOP Pengawasan

    Pasca Pencurian 7 Laptop di Setdakab, Pemkab Magetan Evaluasi Total Sistem Keamanan dan SOP Pengawasan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus pencurian tujuh laptop di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan memicu evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan kantor pemerintahan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kini membenahi berbagai aspek pengamanan, mulai dari penataan ulang kamera pengawas (CCTV), penguatan personel penjagaan, hingga penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP) keamanan yang dinilai masih menyisakan celah. Langkah evaluasi […]

    Bagikan
  • SPMB Jatim 2026, DPRD Kota Madiun Soroti Kuota SMA dan Siapkan Posko Pengaduan

    SPMB Jatim 2026, DPRD Kota Madiun Soroti Kuota SMA dan Siapkan Posko Pengaduan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi I DPRD Kota Madiun menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun dan perwakilan SMA/SMK Negeri di Kota Madiun, Sabtu (9/5/2026). Rapat tersebut membahas pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026 yang mengalami sejumlah perubahan signifikan sekaligus menyoroti persoalan keterbatasan kuota SMA Negeri di […]

    Bagikan
  • 8 Raperda Masuk DPRD Madiun, Atur Desa hingga Perlindungan Disabilitas

    8 Raperda Masuk DPRD Madiun, Atur Desa hingga Perlindungan Disabilitas

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun dan DPRD Kabupaten Madiun sama-sama mengajukan rancangan peraturan daerah (Raperda) non-APBD Tahun 2026. Total terdapat delapan Raperda, terdiri dari lima usulan eksekutif dan tiga Raperda inisiatif DPRD. Lima Raperda dari Pemkab Madiun disampaikan Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Rabu (16/9/2026). Sementara tiga Raperda […]

    Bagikan
  • Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bau menyengat dari tumpukan sampah di TPS Pasar Sayur Caruban, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dikeluhkan warga dan pelaku usaha. Di tengah persoalan yang tak kunjung terurai, publik justru dihadapkan pada kabar pengadaan mebeler senilai Rp 400 juta di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Keluhan itu mencuat pada Selasa (5/5/2026). […]

    Bagikan
expand_less