Parluh 2026 PSHT Pusat Madiun, Teguhkan Jati Diri SH Terate dan Perkuat Jiwa Nasionalisme
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- visibility 259
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun resmi membuka Parapatan Luhur (Parluh) Tahun 2026 yang digelar di Graha Krida Budaya, Jalan Merak Nomor 10, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Sabtu (07/2/2026).
Dalam pembukaan Parluh 2026 ini dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Stafsus Menko PMK RI, jajaran Dewan Pusat PSHT, pengurus PSHT Pusat Madiun, Paguyuban Pencak Silat Madiun, serta sejumlah tokoh daerah. Kegiatan ini menjadi agenda penting organisasi yang dilaksanakan lima tahun sekali sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PSHT.
Ketua Umum PSHT Pusat Madiun, Kangmas R. Moerdjoko, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Parluh menjadi mekanisme organisasi yang wajib dilaksanakan sebagai forum tertinggi dalam menentukan arah kebijakan PSHT ke depan.
“Parapatan luhur ini adalah mekanisme organisasi yang sudah diatur dalam AD/ART dan itu harus dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun sekali,” ujar Kangmas R. Moerdjoko.
Lebih lanjut, Kangmas Moerdjoko menekankan bahwa PSHT dibangun atas dasar persaudaraan serta paseduluran yang berbudi luhur. Tentunya yang bersifat tulus dan tidak membedakan latar belakang suku, agama, ras, golongan, pangkat, maupun derajat.
“Kita semua sama sebagai sesama umat manusia, yang berbeda hanyalah tugas, tanggung jawab, serta iman dan takwa kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tegasnya.
Ia menambahkan, PSHT harus mengedepankankerukunan, kebersamaan, serta jiwa patriotisme dan cinta tanah air sebagaimana diwariskan oleh pendiri PSHT, Ki Hadjar Hardjo Oetomo.
“Jika ada warga SH Terate yang justru gemar memusuhi sesama anak bangsa, itu berarti belum memahami ajaran dan cita-cita SH Terate,” tandasnya.
Kangmas Moerdjoko juga menegaskan sikap organisasi bahwa PSHT tidak berafiliasi dengan partai politik maupun organisasi massa lain.
“SH Terate merupakan paguron/perguruan yang dikelola secara organisasi, namun kami tidak terikat dan tidak berafiliasi dengan partai politik ataupun ormas manapun. Kami berdiri di atas hati nurani dan tetap teguh pada jiwa patriotisme,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, PSHT turut mengundang para ketua dan perwakilan perguruan pencak silat yang tergabung dalam Paguyuban Perguruan Pencak Silat Madiun. Tercatat, sedikitnya 15 perguruan hadir, termasuk Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda, IKSPI Kera Sakti, Merpati Putih, Persinas Asad, Persati, Ki Ageng Pandan Alas, Cempaka Putih, hingga Persaudaraan Rasa Tunggal.
“Delapan dari perguruan pencak silat yang ada di Madiun merupakan pusat. Mari bersama-sama kita jaga Madiun agar tetap aman dan kondusif sampai kapan pun,” ajaknya.
Parluh 2025 Jadi Momentum PSHT Pusat Madiun Tentukan Arah Kebijakan Kedepan

Sementara itu, Ketua Dewan Pusat PSHT, Kangmas H. Issoebiantoro menjelaskan, Parapatan Luhur merupakan momentum penting yang akan menentukan arah kebijakan organisasi PSHT untuk lima tahun mendatang. Saat ini, PSHT telah berusia 103 tahun dan akan memasuki usia 104 tahun pada bulan Sura 2026.
“SH Terate senantiasa konsisten dan komitmen dalam pengabdian dalam kehidupan masa lalu dan masa yang akan datang. Yang berpijak dalam mendidik manusia berbudi luhur, memahami benar dan salah, serta beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Juga berperan aktif dalam membina mental spiritual anak bangsa serta menjaga nilai-nilai bangsa asli Indonesia,” kata Kangmas H. Issoebiantoro.
Parapatan Luhur 2026 bertemakan Meneguhkan Jati Diri SH Terate untuk Memperkokoh Solidaritas Organisasi dan Memperkuat Jiwa Nasionalisme.
“Dengan persatuan, kejujuran, loyalitas, disiplin, serta semangat guyub rukun, dalam rangka cinta tanah air dan nasionalisme. Filosofi kita adalah urip iku urup, hidup harus bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya.
Wagub Jatim Harap PSHT Pusat Madiun Konsisten Mencetak Generasi Berkarakter Dan Berbudi Luhur

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak membuka secara resmi Parluh PSHT Pusat Madiun Tahun 2026 dengan pemukulan gong. Emil menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus mendukung PSHT, baik sebagai organisasi persaudaraan maupun sebagai perguruan pencak silat yang konsisten mencetak generasi berkarakter dan berbudi luhur.
“PSHT menanamkan nilai bahwa musuh terberat bukan hanya di luar diri kita, tetapi justru ada di dalam diri sendiri. Falsafah ini luar biasa dan jika ditanamkan dengan baik akan melahirkan generasi penerus bangsa yang mampu menjaga martabat bangsa dan negara,” ungkapnya.
Emil menilai peran PSHT sangat besar terkait pengembangan pencak silat sebagai cabang olahraga prestasi yang terus digaungkan ke tingkat nasional hingga internasional.
“Pencak silat adalah seni bela diri asli Indonesia harus kita kembangkan. PSHT menjadi pilar penting dalam sejarah dan perkembangan pencak silat Indonesia, dengan nilai-nilai persaudaraan, budi luhur, kedisiplinan, serta pengabdian yang tetap relevan di tengah tantangan global saat ini,” tegas Emil.
Wagub Jatim berharap Parapatan Luhur PSHT Tahun 2026 dapat berjalan lancar dan sukses dalam meneruskan roda organisasi.
“Semoga Parapatan Luhur 2026 berjalan dengan baik dan PSHT senantiasa istiqomah menjaga nilai-nilai luhur persaudaraan serta terus berkontribusi bagi persatuan bangsa,” pungkasnya.(Kris).




- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung

