Pick up Bermuatan Lele Serempet Truk dan Hantam Warung di Ngawi, Empat Orang Terluka
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 33
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Desa Dawu, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Sebuah mobil pick up pengangkut ikan lele hilang kendali dan menabrak warung milik warga. Insiden tersebut menyebabkan empat orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan bermula ketika mobil pick up yang dikemudikan Budi Daryandoko (51), warga Kecamatan Madiun, tengah melintas dari arah Desa Klitik menuju Paron.
Saat melintasi Desa Dawu, kendaraan tersebut diduga terlalu dekat dengan sebuah truk yang sedang parkir di tepi jalan. Bagian samping pick up menyenggol truk tersebut sehingga menimbulkan benturan kecil.
Benturan itu membuat pick up oleng. Pengemudi berupaya mengendalikan arah kendaraan, namun kondisi jalan yang sempit dan jarak pandang yang terbatas membuat mobil kehilangan keseimbangan. Pick up kemudian bergerak ke kiri dengan cepat dan menabrak sebuah warung.
Tabrakan keras menyebabkan bagian depan warung rusak parah. Material kayu dan seng berjatuhan, sementara sejumlah barang dagangan berserakan ke luar bangunan.
Di dalam warung, pemiliknya, Sudarto (56), tengah berjaga dan tidak sempat menghindar. Seorang pengunjung yang juga berada di area depan warung ikut tertabrak kendaraan yang datang secara tiba-tiba.
Kedua korban mengalami luka pada bagian kepala dan tangan, sehingga harus segera dibawa ke Puskesmas Paron. Selain itu, pengemudi pick up dan seorang penumpangnya turut mengalami luka-luka akibat benturan keras di dalam kabin.
Menurut Budi Alip, perangkat Desa Dawu, situasi saat kejadian berlangsung sangat cepat dan mengejutkan warga sekitar.
“Setelah mengenai truk yang berhenti, pikap itu langsung berbelok ke kiri dan menghajar warung. Empat orang akhirnya terluka dan semuanya dibawa ke puskesmas,” tuturnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Harianto, menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Ia menegaskan bahwa serempetan dengan truk parkir merupakan rangkaian awal dari insiden tersebut, namun faktor lain juga masih didalami.
“Mobil dari arah timur sempat menyinggung truk yang berhenti di pinggir jalan dan kemudian bergerak ke kiri hingga menabrak warung. Korbannya ada empat orang, termasuk pemilik warung dan pengunjung. Untuk penyebab detail, kami masih mengumpulkan keterangan tambahan,” ujarnya.
Petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi bangunan warung yang sempat roboh sebagian. Sebuah truk derek juga didatangkan untuk menarik pick up yang ringsek di bagian depan. Arus lalu lintas sempat tersendat beberapa waktu sebelum petugas selesai menata lokasi.
Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi kini menangani penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa pengemudi pick up, saksi-saksi, dan pemilik truk parkir. Polisi juga akan menilai apakah terdapat pelanggaran terkait posisi parkir truk, kecepatan pick up, maupun faktor kelalaian lain.
Hingga saat ini, keempat korban masih menjalani perawatan dan pemeriksaan medis. Sementara itu, kerugian materi akibat kerusakan warung masih dalam pendataan oleh pemilik bersama pihak kepolisian.(Kusnanto).
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Kris

