Berita Terkini
Trending Tags

Viral Nota Mahal di Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Harga Tak Wajar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 337
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nota Mahal bukti transaksi di salah satu warung yang ada di sekitar telaga Sarangan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan Magetan Jawa Timur kembali menjadi perbincangan publik. Bukan soal keindahan alamnya, namun harga makanan minuman yang dinilai tidak wajar. Hal itu pun viral di media social usai salah satu wisatawan membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dirasakan saat bertransaksi di salah satu warung sekitar telaga di lereng Gunung Lawu tersebut.

Pengguna Facebook, Agus Suyono, mengunggah cerita sekelompok wisatawan yang merasa harus membayar terlalu mahal hanya untuk beberapa minuman dan camilan. Unggahannya kemudian menyebar luas dan menuai beragam komentar.

Dalam unggahan tersebut, Agus membagikan foto nota bertuliskan tangan yang mencantumkan menu seperti jahe susu, kopi pahit, pop mie, es kopi campur, hingga teh panas. Total harga yang tertera mencapai Rp. 506 ribu. Agus menyindir tingginya biaya tersebut, menyatakan bahwa “harga ngopi di warung biasa jelas tidak sampai segitu,” memberikan gambaran bahwa tarif itu dinilai tidak masuk akal.

Unggahan itu langsung memancing reaksi warganet. Banyak yang menilai harga tersebut jauh dari wajar, terlebih jika dibandingkan dengan warung atau rumah makan di luar area wisata Sarangan. Sebagian pengguna media sosial juga khawatir praktik seperti ini bisa membuat wisatawan merasa kapok.

Seorang warganet bahkan menulis komentar, “Kalau begini terus, jangan kaget kalau wisatawan malas balik lagi.”

Selain menyoroti harga yang dinilai mencekik, Agus turut menyinggung dampak jangka panjang bagi citra pariwisata Magetan. Ia menyebut bahwa pengalaman seperti itu bisa membuat pengunjung merasa dirugikan atau “kena getok,” sehingga enggan berwisata kembali ke Sarangan.

Agus juga menyorot keberadaan petugas berseragam biru yang biasanya berjaga di sekitar telaga. Menurutnya, keberadaan petugas mestinya memberikan rasa aman bagi pengunjung, termasuk dari praktik harga tidak wajar. Ia menulis bahwa pengunjung semestinya mendapatkan perlindungan, bukan dibiarkan menghadapi situasi seperti itu.

Ia bahkan mengingatkan bahwa warung yang sama sebelumnya pernah viral karena masalah serupa. Namun, menurutnya, persoalan kembali terulang tanpa adanya perbaikan yang terlihat. Unggahannya ditutup dengan nada satir, menggambarkan pengalaman itu sebagai “benar-benar horor,” menunjukkan betapa tidak menyenangkannya kondisi yang dialami wisatawan tersebut.

Kasus ini kembali memunculkan tuntutan agar pihak pengelola dan instansi terkait melakukan pengawasan lebih ketat terhadap harga di kawasan wisata unggulan seperti Telaga Sarangan. Jika dibiarkan, praktik semacam ini dikhawatirkan dapat merusak reputasi tempat wisata sekaligus merugikan para pengunjung. Warganet berharap ada langkah tegas agar Sarangan tetap dikenal karena keindahan alamnya, bukan karena kisah nota mahal yang membuat wisatawan trauma.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASTON Madiun Rayakan HUT ke-11 dengan Kedaton Rustic Food Festival

    ASTON Madiun Rayakan HUT ke-11 dengan Kedaton Rustic Food Festival

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-11, Hotel ASTON Madiun menggelar acara spesial bertajuk Kedaton Rustic Food Festival pada Kamis malam (12/06/2025). Festival ini dibuka secara simbolis oleh Wali Kota Madiun, Maidi, bersama jajaran manajemen Hotel ASTON, melalui prosesi pemotongan pita. Acara ini juga turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota […]

    Bagikan
  • Sederet Eks-Timnas Ramaikan Perayaan Super Copa 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

    Sederet Eks-Timnas Ramaikan Perayaan Super Copa 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perayaan Super Copa 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola. Kehadiran para pemain nasional dalam laga eksebisi Timnas All Star kontra Gontor FC dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran karakter bagi para santri. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pondok Gontor, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Minggu (31/5), […]

    Bagikan
  • Seleksi Tahap I PPIH 2026 di Magetan Berjalan Lancar, 14 Peserta Gugur Verifikasi

    Seleksi Tahap I PPIH 2026 di Magetan Berjalan Lancar, 14 Peserta Gugur Verifikasi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi tahap pertama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter tahun 1447 H/2026 M tingkat kabupaten/kota digelar di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemhaj) Kabupaten Magetan. Pelaksanaan tes berbasis komputer dan gawai berlangsung relatif lancar meski sempat ditemui kendala teknis. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Akhmad […]

    Bagikan
  • Rumah Eks-PPKom Proyek Monumen Reog Ponorogo dan Ketua KONI Digeledah KPK

    Rumah Eks-PPKom Proyek Monumen Reog Ponorogo dan Ketua KONI Digeledah KPK

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan rangkaian penggeledahan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Jumat (28/11/2025). Bahkan disinyalir penyidikan KPK mengarah ke mega proyek Monumen Reog dan Museum Peradapan (MRMP). Hal itu terlihat dari penggeledahan di rumah Yesi Daniel Tri Baskoro, mantan Kabid Kebudayaan Disbudparpora yang juga PPKom proyek MRMP di […]

    Bagikan
  • Tujuh Pompa Air Sawah Raib Digondol Maling, Petani Terancam Gagal Atur Irigasi Saat Kemarau

    Tujuh Pompa Air Sawah Raib Digondol Maling, Petani Terancam Gagal Atur Irigasi Saat Kemarau

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim kemarau yang seharusnya menjadi waktu krusial bagi petani untuk menjaga pasokan air ke lahan pertanian justru diwarnai keresahan. Sebanyak tujuh unit pompa air milik petani di Desa Bogorejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, dilaporkan hilang dicuri dalam satu malam. Salah satu korban, Amir Saripudin, mengaku baru mengetahui pompa miliknya hilang saat […]

    Bagikan
  • Usai OTT oleh KPK, Rumah Kelahiran Bupati Sugiri Terpantau Sepi

    Usai OTT oleh KPK, Rumah Kelahiran Bupati Sugiri Terpantau Sepi

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wartawan Sinergia Mediatama melakukan penelusuran ke rumah tempat kelahiran Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di wilayah Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Dari pantauan di lokasi pada Sabtu (08/11/2025) siang, suasana rumah bercat abu-gelap dengan halaman luas itu tampak sepi. Tak terlihat aktivitas berarti. Salah satu kerabat yang ditemui di sekitar rumah […]

    Bagikan
expand_less