Berita Terkini
Trending Tags

Satu Perusahaan Garmen di Magetan Pailit, Disnaker Pastikan Masih Ada 229 Perusahaan Aktif

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 365
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PT KSS Indo Apparel dinyatakan Pailit, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Dunia industri di Kabupaten Magetan menghadapi dinamika baru. Salah satu perusahaan garmen, PT KSS Indo Apparel yang berlokasi di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, resmi dinyatakan pailit dan telah berhenti beroperasi sejak 13 Februari 2025.

Perusahaan yang berdiri sejak 2021 ini gulung tikar setelah mengalami penurunan jumlah pesanan secara drastis, yang berdampak pada ketidakmampuan membiayai operasional.

“Pabrik itu dinyatakan pailit karena orderan terus menurun dan akhirnya tidak mampu lagi membiayai operasional,” ungkap Yuli Purnomo, Kepala Bidang Hubungan Industrial, Syarat Kerja, dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan, Rabu (25/06/2025).

PT KSS Indo Apparel sempat menjadi salah satu pabrik produksi pakaian dengan jumlah tenaga kerja mencapai 400 orang. Namun seiring waktu, jumlah itu menyusut hingga tersisa 210 pekerja pada Juli 2024, sebelum akhirnya seluruh operasional dihentikan.

“Pada masa akhir, hanya sebagian saja karyawan yang bekerja. Tapi setelah dinyatakan pailit, sebagian besar dari mereka sudah beralih ke pabrik lain atau mencari pekerjaan baru,” imbuh Yuli.

Meski terjadi penutupan satu perusahaan besar, Disnaker mencatat bahwa kondisi umum sektor industri di Magetan masih tergolong stabil. Sebanyak 229 perusahaan dari berbagai sektor tercatat masih aktif beroperasi.

Yuli menyebutkan, perusahaan-perusahaan tersebut tersebar di bidang industri pengolahan kayu, gula, rokok, koperasi, energi, hingga pupuk. Beberapa bahkan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, seperti pabrik rokok Tri Mitra (Gudang Garam) yang mempekerjakan lebih dari 1.000 orang.

“Untuk sektor gula, meski bersifat musiman, saat musim giling bisa menyerap hingga ratusan tenaga kerja. Di Magetan sendiri masih ada dua pabrik gula yang aktif,” jelasnya.

Di tengah dinamika ini, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan RI mulai menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi pekerja.

Mengacu pada Permenaker Nomor 5 Tahun 2025, besaran BSU yang diberikan adalah Rp300.000 per bulan selama dua bulan, yaitu untuk Juni dan Juli 2025. Pencairannya dilakukan sekaligus sebesar Rp600.000 pada bulan Juni 2025.

Adapun syarat penerima BSU 2025 adalah, Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK, dan masuk peserta aktif program BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025.

Dengan 229 perusahaan yang masih aktif, peluang pekerja sektor formal di Magetan untuk menerima BSU dinilai cukup besar.

“Program ini diharapkan dapat menjadi bantalan sosial yang efektif di tengah tantangan ekonomi pasca pandemi dan tekanan global”, pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Ngawi Amankan Truk Bermuatan 3 Ton Pupuk Subsidi Tanpa Dokumen Resmi

    Polres Ngawi Amankan Truk Bermuatan 3 Ton Pupuk Subsidi Tanpa Dokumen Resmi

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi mengungkap kasus penyalahgunaan pupuk bersubsidi jenis Urea dan Phonska, yang dilakukan oleh pelaku berinisial R bin R (58) dan AR bin NF (25). Keduanya, beralamat di Desa Karanganyar Kecamatan Reban Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah. Kasus ini bermula, pada Selasa (04/03/2025) sekira pukul 19.00 WIB, Tim Tiger […]

    Bagikan
  • Petani Magetan Akui Distribusi Pupuk Lebih Mudah, Serapan Capai 60 Persen

    Petani Magetan Akui Distribusi Pupuk Lebih Mudah, Serapan Capai 60 Persen

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Para petani di Kabupaten Magetan mengaku tahun ini distribusi pupuk subsidi terasa lebih mudah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan oleh Mbah Pangat, salah satu petani di Desa Pojok, Kecamatan Kawedanan. “Sekarang lebih gampang, stoknya juga cukup. Kalau harga urea sekitar Rp. 135 ribu, Poska Rp. 140 ribu per sak. Lebih […]

    Bagikan
  • Trotoar Sisi Barat Jalan Pahlawan Diperlebar, DPUPR Kota Madiun Target Rampung Desember

    Trotoar Sisi Barat Jalan Pahlawan Diperlebar, DPUPR Kota Madiun Target Rampung Desember

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus berupaya mempercantik dan meningkatkan kenyamanan kawasan pusat kota. Salah satunya dengan melakukan pelebaran trotoar di sisi barat Jalan Pahlawan. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah pengunjung yang datang ke kawasan pusat kota, terutama dari area Pahlawan Business […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Targetkan Pembangunan 100 Unit RTLH dan 55 Unit Jambanisasi

    Pemkot Madiun Targetkan Pembangunan 100 Unit RTLH dan 55 Unit Jambanisasi

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Virtual Account (VA) bagi penerima Bantuan Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Jambanisasi untuk tahun anggaran 2025. Kegiatan ini digelar di Aula Kecamatan Manguharjo, Selasa (24/06/2025). Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga secara simbolis […]

    Bagikan
  • Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

    Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran Kota Madiun saat kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu (19/4/2026) lalu menuai perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) […]

    Bagikan
  • Penuh Semangat, Pelajar Tunjukkan Kekompakan di LKBB Paskaraksa SMAN 4 Madiun

    Penuh Semangat, Pelajar Tunjukkan Kekompakan di LKBB Paskaraksa SMAN 4 Madiun

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – SMA Negeri 4 Kota Madiun menggelar Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) bertajuk Paskaraksa pada Sabtu (27/09/2025). Ajang ini diikuti oleh peserta dari tingkat SMP maupun SMA di Kota Madiun, bahkan luar kota seperti Ponorogo dan Bojonegoro. Para peserta tampil dengan penuh semangat, menunjukkan variasi baris-berbaris terbaik yang dikombinasikan dengan kekompakan dan […]

    Bagikan
expand_less