Berita Terkini
Trending Tags

Penyelidikan Dugaan Kekerasan terhadap Bayi di Magetan Dihentikan, Keluarga dan Tim Hukum Ajukan Pertanyaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim kuasa hukum soroti penghentian penyelidikan dugaan kekerasan bayi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Kepolisian Resor (Polres) Magetan memutuskan menghentikan penyelidikan kasus dugaan kekerasan terhadap seorang bayi setelah dilakukan gelar perkara pada 6 Mei 2026. Keputusan tersebut menuai respons dari pihak pelapor yang menilai masih terdapat sejumlah hal krusial yang perlu dikaji lebih mendalam.

Tim kuasa hukum pelapor menyatakan tetap menghormati kewenangan aparat kepolisian dalam mengambil keputusan tersebut. Namun, mereka menilai rangkaian fakta yang telah dihimpun selama proses penyelidikan seharusnya menjadi bahan pertimbangan lebih lanjut.

Kuasa hukum pelapor, Husein Tamara Ubay, mengatakan sejak awal kasus ini dilaporkan secara resmi dengan didukung keterangan saksi serta dokumen medis yang menunjukkan adanya kondisi tidak wajar pada korban.

Menurutnya, sejumlah temuan, mulai dari kronologi kejadian hingga hasil pemeriksaan terhadap saksi dan tenaga medis, perlu dijelaskan secara komprehensif kepada publik. Ia mempertanyakan dasar kesimpulan yang menyatakan peristiwa tersebut bukan merupakan tindak pidana.

“Seluruh rangkaian fakta, baik medis maupun keterangan para pihak yang telah diperiksa, seharusnya menjadi pertimbangan penting sebelum menyimpulkan bahwa ini bukan peristiwa pidana,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, korban yang masih berusia bayi sempat mengalami kondisi darurat dengan luka pada area mulut dan lidah hingga membutuhkan penanganan intensif. Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah meminta keterangan dari berbagai pihak, termasuk dokter, saksi, hingga psikolog.

Husein menekankan bahwa penanganan perkara yang melibatkan anak, terlebih bayi, seharusnya mengedepankan prinsip kehati-hatian dan perspektif perlindungan anak.

“Karena korban tidak mampu membela dirinya sendiri, pendekatan perlindungan anak seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan proses hukum,” katanya.

Sementara itu, pelapor Sugiono menyampaikan kekecewaan keluarga atas penghentian penyelidikan tersebut. Ia mengaku keluarga belum merasakan keadilan atas kasus yang menimpa anaknya.

“Kami menghormati proses hukum, tetapi sebagai orang tua tentu merasa sedih. Harapan kami hanya agar peristiwa ini dapat diungkap secara terang dan objektif,” ujarnya.

Saat ini, tim hukum pelapor tengah mempelajari kemungkinan langkah lanjutan yang dapat ditempuh sesuai mekanisme hukum yang berlaku, termasuk opsi pengajuan upaya hukum lain.

Di sisi lain, pihak pelapor mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak berspekulasi di luar fakta hukum yang ada.

“Kami tidak ingin menimbulkan kegaduhan, namun kami juga memiliki hak untuk mengawal proses ini demi kepentingan perlindungan anak,” pungkas Husein. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Tanam Padi Serentak di Madiun Dukung Program Swasembada Pangan

    Gerakan Tanam Padi Serentak di Madiun Dukung Program Swasembada Pangan

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar gerakan tanam padi serentak di Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo pada Rabu (23/04/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program nasional swasembada pangan, dengan melibatkan petani, TNI, dan Polri. Gerakan ini menyasar lahan sawah seluas 600 hektare. Untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu, Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • 438 Warga Ikut Mudik Balik Gratis Pemkab Madiun, Sembilan Bus Diberangkatkan ke Jakarta dan Surabaya

    438 Warga Ikut Mudik Balik Gratis Pemkab Madiun, Sembilan Bus Diberangkatkan ke Jakarta dan Surabaya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebanyak 438 warga mengikuti program mudik balik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan pada Senin (23/3/2026). Program tahunan ini ditujukan untuk membantu masyarakat kembali ke perantauan usai merayakan Lebaran 2026 di kampung halaman. Pemberangkatan peserta dilakukan dari halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban. Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama sejumlah […]

    Bagikan
  • Cabdindik Ponorogo-Magetan “Semprit” Seluruh SLTA : Patuhi Juknis BOS!

    Cabdindik Ponorogo-Magetan “Semprit” Seluruh SLTA : Patuhi Juknis BOS!

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) wilayah Ponorogo-Magetan memberikan peringatan keras kepada seluruh satuan pendidikan jenjang SLTA untuk tidak main-main dengan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Langkah ini menyusul kasus dugaan penyelewengan BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo yang menyeret kepala sekolahnya, Syamhudi Arifin , ke balik jeruji besi. Plt Kepala Cabdindik […]

    Bagikan
  • Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Harga telur ayam ras di tingkat peternak di Kabupaten Madiun mengalami penurunan tajam dalam dua pekan terakhir. Saat ini, harga jual hanya berkisar Rp20.000 per kilogram, jauh di bawah biaya produksi yang diperkirakan mencapai titik impas di kisaran Rp24.000 per kilogram. Kondisi tersebut dikeluhkan para peternak karena dinilai semakin menekan usaha […]

    Bagikan
  • Gagal Salip, Pemotor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Tronton di Jalur Ngawi–Mantingan

    Gagal Salip, Pemotor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Tronton di Jalur Ngawi–Mantingan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di jalur perbatasan Ngawi–Jawa Tengah. Seorang pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD-5583-BJF meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan truk tronton tractor head berpelat W-8130-UO di Jalan Ngawi-Mantingan, masuk Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kamis (04/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika mengungkapkan insiden […]

    Bagikan
  • Ruwatan Massal di RRI Madiun, Puluhan Peserta Ikuti Tradisi Memohon Keselamatan

    Ruwatan Massal di RRI Madiun, Puluhan Peserta Ikuti Tradisi Memohon Keselamatan

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan warga dari berbagai daerah mengikuti ruwatan massal yang digelar Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Madiun dalam rangkaian Gelar Budaya, Minggu (28/6/2026). Tradisi yang masih mendapat tempat di hati masyarakat ini menjadi sarana untuk memohon keselamatan sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa. Sebanyak 42 peserta atau sukerta mengikuti […]

    Bagikan
expand_less