Berita Terkini
Trending Tags

Tiga SPPG di Magetan Hentikan Layanan Sementara, Distribusi MBG Sejumlah Sekolah Ikut Terdampak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 382
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SPPG Asa Binar Jingga, Baron, Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Operasional tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Magetan terpaksa berhenti beroperasi sementara sejak Senin, (2/2/2026), imbas keterlambatan transfer dana dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut berdampak langsung pada distribusi makanan bergizi gratis (MBG) yang selama ini diterima siswa.

Salah satu sekolah terdampak adalah SDN Baron 2 yang menerima pemberitahuan bahwa layanan MBG dihentikan sementara tanpa batas waktu yang pasti.

“Libur dulu, dari pemberitahuan libur dulu. Sampai kapan belum ditentukan, WA-nya seperti itu. Mulainya hari ini (2/3),” ujar Kepala SDzn Baron 2, Anjar Rohani.

Ia menyebut, sebelumnya program berjalan lancar tanpa kendala. “Alhamdulillah lancar. Tidak ada kendala menunya,” tambahnya.

Selama layanan MBG dihentikan, pihak sekolah kembali menganjurkan siswa membawa bekal dari rumah. Anjar menyebut hal ini tidak menjadi persoalan karena orang tua sudah terbiasa menyiapkan bekal harian.

“Setiap hari anak-anak pulangnya sore, jadi kami sarankan membawa bekal. Kadang dibawa sejak pagi, kadang ibunya mengantar seperti tadi,” jelasnya.

SDN Baron 2 memiliki 66 siswa, ditambah guru yang juga mendapatkan manfaat MBG mulai Januari 2026 lalu. Total penerima MBG di sekolah tersebut sebanyak 78 orang.

Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Satgas MBG Magetan, Welly Kristanto, membenarkan bahwa terdapat tiga SPPG yang berhenti beroperasi. Dari total 42 SPPG di Magetan, tiga di antaranya terhenti akibat masalah transfer pendanaan dari pusat.

“Ada tiga yang off: Baron, Purwodadi, dan Gulun. Kendalanya karena transfer dana yang belum sampai. Itu kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN),” jelasnya.

Pemkab Magetan, tegas Welly, tidak bisa melakukan intervensi langsung karena kewenangan penuh terkait pendanaan berada pada pemerintah pusat.

“Daerah hanya memfasilitasi pelaksanaan, termasuk menentukan sekolah sasaran. Untuk pendanaannya, kewenangannya ada di BGN, jadi kita tunggu,” katanya.

Ia menambahkan, meski mitra penyedia SPPG siap menalangi operasional sementara, penyaluran tetap tidak dapat dilanjutkan sebelum ada kepastian dari pusat.

Hingga kini, Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Magetan masih menunggu konfirmasi dari BGN terkait waktu normalisasi distribusi dana. Pemerintah daerah berharap kendala administratif ini segera terselesaikan mengingat layanan gizi gratis sangat dibutuhkan siswa.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironi di Ponorogo! Tak Ada Jembatan, Siswa Sidoharjo Digendong Seberangi Sungai Demi Sekolah

    Ironi di Ponorogo! Tak Ada Jembatan, Siswa Sidoharjo Digendong Seberangi Sungai Demi Sekolah

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Miris. Warga Dusun Karang Sengon, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Ponorogo, terpaksa menyeberangi Sungai Bentul setiap hari demi menjalani aktivitas. Bahkan, anak-anak sekolah harus digendong orang dewasa agar bisa sampai ke sekolah dengan selamat. Sungai tersebut menjadi satu-satunya akses terdekat bagi warga. Saat debit air normal dan surut, warga masih bisa menyeberang […]

    Bagikan
  • Hujan Deras, Dua Rumah di Ponorogo Rusak Tertimbun Longsor

    Hujan Deras, Dua Rumah di Ponorogo Rusak Tertimbun Longsor

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ponorogo selama berjam-jam mengakibatkan longsor di Dusun Ngembel, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kamis (27/2/2025). Dua rumah warga rusak akibat tertimbun material longsor dari tebing setinggi belasan meter. Rumah milik Simin (45) mengalami kerusakan paling parah. Longsoran tanah dari tebing setinggi 20 meter dengan lebar […]

    Bagikan
  • Usai Dilantik, Wali Kota Madiun Langsung Menuju Magelang Jateng Jalani Retreat 

    Usai Dilantik, Wali Kota Madiun Langsung Menuju Magelang Jateng Jalani Retreat 

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 65
    • 0Komentar

     Sinergia | Jakarta – Dr. Maidi dan F Bagus Panuntun telah resmi dilantik sebagai Walikota dan Wakil Wali Kota Madiun. Prosesi pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto serentak kepada 961 kepala dan wakil kepala daerah di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Usai dilantik, Wali Kota Madiun, Maidi tidak langsung kembali ke Kota Pecel.  Maidi akan […]

    Bagikan
  • Momen Ramadhan dan Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Madiun Fluktuatif

    Momen Ramadhan dan Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Madiun Fluktuatif

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen Bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran Idul Fitri, beberapa bahan pokok di pasar-pasar tradisional mengalami perubahan harga yang cukup signifikan. Seperti di Pasar Besar Madiun (PBM), harga bawang merah yang kembali naik dalam sepekan terakhir. Berdasarkan informasi dari pedagang, harga bawang merah yang semula Rp. 38.000 per kilogram kini mencapai […]

    Bagikan
  • RSUD Kota Madiun Siagakan 2 Tim Jaga IGD Selama Libur Lebaran, Antisipasi Lonjakan Pasien

    RSUD Kota Madiun Siagakan 2 Tim Jaga IGD Selama Libur Lebaran, Antisipasi Lonjakan Pasien

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang masa libur Lebaran, RSUD Kota Madiun memastikan kesiapan layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan optimal. Meski memasuki masa cuti bersama, Instalasi Gawat Darurat (IGD) dipastikan tetap bersiaga penuh selama 24 jam untuk melayani kondisi darurat maupun rujukan dari fasilitas kesehatan (faskes) yang tutup. Hal itu terpantau dalam kunjungan Plt […]

    Bagikan
  • 4 Orang Meninggal Dunia, Dinkes Magetan Ingatkan Masyarakat Bahaya DBD

    4 Orang Meninggal Dunia, Dinkes Magetan Ingatkan Masyarakat Bahaya DBD

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mewanti-wanti masyarakat terkait bahaya nyamuk demam berdarah dengue (DBD). Tidak hanya itu, Dinkes juga menyesalkan perilaku masyarakat yang terlambat membawa anggota keluarga ke rumah sakit, ketika kondisi sudah mengalami DBD fase kritis. Tercatat hingga akhir November 2024 telah ditemukan sebanyak 574 kasus DBD. Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian […]

    Bagikan
expand_less