Berita Terkini
Trending Tags

Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 63
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polsek Magetan bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban, Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Seorang wanita paruh baya bernama Janem (55), warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan/Kabupaten Magetan, diamankan warga setelah nekat menjambret kalung emas milik mantan majikannya, Selasa (3/3/2026) pagi. Aksi tersebut dilakukan di rumah korban, Sukini (72), warga Kelurahan Sukowinangun.

Insiden berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB, ketika korban baru keluar dari kamar mandi dan mendapati seseorang telah masuk ke dalam rumah. Pelaku mengenakan helm, masker, serta sarung tangan hitam, sehingga wajahnya tidak dikenali. Saat korban menanyakan identitasnya, pelaku justru langsung mendekat, mencekik korban, lalu menarik paksa kalung emas seberat 8 gram yang ia kenakan.

Korban, Sukini, mengaku terkejut sekaligus takut saat mendapati pelaku masuk rumah tanpa izin. “Saya curiga karena dia pakai helm dan masker. Begitu saya tanya siapa, dia langsung menarik kalung saya sampai putus. Saya teriak minta tolong, lalu warga datang menangkapnya. Setelah dibuka penutup wajahnya, ternyata dia orang yang pernah saya pekerjakan,” kata Sukini.

Usai merampas perhiasan senilai sekitar Rp9 juta itu, pelaku melarikan diri ke arah Jalan Raya Mayjen Sungkono. Korban berteriak meminta pertolongan, sehingga warga sekitar bergegas melakukan pengejaran. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap tak jauh dari lokasi. Ketika penutup wajah dilepas, warga terkejut karena mengenali pelaku sebagai mantan pekerja korban yang dulu membantu berjualan nasi.

Image Not Found
Pelaku akhirnya berhasil ditangkap tak jauh dari lokasi, Foto : Kusnanto

Dalam upaya kabur, pelaku sempat membuang kalung emas ke sebuah taman di tengah jalan. Barang bukti itu berhasil ditemukan warga sebelum pelaku diserahkan kepada polisi.

Cucu korban, Febri Susila Aji, mengatakan dirinya ikut mengejar pelaku saat mendengar teriakan neneknya. “Saya ikut mengejar, tapi pelakunya sempat lari ke jalan raya. Syukurlah warga bisa menangkapnya dan menemukan kalung nenek,” ujar Febri.

Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban.

“Begitu ada laporan, kami langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Dalam waktu singkat pelaku berhasil kami identifikasi dan amankan beserta barang bukti,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan petugas meliputi kalung emas 8 gram dan liontin, helm hitam, sarung tangan hitam, serta masker hitam.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang Lebaran saat kasus kriminalitas cenderung meningkat. Hindari memakai perhiasan yang mencolok di tempat umum, dan segera laporkan jika melihat hal mencurigakan,” imbuhnya.

Pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Magetan untuk pendalaman motif, yang diduga kuat berkaitan dengan himpitan ekonomi dan utang pribadi. (kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solar Sulit, Sopir Madiun Menjerit,  Pertamina Klaim Beberapa SPBU Tunggu Pengiriman

    Solar Sulit, Sopir Madiun Menjerit,  Pertamina Klaim Beberapa SPBU Tunggu Pengiriman

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga di wilayah Madiun dalam beberapa minggu terakhir mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar. Sejumlah SPBU di Kabupaten maupun Kota Madiun diketahui mengalami kekosongan stok, sehingga antrean panjang kendaraan tak terhindarkan. Pantauan di lapangan SPBU Jiwan misalnya memasang pemberitahuan pada pukul 10.00 WIB “Sedang menunggu kiriman”.Sementara di […]

    Bagikan
  • Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pencarian Ilut Apriliani, remaja penyandang disabilitas yang dilaporkan hilang di hutan Desa Lembean Wetan, Kecamatan Lembean, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus dilakukan hingga Minggu (11/5/2025). Memasuki hari ketiga, keberadaan Ilut masih belum diketahui meskipun ratusan personel gabungan telah dikerahkan. Sekitar 200 petugas dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga menyisir hutan […]

    Bagikan
  • ASN di Lingkup Pemkab Ponoroggo Dituntut Tingkatkan Kinerja dan Lebih Profesional

    ASN di Lingkup Pemkab Ponoroggo Dituntut Tingkatkan Kinerja dan Lebih Profesional

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Memasuki tahun anggaran 2026, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo diminta tidak menunda pekerjaan. Sejak awal tahun, seluruh perangkat daerah diharapkan langsung bergerak cepat agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana. Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Sugiharto, menegaskan bahwa awal tahun merupakan fase krusial dalam menata ritme kerja […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih di 206 Desa dan Kelurahan

    Pemkab Madiun Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih di 206 Desa dan Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mempercepat proses pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa. Langkah ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM). Sekretaris Disperdagkop UM Kabupaten Madiun, Agus Sujudi, […]

    Bagikan
  • Aktivitas Pasar Hewan di Ngawi Lesu Dampak PMK

    Aktivitas Pasar Hewan di Ngawi Lesu Dampak PMK

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Ngawi Jawa Timur terus meningkat. Sesuai data Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Ngawi,per 8 Januari 2025, sebanyak 707 ekor sapi terpapar wabah PMK. Dari jumlah itu 83 mati, 185 sapi berhasil sembuh dan sisanya masih dalam perawatan. “Kami dari DPP Ngawi […]

    Bagikan
  • Beli Motor Pakai Jutaan uang Koin, Showroom di Ponorogo Heboh

    Beli Motor Pakai Jutaan uang Koin, Showroom di Ponorogo Heboh

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana tak biasa terjadi di sebuah dealer sepeda motor di Kabupaten Ponorogo, Senin (01/09/2025). Seorang warga Desa Sendang, Kecamatan Ngrayun, mendatangi showroom tersebut dengan membawa empat karung dan satu kardus berisi uang koin. Uang receh pecahan Rp500 dan Rp1.000 itu dipakai untuk membeli sepeda motor baru seharga Rp20,4 juta. Adalah Sunarta, […]

    Bagikan
expand_less