Aksi Petugas Damkar Evakuasi 2 Kambing Warga Madiun yang Tercebur Sumur
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 44
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Dua ekor kambing milik warga di Desa Krebet, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, ditemukan tewas setelah tercebur ke dalam sumur sedalam 5 meter pada Sabtu (11/7/2026) pagi. Kedua hewan ternak tersebut diduga kuat mati akibat lemas setelah menghirup gas metana yang mengendap di dalam sumur.
Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, membenarkan adanya insiden tersebut. Pihak pemadam kebakaran (Damkar) bergerak cepat setelah menerima laporan darurat dari masyarakat.
“Kami menerima laporan dari warga bernama Eko Wibowo pada pukul 08.15 WIB. Berdasarkan laporan, ada dua ekor kambing yang masuk ke dalam sumur di belakang rumah warga,” ujar Andy saat dikonfirmasi, Sabtu (11/7).
Sumur sedalam 5 meter tersebut diketahui berada tepat di belakang kediaman Hari Purwanto, warga RT 06/RW 01, Desa Krebet, Kecamatan Pilangkenceng.
“Setelah menerima informasi, tim Damkar dari Grup A Pos 1 langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian lengkap dengan peralatan penyelamatan (rescue) pada pukul 08.20 WIB.” tambah Andy.
Kedua ekor kambing berhasil diangkat dari dasar sumur. Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar satu jam mulai dari keberangkatan hingga penanganan di lapangan. Petugas harus ekstra hati-hati mengingat kedalaman sumur dan potensi adanya gas beracun.
Meski kedua kambing tersebut berhasil diangkat ke permukaan, satwa tersebut sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
“Kedua ekor kambing berhasil dievakuasi oleh petugas pada pukul 09.10 WIB, namun kondisinya sudah mati. Diduga karena terjebak di dalam sumur dan menghirup gas metana,” jelas Andy.
Andy menambahkan bahwa seluruh rangkaian proses evakuasi berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan memberikan pengaman atau penutup pada sumur yang berada di sekitar pemukiman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez




