Pom Mini di Madiun Terbakar, Ruko dan Mobil Ludes Dilalap Api
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 204
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Sebuah pom mini yang berada di depan ruko milik Tanem (60).warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, ludes terbakar pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada mesin pom bensin.
Dalam video amatir yang beredar, kobaran api terlihat membesar hanya dalam hitungan menit hingga melahap seluruh bangunan beserta isinya. Api juga membakar satu unit mobil yang terparkir di dalam ruko.
Warga sekitar tidak berani mendekat karena api berkobar hebat disertai sejumlah ledakan. Dugaan sementara, suara ledakan berasal dari petasan yang dijual korban di dalam ruko tersebut.
“Kami mendapat informasi sekitar pukul 10.00 WIB bahwa ruko milik Mbah Tanem terbakar. Kami langsung melaporkan ke pemadam kebakaran agar segera dilakukan pemadaman. Warga tidak berani mendekat karena api sangat besar,” ujar Kepala Desa Sidorejo, Ana Setyawati.
Ia menambahkan, api awalnya terlihat kecil, namun cepat membesar karena di dalam ruko terdapat bahan mudah terbakar seperti pertalite dan tabung LPG.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, mengatakan pihaknya mengerahkan seluruh unit pemadam dari tiga pos untuk menjinakkan api.
“Setelah menerima laporan, kami mengerahkan semua unit yang ada di tiga pos untuk melakukan pemadaman. Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik. Kerugian masih dalam tahap penghitungan, kemungkinan di atas Rp500 juta,” kata Andy.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan, namun petugas masih melakukan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Usai kebakaran, aparat dari Polsek Kebonsari memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian untuk mengamankan area. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Satreskrim Polres Madiun guna memastikan penyebab pasti kebakaran.(Tov).
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Kris/Byg


