Modus Terapi Kesehatan, Lansia di Sukorejo Ponorogo Kehilangan Uang dan 33 Gram Emas
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 20
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Aksi penipuan dengan modus menawarkan terapi kesehatan menimpa pasangan lanjut usia di Desa Kalimalang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Dalam kejadian tersebut, korban kehilangan uang tunai sekitar Rp10 juta serta perhiasan emas seberat 33 gram setelah rumahnya didatangi empat orang tak dikenal.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/3/2026) lalu sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, pasangan suami istri Bonari (68) dan Supiantun (60) berada di rumahnya. Para pelaku datang menggunakan sebuah mobil dan mengaku menawarkan terapi kesehatan secara gratis.
Kepala Desa Kalimalang, Riyadi, mengatakan, para pelaku berjumlah empat orang yang terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan. Mereka diperkirakan masih berusia sekitar 20 tahunan dan tidak terlalu fasih berbahasa Jawa.
“Menurut cerita korban, mereka datang menawarkan terapi kesehatan gratis. Karena tidak curiga, korban mempersilakan masuk ke rumah,” kata Riyadi, Senin (9/3/2026).
Saat proses terapi berlangsung, korban diminta berbaring sehingga perhatiannya teralihkan. Di saat yang sama, salah satu pelaku diduga masuk ke dalam kamar dan menguras isi lemari milik korban.
Pelaku kemudian membawa kabur uang tunai sekitar Rp10 juta serta perhiasan emas seberat 33 gram yang disimpan di dalam lemari.
Anak korban, Dian Rianto, menjelaskan dari rekaman CCTV desa terlihat mobil yang ditumpangi para pelaku sempat berkeliling di lingkungan desa sebelum berhenti di rumah orang tuanya.
“Dari rekaman CCTV di perempatan dan pertigaan desa, mobil itu terlihat berputar-putar di desa sebelum berhenti di rumah ibu saya,” ujarnya.
Ironisnya, keluarga baru menyadari kehilangan tersebut pada Sabtu malam (7/3/2026) setelah memeriksa isi lemari di dalam rumah.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa pada Minggu (8/3/2026) dan selanjutnya diteruskan ke Polsek Sukorejo untuk ditindaklanjuti.
Sementara itu, pihak desa mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap orang tak dikenal yang datang ke rumah dengan menawarkan jasa atau bantuan tertentu.
“Apalagi menjelang Lebaran seperti sekarang, warga diminta lebih berhati-hati agar tidak menjadi korban kejahatan dengan modus serupa,” pungkas Riyadi.(ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez







