Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Gandeng Kejaksaan dan Kepolisian Kawal Transparansi Dana Rp. 10 Juta per RT

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • visibility 121
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun mengawal pengelolaan dana Rp10 juta untuk setiap RT. (30/9/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Madiun Kota untuk memberikan penguatan dan pengawasan dalam pelaksanaan program pengelolaan sampah lingkungan yang didukung anggaran Rp10 juta untuk setiap rukun tetangga (RT).

Hal itu ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun Bagus Panuntun dalam Sosialisi Penguatan Peran Pokmas dalam Pengelolaan Sampah Lingkungan di Aula Kantor Kecamatan Taman pada Rabu (30/9/2026). Bagus menegaskan, penggunaan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut harus dilakukan secara transparan dan sesuai dengan perencanaan.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Madiun Komaidi dan Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riadi sebagai narasumber. “Karena ini pakai APBD, sehingga transparansi, pembelanjaan, dan lain-lain harus sesuai dengan perencanaan,” kata Bagus.

Menurut Bagus, pelibatan unsur kejaksaan dan kepolisian menjadi bagian dari upaya Pemkot Madiun memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pelaksanaan program sekaligus memastikan pengelolaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.

Dia mengatakan, setiap RT yang akan menggunakan anggaran Rp10 juta wajib terlebih dahulu menyusun rencana anggaran biaya (RAB) sesuai kebutuhan pengelolaan sampah di lingkungannya. RAB tersebut kemudian di review oleh pihak kelurahan sebelum proses pencairan dilakukan.

“RT itu mengajukan RAB untuk nanti bisa dilakukan pencairan, yang nanti akan direview oleh teman-teman di kelurahan,” ujarnya.

Bagus menekankan, kebutuhan pengelolaan sampah setiap wilayah tidak selalu sama. Karena itu, penggunaan dana harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing RT, tetapi tetap mengacu pada perencanaan yang telah disusun.

Di Kecamatan Taman sendiri, dari total 399 RT, sebanyak 395 RT menyatakan akan mengambil anggaran tersebut. Hingga Rabu (30/9/2026), pencairan telah terealisasi pada 384 RT, sementara RT lainnya masih dalam proses.

Image Not Found
Sebanyak 384 RT di Kecamatan Taman telah mencairkan anggaran. Foto : Kris-Sinergia

“Kalau wilayah Kecamatan Taman, itu dari 399 RT, 395 yang menyatakan mengambil. Hari ini sudah terealisasi 384. Yang lainnya menunggu proses,” kata Bagus.

Bagus mengatakan, belum seluruh RT mencairkan anggaran bukan berarti program tersebut ditolak. Sejumlah RT masih menghadapi kendala teknis maupun administrasi yang perlu diselesaikan.

Salah satunya berkaitan dengan karakteristik wilayah. Beberapa RT di Kelurahan Taman berada di kawasan yang didominasi pertokoan sehingga membutuhkan penyesuaian dalam pengelolaan dan penyediaan tempat penampungan sampah.

“Jadi ada berbagai macam hal yang kalau kita bertemu ini, segala permasalahan bisa kelihatan,” ujarnya.

Selain persoalan teknis, sejumlah RT juga masih membutuhkan pendampingan dalam memenuhi persyaratan administrasi pencairan. Bagus mengatakan, pengelolaan sampah tidak hanya mengandalkan anggaran. Program tersebut juga melibatkan Pendekar Hijau dan Kader Hijau untuk mendorong perubahan pola pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.

Dia menilai perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah membutuhkan proses dan tidak dapat dilakukan secara instan. “Proses pasti berjalan. Tidak mungkin dalam sebulan, dua bulan, tiga bulan, bahkan enam bulan langsung berubah. Pasti semuanya melalui proses,” katanya.

Pemkot Madiun akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut, termasuk memastikan pemanfaatan anggaran Rp10 juta per RT sesuai kebutuhan, perencanaan, dan ketentuan yang berlaku. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menindaklanjuti laporan kematian puluhan ayam kampung di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kasus ini diduga kuat disebabkan oleh avian influenza (AI) atau flu burung. Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris, mengatakan usai menerima laporan, tim Petugas […]

    Bagikan
  • Aksi Bela Negara dan Semangat Patriotisme Melalui Olahraga

    Aksi Bela Negara dan Semangat Patriotisme Melalui Olahraga

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain peran tersebut, TNI juga memiliki peran besar lainnya dalam menumbuhkembangkan jiwa patriotisme dan nasionalisme di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Berbagai upaya pun terus dilakukan untuk mewujudkannya, salah satunya melalui olahraga. Seperti yang […]

    Bagikan
  • Jaga Nilai Luhur Budaya Pagelaran Wayang Kulit Tutup Rangkaian Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun

    Jaga Nilai Luhur Budaya Pagelaran Wayang Kulit Tutup Rangkaian Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Minggu malam (27/07/2025). Dalang kondang asal Karanganyar, Ki Cahyo Kuntadi, diundang secara khusus membawakan lakon Wahyu Darma yang sarat pesan moral dan kepemimpinan. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan pentas budaya tersebut. […]

    Bagikan
  • Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi pemanfaatan limbah dapur kembali hadir dari tangan kreatif seorang akademisi di Kota Madiun. Joko Widiyanto, dosen Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Madiun, berhasil mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Di rumahnya yang terletak di […]

    Bagikan
  • Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Madiun Minta Bantuan Alsintan ke Pemerintah Pusat

    Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Madiun Minta Bantuan Alsintan ke Pemerintah Pusat

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan panen raya padi bulan April ini mencapai luas 15 ribu hektar. Kegiatan panen raya digelar di area persawahan Desa Banjarsari, Kecamatan Madiun, Senin (07/04/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran Forkopimda. Hari Wuryanto mengatakan, panen kali ini menunjukkan hasil memuaskan. Meski masih […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (22/10/2025) menyebabkan rumah milik Jumiran (60),warga Dukuh Natah, Desa Selotinatah roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa robohnya bangunan bagian dapur tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 15 juta. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less