Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Tak Lagi Rahasia! Pemkab Madiun Segera Pasang Stiker di Rumah Penerima Bansos

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 248
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati bersama Wakil Bupati Madiun menyerahkan bantuan sosial kepada warga dalam kegiatan Bahana Bersahaja di Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menerapkan kebijakan stikerisasi rumah penerima bantuan sosial (bansos) sebagai upaya meningkatkan transparansi sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran. Langkah ini diyakini dapat mendorong warga yang secara ekonomi sudah mampu untuk secara sukarela keluar dari daftar penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, mengatakan pemasangan stiker pada rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bukan sekadar penanda penerima bantuan, tetapi juga menjadi instrumen pengawasan sosial di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan menciptakan pemerataan penyaluran bansos dan meningkatkan akurasi data penerima bantuan pemerintah.

“Melalui stikerisasi ini, masyarakat dapat mengetahui siapa saja yang menerima bantuan. Mereka yang merasa sudah tidak layak menerima bansos diharapkan memiliki kesadaran untuk mengundurkan diri,” kata Supriyadi, Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan stiker pada rumah penerima bansos akan memudahkan masyarakat melakukan kontrol sosial. Dengan begitu, kondisi ekonomi penerima bantuan dapat terlihat secara terbuka oleh lingkungan sekitar.

“Kami memasang stiker di rumah masing-masing penerima. Dari situ akan terlihat apakah penerima bantuan tersebut memang masih layak atau sebenarnya sudah tergolong mampu,” ujarnya.

Supriyadi menilai kebijakan ini dapat menjadi filter alami dalam proses penyaluran bantuan sosial. Sebab, penerima yang kondisi ekonominya sudah membaik berpotensi merasa tidak nyaman jika masih tercatat sebagai penerima bansos.

Apabila terdapat warga yang secara sukarela mengundurkan diri dari daftar penerima bantuan, kuota yang tersedia akan dialihkan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan.

“Kalau ada yang mundur, kuota tersebut akan diberikan kepada warga yang memang masih memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial,” jelasnya.

Data Pemkab Madiun mencatat saat ini terdapat sekitar 82 ribu warga Kabupaten Madiun yang terdaftar sebagai penerima bansos.

Ia menambahkan, masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 dalam basis data kesejahteraan sosial masih memiliki peluang untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemkab Madiun berharap kebijakan stikerisasi dapat memperkuat transparansi, mendorong kejujuran penerima manfaat, serta memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang paling membutuhkan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panen Raya di Ngawi, Gubernur Khofifah Klaim Jawa Timur Menuju Kedaulatan Pangan

    Panen Raya di Ngawi, Gubernur Khofifah Klaim Jawa Timur Menuju Kedaulatan Pangan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jawa Timur merupakan lumbung pangan nasional dalam beberapa tahun terakhir. Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, produksi padi pada 2024 sebanyak 9,27 juta ton GKG (Gabah Kering Giling-red) dan produksi beras pada 2024 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 5,35 juta ton. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengklaim […]

    Bagikan
  • Disdukcapil Magetan Luncurkan Aplikasi “SI PAK HER”, Permudah Layanan Adminduk dari Rumah

    Disdukcapil Magetan Luncurkan Aplikasi “SI PAK HER”, Permudah Layanan Adminduk dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan resmi meluncurkan inovasi layanan digital berupa aplikasi SI PAK HER (Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Hemat, Efektif, dan Responsif). Aplikasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Peluncuran aplikasi tersebut juga diiringi dengan hadirnya layanan […]

    Bagikan
  • Dampak SEB KEMENDAGRI & KEMENKEU, Proyek Strategis Wilayah Caruban Terhambat

    Dampak SEB KEMENDAGRI & KEMENKEU, Proyek Strategis Wilayah Caruban Terhambat

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Surat Edaran Bersama (SEB) dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan terkait tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pelaksanaan anggaran transfer ke daerah tahun anggaran 2025. Hal itu bakal berdampak pada pembangunan proyek strategis di Kabupaten Madiun  bakal terhambat. Kondisi ini terlihat sangat jelas dari pengadaan proyek strategis di […]

    Bagikan
  • Cek Kesehatan Gratis dan Rontgen Keliling di Puskesmas Gantrung Diserbu Warga

    Cek Kesehatan Gratis dan Rontgen Keliling di Puskesmas Gantrung Diserbu Warga

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Instruksi Presiden terkait penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis mendapat sambutan positif dari fasilitas kesehatan di daerah. Salah satunya Puskesmas Gantrung, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, yang pada Rabu (30/04/2025) menggelar layanan pemeriksaan kesehatan dan rontgen keliling bagi masyarakat. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Anies Djaka Karyawan, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Rumah Tak Layak Huni Dibedah, Suwito Akhirnya Bisa Tinggal Nyaman

    Rumah Tak Layak Huni Dibedah, Suwito Akhirnya Bisa Tinggal Nyaman

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kegiatan Bakti Sosial Teritorial Prima kembali digelar di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Rabu (10/09/2025). Kali ini, jajaran Kodim 0804/Magetan bersama Koramil Sukomoro, Polsek Sukomoro, Pemkab Magetan, serta warga setempat bahu-membahu memperbaiki rumah milik Suwito (55), warga RT 01/RW 02 Desa Sukomoro. Rumah Suwito yang sudah lama tidak layak huni kini menjadi […]

    Bagikan
  • Danrem 081/DSJ Sukses Amankan Kunker Wapres Gibran di Ngawi

    Danrem 081/DSJ Sukses Amankan Kunker Wapres Gibran di Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerjanya di Kabupaten Ngawi, Sabtu (24/05/2025). Salah satu agenda yang dilakukan yakni melakukan tanam padi bersama di Desa Dempel, Kecamatan Geneng. Setelahnya Gibran juga tampak berkomunikasi langsung dengan para petani di sana. Selain itu, mantan Walikota Solo itu juga meninjau […]

    Bagikan
expand_less