Penipuan Berkedok Tagihan Snack di Ponorogo, Uang Rp5 Juta Raib Digondol Pelaku
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 33
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Aksi penipuan dengan modus tagihan snack acara warga terjadi di sebuah konter pulsa di Jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV).
Pelaku datang seorang diri dan mengaku sebagai utusan rukun warga (RW) setempat untuk menagih pembayaran snack kegiatan warga. Ia menyebut total tagihan mencapai Rp9 juta untuk ratusan paket snack selama dua hari acara.
Karyawan konter yang berjaga sempat berniat menghubungi pemilik toko guna memastikan kebenaran informasi tersebut. Namun pelaku melarang dan mengaku akan menghubungi pemilik secara langsung.
Pelaku kemudian berpura-pura melakukan panggilan telepon. Aksi itu membuat karyawan percaya bahwa komunikasi benar dilakukan dengan pemilik konter. Karena uang tunai yang tersedia hanya Rp5 juta, karyawan akhirnya menyerahkan seluruh uang tersebut kepada pelaku.
Pemilik konter, Tegar Agil Aji Saputro, mengatakan pihaknya baru mengetahui kejadian itu setelah mendapat laporan dari karyawan.
“Pelaku meyakinkan karyawan dengan modus telepon itu. Karyawan tidak berani menolak karena merasa sudah ada konfirmasi. Total uang yang dibawa Rp5 juta,” ujar Tegar saat ditemui, Senin (16/2/2026).
Setelah kejadian tersebut, korban langsung melaporkan kasus ini ke Polres Ponorogo. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi.
Warga sekitar, Sugeng, mengaku sempat mendengar adanya pria yang mendatangi sejumlah toko dengan modus serupa pada hari yang sama. Untuk itu, dihimbau untuk toko-toko ataupun tempat usaha untuk lebih berhati-hati terkait modus penipuan.
“Katanya juga ke beberapa konter dan apotek. Banyak modus penipuannya. Jadi ya harus lebih hati-hati,” kata Sugeng.
Berdasarkan penelusuran awal, pelaku diduga telah menjalankan aksi serupa di sejumlah lokasi lain di wilayah Ponorogo. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha, agar tidak mudah percaya pada pihak yang mengatasnamakan lembaga atau organisasi tertentu tanpa verifikasi langsung kepada pihak terkait. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.(Ega/Krs).
- Penulis: Ega Patria


