Pohon Mahoni Tumbang di Magetan, Dua Pengendara Motor Luka Serius di Jalan Parang–Lembeyan
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 15
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem kembali memicu insiden membahayakan di Kabupaten Magetan. Sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menimpa dua pengendara motor yang melintas di Jalan Raya Parang–Lembeyan, tepatnya di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Dua perempuan muda itu mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menjelaskan bahwa tumbangnya pohon bertepatan dengan situasi cuaca ekstrem yang terjadi tiba-tiba. Menurutnya, pohon mahoni mendadak roboh dan langsung menimpa pengendara yang melintas.
“Kejadian berlangsung sekitar pukul tujuh malam. Pohon mahoni patah dan jatuh ke badan jalan hingga mengenai pengendara motor, menyebabkan keduanya terjatuh dan terluka,” jelasnya.
Batang pohon yang menutupi jalan membuat arus lalu lintas tersendat. Petugas BPBD bersama warga kemudian melakukan pemotongan dan pembersihan agar akses kendaraan kembali normal.
Korban diketahui bernama Cindy Endang Lestari (24) dan penumpangnya, Luna Alisa (17), warga Desa Pragak, Kecamatan Parang. Keduanya mengendarai motor Honda Beat Street bernopol AE-4412-OI saat kejadian.
Cindy mengalami luka di belakang kepala, robek pada bibir, serta cedera di pelipis, sementara Luna menderita luka robek pada pelipis kanan dan pembengkakan di bagian belakang kepala.
Setelah mendapatkan pertolongan awal di Puskesmas Parang, keduanya dirujuk ke RSUD Magetan untuk penanganan medis lanjutan.
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Prihasmoro, yang meninjau lokasi kejadian menekankan bahwa keselamatan korban menjadi fokus utama penanganan pemerintah daerah. Ia menyampaikan rasa prihatin dan memastikan koordinasi bantuan akan dilakukan.
“Ini benar-benar musibah. Yang paling penting kami pastikan dulu penanganan keselamatan korban. Bantuan untuk keluarga akan segera dikoordinasikan agar bisa meringankan beban mereka,” ujarnya.
Suyatni juga meminta warga lebih waspada terhadap pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang, terutama saat cuaca ekstrem. Ia mengimbau masyarakat segera melapor ke RT, RW, pemerintah desa, atau Dinas Lingkungan Hidup jika menemukan pohon yang miring atau berisiko roboh, agar dapat segera ditangani. (kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez


