Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Hujan Deras Picu Luapan Air di Ngariboyo, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Drainase

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 255
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Arus Banjir di wilayah Ngariboyo menutup akses jalan. Foto : Jepretan Layar

Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Selasa (3/3/2026) petang, menyebabkan air meluap hingga menutup badan jalan. Arus yang cukup deras membuat sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa berhenti, bahkan beberapa di antaranya terseret aliran air saat mencoba melintas.

Tak hanya mengganggu arus lalu lintas, luapan air juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Sejumlah lapak pedagang takjil di tepi jalan dilaporkan terdampak dan sebagian dibongkar akibat derasnya arus.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, yang akrab disapa Kang Suyat, turun langsung ke lokasi bersama jajaran terkait untuk melakukan peninjauan dan mencari penyebab utama terjadinya luapan air.

Dari hasil pemantauan sementara, ditemukan bahwa saluran drainase di sekitar lokasi berukuran relatif kecil dan tidak sebanding dengan volume air saat hujan deras turun. Selain itu, terdapat sedimen yang mengendap sehingga mempersempit aliran air.

“Hari ini kami turun untuk mencari penyebabnya terlebih dahulu. Setelah diketahui sumber masalahnya, penanganan bisa dilakukan secara tepat. Di beberapa titik, seperti di kawasan Jalan Diponegoro dan Selosari, ditemukan adanya sedimen yang meninggi sehingga aliran air tidak lancar. Ini yang akan segera kami atasi,” ujar Kang Suyat, Rabu (4/3/2026).

Image Not Found
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro melakukan peninjauan dan mencari penyebab utama terjadinya luapan air. Foto : Jepretan Layar

Kondisi tersebut diperparah oleh tumpukan sampah yang menyumbat saluran. Aliran air yang terhambat akhirnya meluap ke permukaan jalan. Menurutnya, selain persoalan teknis infrastruktur, perilaku membuang sampah sembarangan juga menjadi faktor utama yang memicu banjir lokal tersebut.

Suyatni menjelaskan, dalam jangka pendek, luapan air jelas mengganggu kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Sementara dalam jangka menengah, genangan berulang dapat mempercepat kerusakan jalan.

“Kalau jalan cepat rusak, anggaran daerah akan tersedot untuk perbaikan. Padahal dana tersebut seharusnya bisa dialokasikan untuk sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan. Umur jalan yang pendek berarti biaya perawatan makin besar,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa persoalan drainase bukan semata tanggung jawab pemerintah. Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar saluran air tetap berfungsi optimal.

Pemerintah Kabupaten Magetan berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase, termasuk normalisasi saluran dan pembersihan secara berkala. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko luapan air saat intensitas hujan tinggi.

Suyatni juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Warga diimbau tidak lagi membuang sampah ke saluran air, termasuk menyapu sampah ke dalam lubang drainase di tepi jalan.

“Drainase harus fungsional. Jangan lagi ada yang membuang sampah ke saluran air. Kalau ada kotoran di depan rumah, sebaiknya dibersihkan sendiri tanpa harus menunggu petugas datang. Ini tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp3 juta per RT yang dapat dimanfaatkan untuk penanganan persoalan lingkungan, termasuk perbaikan dan normalisasi drainase di wilayah masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen segera melakukan perbaikan pada titik-titik drainase yang mengalami sedimentasi serta meningkatkan koordinasi dengan dinas terkait agar persoalan irigasi dan saluran air mendapat perhatian lebih serius, guna mencegah banjir besar kembali terjadi di Magetan.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Perlu Antri, RSUD Dolopo Siap Antar Obat Pasien Rawat Jalan

    Tak Perlu Antri, RSUD Dolopo Siap Antar Obat Pasien Rawat Jalan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pasien rawat jalan kini tak perlu lama lagi menunggu obat di RSUD Dolopo milik Pemerintah Kabupaten Madiun. Cukup ke loket pedaftaran layanan Sahabat Antar Obat (SOBAT) di Gedung Farmasi, petugas akan mengirimkan obat yang diresepkan dokter langsung ke rumah pasien rawat jalan. Direktur RSUD Dolopo, drg. Mulyadi, M.Kes menyatakan program […]

    Bagikan
  • 150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan perjalanan kereta api. Kali ini, KAI menggandeng ratusan pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Fattah, Kabupaten Nganjuk, dalam kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api, Jumat (6/2/2026). Sedikitnya 150 siswa mengikuti kegiatan yang diinisiasi Tim […]

    Bagikan
  • Pasar Murah di Selosari, Warga Antusias Dapatkan Sembako Harga Terjangkau

    Pasar Murah di Selosari, Warga Antusias Dapatkan Sembako Harga Terjangkau

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan warga memadati Rumah Promosi Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (05/10/2025), untuk berbelanja kebutuhan pokok dalam pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini sangat ditunggu masyarakat, terutama di tengah naiknya harga sejumlah bahan pangan di pasaran. Salah satu warga, Erna, mengaku senang bisa mendapatkan […]

    Bagikan
  • KA Dhoho Tabrak Truk Mogok di Perlintasan Blitar, Ini Kronologi Lengkapnya

    KA Dhoho Tabrak Truk Mogok di Perlintasan Blitar, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar  — Insiden dramatis terjadi di perlintasan sebidang antara Stasiun Blitar–Garum, Selasa malam (28/4/2026), ketika sebuah truk mogok di tengah rel dan tertemper kereta api KA Dhoho. Kejadian ini kembali menyoroti rendahnya disiplin pengguna jalan di perlintasan kereta api. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.35 WIB di JPL 190 Km 120+448. Kereta api […]

    Bagikan
  • Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bakal melelang puluhan kendaraan dinas yang sudah tak lagi layak pakai. Proses lelang akan digelar secara daring lewat situs resmi milik negara. Total ada 95 unit kendaraan yang akan dilepas, terdiri dari 12 mobil dan 83 sepeda motor. Seluruhnya […]

    Bagikan
  • Jadi Koki di Restoran Kota Madiun,  WNA Asal China Dideportasi

    Jadi Koki di Restoran Kota Madiun,  WNA Asal China Dideportasi

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun mendeportasi seorang warga negara China berinisial ZK (46), setelah terbukti melanggar aturan keimigrasian. ZK diketahui overstay sekaligus bekerja sebagai juru masak di salah satu restoran di Kota Madiun tanpa izin yang sesuai. ZK diamankan petugas Imigrasi Madiun pada 4 Agustus 2026. Penindakan dilakukan setelah […]

    Bagikan
expand_less