Berita Terkini
Trending Tags

Akses Jalan Terputus, Rumah Warga Retak Akibat Longsor di Banaran

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 243
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah Sodikin mengalami kerusakan pasca longsor, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Dampak longsor yang melanda Dusun Gondangsari, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, masih dirasakan warga hingga Sabtu (22/11/2025). Material longsor yang terjadi sehari sebelumnya menutup total akses jalan utama menuju pemukiman enam kepala keluarga (KK) di lingkungan Coban, sehingga mereka terisolir.

Longsor terjadi pada Jumat (21/11) sekitar pukul 13.00 WIB. Tanah sepanjang sekitar 30 meter dengan ketinggian kurang lebih 20 meter ambles dan memutus satu-satunya jalur penghubung. Akibatnya, warga terpaksa melewati jalur perkebunan untuk keluar masuk desa.

Selain menutup jalan, satu rumah milik Sadikin (60) mengalami kerusakan cukup serius pada bagian lantai dan tembok. Ia mengaku kerusakan ini bukan kali pertama terjadi. “Ya seperti ini mas kondisinya, rumah saya rusak. Sudah setahun ini dulu juga gara-gara longsor. Terus ini juga bertambah lagi retakannya,” ungkap Sadikin.

Warga lainnya, Suprapti, mengatakan setiap kali hujan deras mereka memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman. “Ya kalau hujan, kami mengungsi di rumah tetangga yang aman,” ujarnya.

BPBD Ponorogo mengungkapkan wilayah Gondangsari merupakan salah satu titik rawan longsor yang hampir terjadi tiap tahun. Pada 2024, BPBD bersama PVMBG bahkan mengeluarkan rekomendasi agar material longsor tidak langsung dibersihkan karena kondisi tanah yang sangat labil dan rawan longsor susulan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, meminta warga meningkatkan kewaspadaan pada puncak musim hujan. “BPBD menghimbau warga untuk waspada pada masa musim penghujan, terlebih kalau hujan berlangsung lama,” jelasnya.

Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan lanjutan, termasuk pembukaan akses jalan dan perbaikan titik rawan agar longsor tidak kembali terjadi.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Padi Turun, Ini Temuan Tim Ekspedisi Patriot IPB Kendala Pertanian di Mahalona

    Harga Padi Turun, Ini Temuan Tim Ekspedisi Patriot IPB Kendala Pertanian di Mahalona

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Luwu Timur — Survei yang dilakukan Tim Ekspedisi Patriot IPB University pada September–November 2025 mengungkap kondisi memprihatinkan yang tengah dialami petani padi di Kawasan Transmigrasi Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Penurunan harga jual padi dan meningkatnya biaya usaha tani disebut menjadi ancaman serius bagi kesejahteraan petani transmigran. Dalam temuan tim, padi merupakan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hebat di Karangjati Ngawi, Rumah Lansia Ludes Dilahap Si Jago Merah

    Kebakaran Hebat di Karangjati Ngawi, Rumah Lansia Ludes Dilahap Si Jago Merah

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah rumah milik warga Dusun Karang Poh, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, dilalap api hingga nyaris rata dengan tanah pada Rabu (17/12/2025). Kebakaran tersebut terjadi saat pemilik rumah, Waji Istanto (66), tengah memasak di dapur menggunakan kayu bakar. Peristiwa ini membuat warga sekitar panik dan berusaha membantu memadamkan api sambil […]

    Bagikan
  • Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Magetan pada 2026 dipastikan lebih aman. Pemerintah pusat meningkatkan alokasi pupuk untuk sejumlah daerah, termasuk Magetan. Hal itu sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Uswatul Chasanah, menyebut tambahan tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • WOW !! Nata Hotel Jadi Hotel Bintang Empat Pertama di Ngawi

    WOW !! Nata Hotel Jadi Hotel Bintang Empat Pertama di Ngawi

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Bagi pendatang maupun wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Ngawi kini tidak perlu bingung lagi mencari hotel untuk bermalam. Kini, di Kabupaten Ngawi resmi mempunyai hotel Bintang Empat pertama di pusat kota setelah dilaksanakan Grand Opening Nata Hotel Ngawi pada Senin (03/02/2025) lalu. Nata Hotel Ngawi dilengkapi 90 kamar eksklusif yang […]

    Bagikan
  • DPRD Ngawi Bahas LKPJ 2025, Realisasi APBD Nyaris Tercapai 100 Persen, PAD Melonjak Signifikan

    DPRD Ngawi Bahas LKPJ 2025, Realisasi APBD Nyaris Tercapai 100 Persen, PAD Melonjak Signifikan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngawi digelar dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ngawi Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026). Agenda ini menjadi momentum evaluasi kinerja pemerintah daerah, terutama dalam pengelolaan keuangan selama satu tahun terakhir. Dalam laporan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi mencatat realisasi anggaran pendapatan daerah […]

    Bagikan
  • Mengulik Sejarah Masjid Kuno Kuncen dan Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan

    Mengulik Sejarah Masjid Kuno Kuncen dan Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masjid Kuno Kuncen atau Masjid Nur Hidayatullah merupakan masjid bersejarah yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman Kota Madiun. Masjid ini memiliki sejarah panjang dalam penyebaran agama Islam di wilayah Madiun. Masjid ini didirikan pada 18 Juli 1568 oleh Pangeran Timur, yang dikenal juga dengan nama Ki Ageng Panembahan Ronggo […]

    Bagikan
expand_less