Berita Terkini
Trending Tags

Talud Jembatan Selorejo Longsor, BPBD Magetan Pasang Terpal dan Rambu Peringatan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 170
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Talud Jembatan Selorejo Longsor, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Kawedanan pada Minggu (15/06/2025) sore mengakibatkan talud sayap Jembatan Selorejo di Dukuh Ponggok, Desa Selorejo, longsor. Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan menyebabkan kerusakan cukup signifikan.

Kepala Seksi Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan, Eka Wahyudi, menyampaikan bahwa longsor mengakibatkan talud setinggi sekitar 6 meter dan sepanjang 12 meter runtuh ke dasar aliran. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun dampaknya jembatan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat bertonase berat untuk sementara waktu.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah melakukan pemasangan terpal untuk mencegah longsor susulan dan memasang rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi jembatan,” jelas Eka pada Senin (16/06/2025).

Saat ini, akses di sekitar jembatan hanya aman dilalui oleh kendaraan ringan dan sepeda motor dengan kehati-hatian tinggi. Kejadian berawal saat hujan mengguyur kawasan sejak pukul 17.30 WIB. Sekitar setengah jam kemudian, longsor terjadi di sisi talud jembatan yang diduga akibat kondisi tanah yang jenuh air dan minimnya penahan struktur.

Mendapati laporan dari warga, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Magetan segera bergerak ke lokasi bersama tim TRC-PB untuk melakukan kaji cepat. Selain pemasangan terpal dan rambu, pihak BPBD juga telah melakukan koordinasi lintas sektor untuk penanganan lanjutan.

BPBD Kabupaten Magetan akan berkoordinasi dengan Tim Teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk penanganan rekonstruksi talud yang longsor. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama mereka yang tinggal di wilayah rawan longsor.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan tanda-tanda potensi longsor seperti retakan tanah, pohon atau tiang yang mulai miring, suara gemuruh dari lereng, atau air keruh yang keluar dari celah tanah,” ujar Eka.

Masyarakat juga diminta untuk menghindari aktivitas di lereng saat dan pasca hujan lebat, tidak melewati area yang telah dipasangi terpal atau barikade, menyiapkan tas darurat berisi dokumen penting, obat, makanan ringan, dan air, serta selalu memantau informasi resmi dari BPBD dan BMKG.

“Kewaspadaan dan kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam menghadapi bencana alam seperti ini. Mari kita jaga keselamatan bersama,” pungkas Eka.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Ponorogo Bagikan Ratusan Paket Sembako Untuk Tukang Becak

    Polres Ponorogo Bagikan Ratusan Paket Sembako Untuk Tukang Becak

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polres Ponorogo bersama sejumlah organisasi mahasiswa menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) bagi para pengemudi becak kayuh di depan gerbang Mapolres Ponorogo, Senin pagi (20/10/2025). Setidaknya ada 250 tukang becak menerima paket sembako yang diserahkan langsung oleh Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo. Kegiatan ini melibatkan perwakilan mahasiswa dari HMI, PMII, IMM, […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Siapkan 23 M, Untuk Membangun Gedung SD dan SMP

    Bupati Madiun Siapkan 23 M, Untuk Membangun Gedung SD dan SMP

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto bersikap cepat melihat kondisi rusaknya sejumlah bangunan baik gedung SD maupun SMP. Tahun ini Pemkab Madiun sudah menyiapkan anggaran sebanyak 23 Milyar untuk membangun gedung SD dan SMP. Bupati mengatakan, rusaknya bangunan tidak disebabkan bencana alam. Gedung yang kurang layak ditempati artinya tidak ujug-ujug mengalami kerusakan. […]

    Bagikan
  • Identitas Pelaku “Balap Orang” di Maospati Terungkap, Melibatkan Oknum ASN dan Kreator Konten TikTok

    Identitas Pelaku “Balap Orang” di Maospati Terungkap, Melibatkan Oknum ASN dan Kreator Konten TikTok

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Misteri di balik aksi “balap orang” yang sempat membuat geram warga Maospati akhirnya terkuak. Dua sosok yang terekam adu cepat di jalan nasional Twins Road Maospati–Magetan itu ternyata bukan warga biasa. Salah satunya diketahui merupakan oknum ASN Pemkab Magetan, sementara seorang lainnya dikenal sebagai kreator konten TikTok. Aksi tersebut sebelumnya viral […]

    Bagikan
  • Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, 800 Petugas Siap Sisir Pelaku Usaha di Kabupaten Madiun

    Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, 800 Petugas Siap Sisir Pelaku Usaha di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebanyak 800 petugas Sensus Ekonomi 2026 resmi diterjunkan untuk melakukan pendataan sektor usaha dan aktivitas ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Madiun. Pendataan yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut berlangsung serentak mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pelepasan petugas dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam kegiatan Pencanangan […]

    Bagikan
  • Sinkronisasi Bupati dan Wabup Terpilih: Program Kerja 2025-2030 Resmi Dimulai

    Sinkronisasi Bupati dan Wabup Terpilih: Program Kerja 2025-2030 Resmi Dimulai

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kab Madiun-Bupati dan Wabup Madiun Terpilih memulai pergerakan program kerja bersama sejumlah OPD. Sinkronisasi dihadiri langsung Bupati Terpilih Hari Wuryanto dan Pj Sekda Kab Madiun, Sodik Heri Purnomo di Hotel Amaris lantai dua, Rabu (22/01/2025). Dikutip dari akun resmi instagram Bupati Madiun terpilih @mashariwuryanto, kegiatan sinkronisasi bersama seluruh jajaran OPD Pemkab Madiun disebut sebagai memulai […]

    Bagikan
  • Dana Habis, Lima Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Berhenti Operasi

    Dana Habis, Lima Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Berhenti Operasi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang tutup tahun anggaran, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan mengalami hambatan serius. Lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan kegiatan produksi dan distribusi karena dana operasional telah habis. Penghentian sementara ini bukan disebabkan kurangnya penerima manfaat, melainkan keterlambatan pencairan dana yang seluruhnya bersumber dari pemerintah pusat melalui […]

    Bagikan
expand_less