Berita Terkini
Trending Tags

Siapa Pejabat Eselon II yang Bakal Masuk Gerbong Mutasi Wali Kota Maidi ?

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, kini memiliki kewenangan penuh untuk melakukan mutasi pejabat di lingkup Pemkot Madiun. Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Tepat enam bulan setelah dilantik pada 20 Februari lalu, Wali Kota Madiun, Maidi, kini memiliki kewenangan penuh untuk melakukan mutasi pejabat di lingkup Pemkot Madiun. Per 21 Agustus 2025, dirinya tak lagi perlu menunggu persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Maidi menegaskan, rencana perombakan pejabat eselon II sudah ada dalam agendanya. ’’Tidak lama lagi, bulan ini atau bulan depan, pasti dilakukan,’’ ungkapnya, Kamis (21/08/2025).

Menurut Maidi, cukup banyak pejabat yang berpotensi bergeser posisi. Meski begitu, ia memastikan hanya pejabat yang dinilai mampu bekerja maksimal sesuai tugas pokok dan fungsi yang akan dipertahankan.

’’Optimal itu artinya mampu bekerja keras tanpa harus diperintah, disiplin tanpa pengawasan, dan jujur dalam menjalankan tanggung jawab,’’ tegasnya.

Tiga kriteria tersebut, lanjut Maidi, wajib dimiliki seorang pejabat. Sebab, masyarakat menunggu pelayanan nyata dari aparatur pemerintah, bukan sebaliknya. ’’Kalau tidak bisa memenuhi itu, mohon maaf, harus siap diganti,’’ ujarnya.

Saat ditanya soal jumlah pejabat yang akan dimutasi, Maidi belum mau membeberkan detailnya. Namun, ia menyebut sudah mengantongi daftar nama yang akan terkena pergeseran jabatan. ’’Tunggu waktunya,’’ kata wali kota dua periode tersebut.

Sebagai informasi, tahun ini terdapat dua pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun, yakni Kepala Bappelitbangda Suwarno dan Kepala Disnaker-KUKM Agus Siswanta. Selain itu, posisi Kepala Bakesbangpol juga masih kosong dan sementara diisi oleh Budi Wibowo sebagai pelaksana tugas (Plt).

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Tak Berujung PBNU, Ini Sikap PCNU Kota Madiun

    Polemik Tak Berujung PBNU, Ini Sikap PCNU Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polemik di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hingga kini belum ada kata selesai. Menyikapi hal itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Madiun membuat pernyataan sikap bersama syuriah-tanfidziyah. Selain itu, juga meninda atas musyawarah kubro Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, pada Minggu (21/12/2025) lalu. Ketua PCNU Kota Madiun, KH […]

    Bagikan
  • Kurir Cantik Perkara Narkotika 1 Kg Hadapi Tuntutan 17 Tahun Penjara

    Kurir Cantik Perkara Narkotika 1 Kg Hadapi Tuntutan 17 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seorang perempuan berinisial IIR (41), warga Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun, harus menghadapi tuntutan berat atas keterlibatan dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 17 tahun atas perannya sebagai kurir narkoba. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang di […]

    Bagikan
  • Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Korban luka bakar akibat ledakan petasan di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit. Korban Ahmad Fatoni (20) ,warga Morosari, Sukorejo, Ponorogo mengembuskan napas terakhir pada Kamis (5/3/2026) pukul 05.40 WIB di ruang ICU RSUD dr. Harjono Ponorogo. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Kedatangan Ratusan Jemaah Haji Asal Kabupaten Madiun Disambut Haru Keluarga, 2 Jamaah Jalani Perawatan Medis

    Kedatangan Ratusan Jemaah Haji Asal Kabupaten Madiun Disambut Haru Keluarga, 2 Jamaah Jalani Perawatan Medis

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Suasana haru menyelimuti Pendopo Ronggo Djumeno Caruban, Kabupaten Madiun, Minggu (7/6/2026). Ratusan jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci disambut hangat oleh keluarga dan Pemerintah Kabupaten Madiun setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah. Kedatangan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 24 dan Kloter 25 itu menjadi momen penuh kebahagiaan […]

    Bagikan
  • Diduga Tersengat Listrik Bor, Kuli Bangunan di Madiun Tewas Terjatuh di Lokasi Proyek

    Diduga Tersengat Listrik Bor, Kuli Bangunan di Madiun Tewas Terjatuh di Lokasi Proyek

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Suasana proyek pembangunan rumah di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, mendadak berubah panik setelah seorang pekerja bangunan tewas usai terjatuh di lokasi kerja, Sabtu (25/4/2026) siang. Korban diduga tersengat aliran listrik dari bor yang tengah digunakan. Korban diketahui bernama Wawan Frengki Cahyono (45), warga setempat. Ia sempat dilarikan ke rumah […]

    Bagikan
  • Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Magetan masih menghadapi tantangan besar. Data Dinas Kesehatan mencatat, hingga 2025 terdapat 2.564 balita stunting atau sekitar 8,8 persen dari total balita. Angka ini memang sedikit menurun dibanding 2024 yang mencapai 2.588 anak (10,4 persen), namun tetap mengindikasikan masalah serius. Kecamatan Panekan menjadi wilayah dengan […]

    Bagikan
expand_less