Berita Terkini
Trending Tags

Penyelidikan Dugaan Kekerasan terhadap Bayi di Magetan Dihentikan, Keluarga dan Tim Hukum Ajukan Pertanyaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim kuasa hukum soroti penghentian penyelidikan dugaan kekerasan bayi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Kepolisian Resor (Polres) Magetan memutuskan menghentikan penyelidikan kasus dugaan kekerasan terhadap seorang bayi setelah dilakukan gelar perkara pada 6 Mei 2026. Keputusan tersebut menuai respons dari pihak pelapor yang menilai masih terdapat sejumlah hal krusial yang perlu dikaji lebih mendalam.

Tim kuasa hukum pelapor menyatakan tetap menghormati kewenangan aparat kepolisian dalam mengambil keputusan tersebut. Namun, mereka menilai rangkaian fakta yang telah dihimpun selama proses penyelidikan seharusnya menjadi bahan pertimbangan lebih lanjut.

Kuasa hukum pelapor, Husein Tamara Ubay, mengatakan sejak awal kasus ini dilaporkan secara resmi dengan didukung keterangan saksi serta dokumen medis yang menunjukkan adanya kondisi tidak wajar pada korban.

Menurutnya, sejumlah temuan, mulai dari kronologi kejadian hingga hasil pemeriksaan terhadap saksi dan tenaga medis, perlu dijelaskan secara komprehensif kepada publik. Ia mempertanyakan dasar kesimpulan yang menyatakan peristiwa tersebut bukan merupakan tindak pidana.

“Seluruh rangkaian fakta, baik medis maupun keterangan para pihak yang telah diperiksa, seharusnya menjadi pertimbangan penting sebelum menyimpulkan bahwa ini bukan peristiwa pidana,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, korban yang masih berusia bayi sempat mengalami kondisi darurat dengan luka pada area mulut dan lidah hingga membutuhkan penanganan intensif. Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah meminta keterangan dari berbagai pihak, termasuk dokter, saksi, hingga psikolog.

Husein menekankan bahwa penanganan perkara yang melibatkan anak, terlebih bayi, seharusnya mengedepankan prinsip kehati-hatian dan perspektif perlindungan anak.

“Karena korban tidak mampu membela dirinya sendiri, pendekatan perlindungan anak seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan proses hukum,” katanya.

Sementara itu, pelapor Sugiono menyampaikan kekecewaan keluarga atas penghentian penyelidikan tersebut. Ia mengaku keluarga belum merasakan keadilan atas kasus yang menimpa anaknya.

“Kami menghormati proses hukum, tetapi sebagai orang tua tentu merasa sedih. Harapan kami hanya agar peristiwa ini dapat diungkap secara terang dan objektif,” ujarnya.

Saat ini, tim hukum pelapor tengah mempelajari kemungkinan langkah lanjutan yang dapat ditempuh sesuai mekanisme hukum yang berlaku, termasuk opsi pengajuan upaya hukum lain.

Di sisi lain, pihak pelapor mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak berspekulasi di luar fakta hukum yang ada.

“Kami tidak ingin menimbulkan kegaduhan, namun kami juga memiliki hak untuk mengawal proses ini demi kepentingan perlindungan anak,” pungkas Husein. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keberangkatan Jemaah Umrah Sindo Wisata Haji Ulul Azmi

    Keberangkatan Jemaah Umrah Sindo Wisata Haji Ulul Azmi

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Biro Umrah dan Haji Sindo Wisata Madiun kembali memberangkatkan rombongan jemaah umrahnya menuju Tanah Suci. Pada Sabtu, 28 Desember 2024, prosesi pemberangkatan berlangsung di Asrama Haji Kota Madiun, di mana satu bus rombongan jemaah berkumpul untuk melaksanakan sholat safar dan istighosah sebelum memulai perjalanan mereka menuju ke Tanah Suci. Keberangkatan kali ini […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Amankan Ratusan Liter Miras, Diedarkan ke Pelanggan Kafe

    Polres Madiun Kota Amankan Ratusan Liter Miras, Diedarkan ke Pelanggan Kafe

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepolisian Resor Madiun Kota melalui Satresnarkoba membongkar peredaran minuman keras illegal jenis arak jowo di salah satu kafe di Kota Madiun, Jawa Timur. Pengungkapan dilakukan pada Senin (05/01/2026) lalu di kafe yang berada di Jalan Kapten Tendean, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita sekitar 300 liter arak […]

    Bagikan
  • Pekerja Proyek Tersengat Listrik, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis

    Pekerja Proyek Tersengat Listrik, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Seorang pekerja proyek bangunan di Desa/Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, tersengat listrik saat bekerja di lantai dua ruko, Sabtu petang (6/9/2025). Korban diketahui bernama Ali Mustaqim (29), warga Desa Sawuh, Kecamatan Siman, Ponorogo. Peristiwa bermula ketika Ali hendak memasang peralatan crane untuk pengecoran beton lantai dua. Saat itu, kakinya tanpa sengaja […]

    Bagikan
  • Wabah PMK Kembali Merebak Jangkit Puluhan Sapi, DKPP Madiun Gencar Desinfektan dan Vaksinasi 

    Wabah PMK Kembali Merebak Jangkit Puluhan Sapi, DKPP Madiun Gencar Desinfektan dan Vaksinasi 

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menyerang hewan ternak di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, sedikitnya 30 ekor sapi dilaporkan terjangkit PMK, dengan rincian 20 ekor di Kecamatan Saradan dan Gemarang sedangkan 10 ekor di Kecamatan Dolopo. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjadikan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan yang akan ditawarkan kepada calon investor. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk perkebunan daerah dan memperluas penyerapan tenaga kerja lokal. Sesuai data pada tahun 2024, luas areal kakao di Kabupaten Madiun mencapai 4.407 hektar. Sedangkan untuk produksi […]

    Bagikan
  • Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

    Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Harga sejumlah komoditas hortikultura di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, kembali merangkak naik setelah sempat jatuh dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini membuat petani lebih optimistis memasok kebutuhan pasar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu titik produksi berada di lahan seluas sekitar setengah hektare milik BUMDes Desa Kare. Komoditas utama […]

    Bagikan
expand_less