Berita Terkini
Trending Tags

Pria Magetan Tega Gauli Adik Tiri Puluhan Kali, Aksinya Direkam!

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 57
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaku dalam pemeriksaan intensif Satreskrim Polres Magetan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Jajaran Satreskrim Polres Magetan berhasil mengamankan DN (24), seorang pria yang tega menyetubuhi adik tirinya sendiri, LJ (18), puluhan kali selama empat tahun terakhir. Kasus ini mencuat setelah video pengakuan korban viral di media sosial.

“Pelaku telah melakukan aksi bejatnya sejak tahun 2021, dengan pengakuan lebih dari 20 kali persetubuhan,” ungkap Kasi Humas Polres Magetan, Ipda Indra Suprihatin.

Terungkap bahwa DN dan LJ telah tinggal bersama dan berpindah-pindah kontrakan selama empat tahun terakhir. Aksi pertama kali dilakukan saat korban masih berusia 14 tahun di rumah neneknya di Parang, Magetan. Tersangka memanfaatkan kedekatan dan perhatian yang diberikan kepada korban.

“Tersangka membujuk dan merayu korban untuk menuruti keinginannya, serta melampiaskan nafsunya secara berulang,” jelas Ipda Indra.

Parahnya, pelaku sempat merekam aksinya tersebut. Polisi masih mendalami motif perekaman video tersebut, termasuk kemungkinan video tersebut dijual.

“Sempat beberapa kali merekam, namun untuk apakah video tersebut dijual atau tidak masih kami dalami,” imbuh Ipda Indra.

Saat ini, korban telah mendapatkan pendampingan dari Unit PPA Polres Magetan dan Dinas P2KBP3A Kabupaten Magetan. LJ ditempatkan di safe house PPA Pemkab Magetan untuk menjamin keamanan dan pemulihannya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp5 miliar.

Polisi telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk jaket, seprei, dan celana panjang milik tersangka.

Polres Magetan berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan mengimbau masyarakat untuk berani melapor jika mengetahui adanya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kasus ini sudah ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polres Magetan. Proses penyidikan terus berjalan sesuai prosedur,” tegas Ipda Indra. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik, Santri di Ponorogo Gelar Jalan Santai Sambil Bagi-bagi Sayur dan Telur

    Unik, Santri di Ponorogo Gelar Jalan Santai Sambil Bagi-bagi Sayur dan Telur

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan santri dan jamaah Pondok Pesantren Al Barokah, Desa Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, menggelar kegiatan unik dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025. Mereka melakukan jalan santai keliling kampung sambil membagikan ratusan paket sayur dan telur gratis kepada warga, Sabtu (25/10/2025). Sejak pagi, para santri berjalan menyusuri permukiman warga sambil […]

    Bagikan
  • Ratusan Personel Gabungan Amankan Doa Bersama HUT ke-103 PSHT di Magetan

    Ratusan Personel Gabungan Amankan Doa Bersama HUT ke-103 PSHT di Magetan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai wilayah di Kabupaten Magetan memadati GOR Ki Mageti, Sabtu (4/10/2025), dalam acara Doa Bersama dan Tasyakuran memperingati Hari Ulang Tahun ke-103 PSHT. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Polres Magetan menerjunkan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur. Sebanyak 521 personel Polres […]

    Bagikan
  • Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo yang menyeberangi sungai menggunakan gondola sempat viral di media sosial. Aktivitas tersebut dilakukan setiap hari, termasuk oleh anak-anak sekolah, meski dinilai berisiko dan membahayakan keselamatan. Kondisi ini terjadi setelah jembatan penghubung menuju wilayah Kabupaten Trenggalek putus. Warga terpaksa menggunakan gondola sebagai akses tercepat […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Bawa Tiga Koper Barang Bukti

    KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Bawa Tiga Koper Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di kompleks Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (11/11/2025). Penggeledahan dilakukan di gedung Kantor Bupati Ponorogo di Jalan Alun-Alun Utara Sekitar pukul 11 siang. Setelah berlangsung sekitar lebih dari enam jam, tim penyidik KPK keluar dari gedung membawa tiga koper kecil berisi barang […]

    Bagikan
  • Ancam Anak-Anak, Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa

    Ancam Anak-Anak, Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang anak perempuan berusia 10 tahun di Perumahan Royal, Kelurahan Nologaten, Kecamatan Ponorogo, mengalami luka serius akibat disengat tawon vespa saat bermain di halaman rumahnya pada Rabu sore (14/05/2025). Kejadian ini membuat warga setempat resah dan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk mengevakuasi sarang tawon. Korban bernama Elsa Ayu Anandita […]

    Bagikan
  • BBPOM Surabaya Sidak Takjil di Caruban, Dua Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks

    BBPOM Surabaya Sidak Takjil di Caruban, Dua Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menemukan dua sampel kerupuk yang diduga mengandung bahan berbahaya boraks saat melakukan pemeriksaan makanan berbuka puasa di Kabupaten Madiun, Kamis (5/3/2026). Pemeriksaan dilakukan di kawasan Alun-Alun Caruban, tepatnya di sepanjang Jalan MT Haryono, Kecamatan Mejayan, yang menjadi salah satu pusat penjualan takjil selama […]

    Bagikan
expand_less