Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Mobil Terjun ke Parit Saat Ditinggal Salat, Diduga Lupa Tarik Rem Tangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 376
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mobil Brio terperosok ke parit saat ditinggal shalat di Magetan, (4/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi AE 1208 RI terperosok ke parit di Desa Bibis, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2026). Insiden tersebut terjadi saat kendaraan ditinggal pemiliknya menunaikan ibadah salat di masjid setempat.

Peristiwa bermula ketika mobil milik Sukma, warga Kecamatan Poncol, diparkir di halaman Masjid Bani Solan. Namun, saat ditinggal Salat Dhuha, kendaraan tiba-tiba bergerak mundur dan masuk ke parit di sekitar lokasi parkir.

Dugaan sementara, kejadian itu dipicu kelalaian pengemudi yang tidak mengaktifkan rem tangan saat memarkir kendaraan. Kondisi halaman parkir yang sedikit miring memperparah situasi hingga mobil meluncur dengan sendirinya.

Petugas keamanan masjid, Sunario, mengungkapkan bahwa pemilik kendaraan merupakan jamaah yang rutin beribadah di masjid tersebut.

“Pemilik mobil sudah sering salat di sini. Saat itu beliau sedang salat, kemungkinan lupa menarik rem tangan. Sekitar hampir setengah jam kemudian, mobil diketahui sudah masuk ke parit,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat kejadian kondisi lalu lintas di sekitar lokasi relatif sepi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kecelakaan lain.

Sementara itu, Kapolsek Sukomoro AKP Tri Cahya Budi Hartono menjelaskan, berdasarkan keterangan pengemudi, kendaraan memang ditinggal dalam kondisi terparkir di area yang agak menurun.

“Diduga pengemudi lupa mengaktifkan rem tangan sehingga kendaraan mundur dengan sendirinya. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian ini,” katanya.

Polisi memastikan mobil telah berhasil dievakuasi dari parit. Karena tidak menimbulkan korban maupun kerugian pihak lain, penanganan selanjutnya diserahkan kepada pemilik kendaraan.

AKP Tri Cahya juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan. “Pastikan kendaraan dalam posisi aman, rem tangan aktif, dan diparkir sesuai tempatnya agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

    Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua pekan berlalu sejak puluhan murid dari tiga sekolah dasar di Kabupaten Madiun mengalami gejala keracunan massal. Namun sayangnya penyebab pasti dugaan keracunan masih belum terungkap. Hasil uji laboratorium yang diharapkan dapat menjelaskan sumber masalah justru belum diumumkan ke publik oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun. Insiden keracunan terjadi pada […]

    Bagikan
  • Koper Calon Jamaah Haji Ponorogo Diberi Tanda Unik, dari Boneka hingga Infus agar Tak Tertukar

    Koper Calon Jamaah Haji Ponorogo Diberi Tanda Unik, dari Boneka hingga Infus agar Tak Tertukar

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemandangan unik terlihat di Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Ponorogo, Jumat (24/4/2026) pagi. Ratusan koper milik Calon Jamaah Haji (CJH) yang dikumpulkan sebelum dikirim ke Embarkasi Surabaya tampak dihiasi beragam penanda unik. Mulai dari boneka, plastik kresek, kain, bola tenis, hingga gantungan menyerupai infus dipasang di koper para jamaah. Aksesori […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Santri di Pesantren, PCNU Magetan Serukan Solidaritas dan Persatuan

    Upacara Hari Santri di Pesantren, PCNU Magetan Serukan Solidaritas dan Persatuan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam rangka Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Magetan menggelar upacara di Pondok Pesantren Raudlatul Huda. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus NU, santri, serta berbagai elemen masyarakat pada Selasa (22/10/2025). Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Magetan, Susanto Khairul Fatwa, menyampaikan bahwa tahun […]

    Bagikan
  • 8 Buruh Tani Dievakuasi Tim BPBD Usai Terjebak Banjir Saat Panen Jagung

    8 Buruh Tani Dievakuasi Tim BPBD Usai Terjebak Banjir Saat Panen Jagung

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak delapan orang berhasil dievakuasi oleh tim BPBD Kabupaten Madiun setelah terjebak banjir di sungai Tretes Desa Gandul Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, pada Senin malam, (24/02/2025). Kejadian ini bermula saat hujan lebat yang mengguyur wilayah setempat sejak siang hari. Hal itu menyebabkan aliran sungai di kawasan itu meluap dan menutup […]

    Bagikan
  • MinyaKita Langka, Warga Magetan Beralih ke Minyak Goreng Curah Meski Harga Ikut Naik

    MinyaKita Langka, Warga Magetan Beralih ke Minyak Goreng Curah Meski Harga Ikut Naik

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kelangkaan minyak goreng kemasan bersubsidi MinyaKita di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, membuat masyarakat beralih menggunakan minyak goreng curah. Meski harga minyak curah juga mengalami kenaikan, produk tersebut tetap menjadi pilihan karena lebih mudah diperoleh dan harganya masih lebih terjangkau dibandingkan minyak goreng kemasan. Kondisi itu terlihat di salah satu toko penjual […]

    Bagikan
  • Cuaca Ekstrem Rusak Tanaman Sayur, Petani Ponorogo Merugi Dua Kali Lipat

    Cuaca Ekstrem Rusak Tanaman Sayur, Petani Ponorogo Merugi Dua Kali Lipat

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah lereng Gunung Wilis dalam dua pekan terakhir membuat petani sayur-mayur di Ponorogo mengalami kerugian besar. Curah hujan tinggi menyebabkan banyak tanaman rusak dan membusuk sebelum masa panen. Langgeng Setiyono, seorang petani di Desa Pudak Kulon, Kecamatan Pudak, mengaku hasil panennya turun drastis. Biasanya ia bisa memanen […]

    Bagikan
expand_less