Berita Terkini
Trending Tags

KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

  • account_circle Ndor
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 2.628
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Sinergia | Kab Madiun – Lembaga tiga huruf atau dikenal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya masih mengintai kegiatan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) atau pokok-pokok pikiran (Pokir) milik DPRD Kabupaten Madiun tahun 2024-2025.

Nyatanya, sebanyak 1.400 titik kegiatan yang menggunakan anggaran BKK, masuk dalam kegiatan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP).

“Progres pencapaian kegiatan MCSP saat ini sudah mencapai 50 persen dan jika dalam kegiatan itu ditemukan  kesalahan akan dilaporkan ke Inspektorat. Kalau sudah selesai hasilnya dilaporkan ke KPK,” kata Hadi Sutikno, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD) Kabupaten Madiun, Selasa (17/02/2026).

Kegiatan MCSP ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tujuannya sebagai aksi pencegahan korupsi di kabupaten Madiun. Kegiatan itu sendiri sudah dilakukan Pemkab setempat sejak awal Februari tahun 2026.

Pemkab Madiun dalam MCSP menerjunkan 10 tim yang masing-masing tim berjumlah lima orang yang berasal gabungan dari lima organisasi perangkat daerah (OPD).

Terdiri dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas PMD ( Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Inspektorat, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Madiun.

“Untuk MCSP sudah kami laksanakan di awal bulan Februari 2026 kemarin. Fokus saja sasarannya ada di 1.400 titik BKK,” ungkap Hadi Sutikno.

Dia juga menjelaskan saat ini tim yang sudah turun melaksanakan kegiatan MCSP progresnya mencapai 50 persen. Jika ditemukan kesalahan ataupun kerugian dalam kegiatan BKK tahun 2024-2025, hasil semua kegiatan MCSP dilaporkan KPK.

Untuk diketahui, MCP (Monitoring Center for Prevention) KPK, yang kini berevolusi menjadi MCSP (Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention) pada tahun 2025, bertujuan untuk mendorong tata kelola pemerintahan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel guna mencegah tindak pidana korupsi. (Ndor/kris).

Bagikan
  • Penulis: Ndor
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diterjang Banjir, Wawali Bagus Panuntun Pantau Wilayah Kelurahan Pilangbango

    Diterjang Banjir, Wawali Bagus Panuntun Pantau Wilayah Kelurahan Pilangbango

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun memantau kondisi wilayah Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo yang terdampak banjir pada Sabtu (15/3/2025) malam. Didampingi personil BPBD dan stakeholder terkait, Wawali meninjau rumah warga terdampak luapan sungai Piring. Kelurahan Pilangbango menjadi salah satu daerah rawan banjir jika kondisi hujan lebat dan debit sungai […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Bangun Tanggul Darurat di Bantaran untuk Atasi Banjir

    BPBD Kota Madiun Bangun Tanggul Darurat di Bantaran untuk Atasi Banjir

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun terus bergerak cepat dalam mengantisipasi potensi bencana banjir yang kerap terjadi di musim hujan. Salah satu upaya terbaru yang sedang dilakukan adalah pembangunan tanggul darurat di kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran, tepatnya di sisi utara area yang digunakan sebagai lintasan off-road. Pembangunan tanggul […]

    Bagikan
  • Serunya Pelajar Ikuti Lomba Panahan Tradisional di Ponorogo

    Serunya Pelajar Ikuti Lomba Panahan Tradisional di Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan pelajar dari berbagai kota di se-Karesidenan Madiun memadati Lapangan Nongkodono, Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (19/07/2025). Mereka antusias mengikuti lomba panahan tradisional yang menjadi agenda tahunan dan selalu ramai peminat. Kejuaraan ini unik karena seluruh peserta diwajibkan menggunakan busur tradisional, tanpa alat bidik modern. Busur hanya mengandalkan tali […]

    Bagikan
  • Permintaan Cingcau Hijau di Ponorogo Meningkat Selama Ramadhan

    Permintaan Cingcau Hijau di Ponorogo Meningkat Selama Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cingcau hijau menjadi salah satu menu berbuka puasa yang banyak diburu selama bulan Ramadhan. Seperti produksi cingcau hijau milik Winaryo (48), warga Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, yang kebanjiran pesanan. Bapak dua anak ini mengaku, permintaan cingcau hijau buatannya meningkat drastis dibanding hari biasa. Jika sebelumnya hanya memproduksi 10 hingga […]

    Bagikan
  • Antisipasi Crowded, Polres Ponorogo Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

    Antisipasi Crowded, Polres Ponorogo Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Kepadatan lalu lintas diprediksi akan terjadi di wilayah Ponorogo pada momen pergantian tahun baru. Terutama karena Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah menyiapkan lima titik hiburan untuk menyambut pergantian tahun 2024 ke 2025. Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, Polres Ponorogo akan menerapkan rekayasa arus lalu lintas di sekitar Alun-alun Ponorogo. “Rekayasa lalu lintas pada malam […]

    Bagikan
  • Kasus Kekerasan SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun, 10 Siswa Terlibat Pemukulan, Kepala Sekolah Minta Maaf

    Kasus Kekerasan SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun, 10 Siswa Terlibat Pemukulan, Kepala Sekolah Minta Maaf

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pihak SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Madiun buka suara terkait dugaan kekerasan yang menimpa salah satu siswanya. Kepala SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Madiun, Agus Supriyono, menyatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan terjadinya insiden yang tidak diinginkan di lingkungan sekolah. “Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Dari pemeriksaan internal, terdapat 10 siswa […]

    Bagikan
expand_less