Berita Terkini
Trending Tags

Investigasi Berlanjut, Sistem Prasarana Perlintasan KA Malioboro Ekspres Dinyatakan Normal

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
  • visibility 109
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Denny Michels Adlan, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya memastikan seluruh sistem prasarana dan sinyal di perlintasan sebidang JPL 08 KM 176+586 dalam kondisi baik saat insiden kecelakaan KA Malioboro Ekspres terjadi. Kepastian ini disampaikan setelah dilakukan pengecekan langsung di lokasi pada Selasa (20/05/2025).

“Kami sudah cek kondisi fisik dan sistem sinyalnya, semuanya berfungsi dengan baik,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia menjelaskan bahwa perlintasan tersebut dijaga oleh empat petugas secara bergiliran dalam tiga shift per hari. Masing-masing shift diisi satu orang dengan durasi kerja delapan jam.

“Petugas sudah dibekali jadwal kedatangan kereta dan kompetensi teknis. Itu sudah kami verifikasi di pos,” tambahnya.

Mengenai dugaan kelalaian manusia, pihak Balai belum bisa memberikan kesimpulan. Penyelidikan masih sepenuhnya ditangani oleh pihak kepolisian.

“Kami tidak berada pada posisi menyimpulkan adanya human error. Tugas kami hanya memastikan alat bantu bekerja dengan baik,” tegasnya.

Ia juga mengonfirmasi keberadaan CCTV di lokasi perlintasan, namun tidak beroperasi.

“CCTV memang ada, tetapi tidak bisa beroperasi. Detailnya masih didalami bersama kepolisian,” katanya.

Sistem peringatan dini berupa lonceng telah tersedia di pos penjagaan. Komunikasi antar petugas dilakukan melalui telepon, dan palang perlintasan ditutup serta dibuka secara manual berdasarkan sinyal masuk dan keluarnya kereta.

“Palang biasanya ditutup saat kereta berjarak sekitar satu kilometer dari perlintasan,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa jalur ini sering mengalami crossing, yakni kondisi ketika dua kereta datang dari arah berlawanan dalam waktu berdekatan. Dalam sehari, crossing bisa terjadi hingga empat kali.

“Petugas harus ekstra waspada karena jeda antar kereta kadang hanya hitungan detik,” ujarnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi resmi dari kepolisian.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIM Maarif Magetan dan PMII Magetan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025). Mereka menyoroti kebijakan pengadaan mobil dinas baru di awal pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Magetan. Massa aksi membawa poster bertuliskan “Rakyat Magetan Bersuara” dan melakukan orasi yang menyinggung […]

    Bagikan
  • Sepasma 2025, Angkat Potensi Budaya dan Ekonomi Kreatif Pesona Seligkar Wilis

    Sepasma 2025, Angkat Potensi Budaya dan Ekonomi Kreatif Pesona Seligkar Wilis

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi membuka gelaran tahunan Sepasar Ing Madiun (Sepasma) 2025 di Lapangan Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kamis malam (11/07/2025). Mengusung tema Pesona Selingkar Wilis, hajatan budaya ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-457. Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi dan Ketua Tim […]

    Bagikan
  • Reklamasi Sempadan Sungai, Antisipasi Bencana Tambang di Ponorogo

    Reklamasi Sempadan Sungai, Antisipasi Bencana Tambang di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upaya mengantisipasi potensi bencana akibat aktivitas pertambangan dilakukan oleh aktivis lingkungan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo serta warga Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui aksi reklamasi di sempadan sungai dengan penanaman ratusan bibit pohon, Kamis (18/12/2025). Penanaman pohon ini bertujuan memperkuat struktur tanah serta menekan risiko longsor dan banjir, […]

    Bagikan
  • Satnarkoba Polres Madiun Kota Bekuk Dua Pengedar, Amankan 300 Gram Sabu-Sabu

    Satnarkoba Polres Madiun Kota Bekuk Dua Pengedar, Amankan 300 Gram Sabu-Sabu

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Madiun Kota mengungkap dua kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu pada Februari 2026. Dari dua lokasi berbeda, polisi mengamankan total barang bukti sekitar 300 gram atau 3 ons sabu dan menetapkan dua tersangka sebagai pengedar. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers oleh Kasatnarkoba Polres Madiun Kota, […]

    Bagikan
  • Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Ngawi, Puluhan Rumah Terendam

    Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Ngawi, Puluhan Rumah Terendam

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ngawi pada Selasa siang hingga sore (20/1/2026) memicu serangkaian bencana alam di beberapa kecamatan. Banjir, tanah longsor, hingga robohnya tiang listrik dilaporkan terjadi hampir bersamaan. Daerah paling terdampak berada di Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar. Sungai setempat tak mampu menahan debit air dan meluap, merendam sedikitnya […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah petani di Kabupaten Magetan masih mengeluhkan dengan harga pupuk bersubsidi yang dinilai belum turun. Padahal pemerintah pusat telah menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET). Menanggapi hal itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan memberikan penjelasan. Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas TPHP Magetan, Edy Utomo, mengatakan […]

    Bagikan
expand_less