Berita Terkini
Trending Tags

Pria Magetan Tega Gauli Adik Tiri Puluhan Kali, Aksinya Direkam!

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 208
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaku dalam pemeriksaan intensif Satreskrim Polres Magetan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Jajaran Satreskrim Polres Magetan berhasil mengamankan DN (24), seorang pria yang tega menyetubuhi adik tirinya sendiri, LJ (18), puluhan kali selama empat tahun terakhir. Kasus ini mencuat setelah video pengakuan korban viral di media sosial.

“Pelaku telah melakukan aksi bejatnya sejak tahun 2021, dengan pengakuan lebih dari 20 kali persetubuhan,” ungkap Kasi Humas Polres Magetan, Ipda Indra Suprihatin.

Terungkap bahwa DN dan LJ telah tinggal bersama dan berpindah-pindah kontrakan selama empat tahun terakhir. Aksi pertama kali dilakukan saat korban masih berusia 14 tahun di rumah neneknya di Parang, Magetan. Tersangka memanfaatkan kedekatan dan perhatian yang diberikan kepada korban.

“Tersangka membujuk dan merayu korban untuk menuruti keinginannya, serta melampiaskan nafsunya secara berulang,” jelas Ipda Indra.

Parahnya, pelaku sempat merekam aksinya tersebut. Polisi masih mendalami motif perekaman video tersebut, termasuk kemungkinan video tersebut dijual.

“Sempat beberapa kali merekam, namun untuk apakah video tersebut dijual atau tidak masih kami dalami,” imbuh Ipda Indra.

Saat ini, korban telah mendapatkan pendampingan dari Unit PPA Polres Magetan dan Dinas P2KBP3A Kabupaten Magetan. LJ ditempatkan di safe house PPA Pemkab Magetan untuk menjamin keamanan dan pemulihannya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp5 miliar.

Polisi telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk jaket, seprei, dan celana panjang milik tersangka.

Polres Magetan berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan mengimbau masyarakat untuk berani melapor jika mengetahui adanya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kasus ini sudah ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polres Magetan. Proses penyidikan terus berjalan sesuai prosedur,” tegas Ipda Indra. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miris! Pasutri Di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibu Kandung Sendiri

    Miris! Pasutri Di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibu Kandung Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengamankan sepasang suami istri dengan status pernikahan siri yang terlibat kasus pencurian sepeda motor milik keluarga sendiri. Mirisnya, korban merupakan ibu kandung dari pelaku laki-laki. Kedua pelaku yakni Irvan Rendy Saputra (23), warga Dusun Grojokan, Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, dan istrinya Rizqi […]

    Bagikan
  • Target 7 Emas PORPROV Jatim IX, Koni Kab Madiun Siapkan Atlit Unggulan

    Target 7 Emas PORPROV Jatim IX, Koni Kab Madiun Siapkan Atlit Unggulan

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan atlit dan official KONI Kabupaten Madiun siap bertanding di gelaran bergengsi PORPROV Jatim IX di Kota Batu dan Malang. Koni menarget 7 emas dari sejumlah cabang olahraga berprestasi. “Target 7 emas ini naik Porprov sebelumnya 6 medali emas, semoga bisa lebih, ” kata Ketua Umum (Ketum) Koni Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Ada-ada Saja Tingkah Bocil Ini, Jarinya Terjepit Kursi, Damkar Evakuasi

    Ada-ada Saja Tingkah Bocil Ini, Jarinya Terjepit Kursi, Damkar Evakuasi

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Terkadang, tingkah laku balita bisa menjadi perhatian serius bagi orang tua. Seperti yang terjadi hari ini Kamis (13/3/2025), anak bernama Quenza Amara Adila, 3 tahun, yang merupakan warga Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, mengalami kejadian tak terduga. Jari telunjuknya terjepit di lubang kursi besi saat sedang bermain di rumah. Kekhawatiran orang […]

    Bagikan
  • Kepala Bakesbangpol Kab Madiun Ditahan Kejari Perkara Tanah Kas Desa Untuk Lahan Tol

    Kepala Bakesbangpol Kab Madiun Ditahan Kejari Perkara Tanah Kas Desa Untuk Lahan Tol

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun– Penyidik Kejari Kab Madiun menetapkan Kepala Bakesbangpol Pemkab Madiun, Mashudi sebagai Tersangka. Mashudi terjerat perkara tanah kas Desa Cabean Kec Sawahan yang dipakai untuk lahan tol. Saat itu dia sebagai Camat Sawahan. Dia ditahan untuk 20 hari ke depan dititipkan ke Lapas Madiun, Rabu ( 22/01/2025). Kajari Madiun Oktario Hartawan Achmad […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan Ratusan Kayu Perhutani Terguling di Jalur Wisata Sarangan

    Truk Bermuatan Ratusan Kayu Perhutani Terguling di Jalur Wisata Sarangan

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk bermuatan ratusan batang kayu jati milik Perhutani terguling di jalur wisata Sarangan, tepatnya di wilayah Desa Candirejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Rabu (17/12/2025). Truk dengan nomor polisi AD 9323 YW itu terguling setelah beton penutup selokan di tepi jalan ambles dan tak kuat menahan beban angkutan berat tersebut. Kendaraan yang dikemudikan […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Libatkan Satreskrim Se-Jatim Cari Potongan Tubuh Korban dan Buru Pelaku

    Polres Ngawi Libatkan Satreskrim Se-Jatim Cari Potongan Tubuh Korban dan Buru Pelaku

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Identitas jenazah korban dalam koper yang ditemukan di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi pada Kamis (23/1/2025) lalu telah terungkap. Korban adalah Uswatun Khasanah, Blitar 25 April 1995 Jenis kelamin perempuan pekerjaan karyawati swasta. Identitas korban diketahui dari pengenalan sidik jari dan juga dengan bantuan alat rekognisi serta telah dipastikan […]

    Bagikan
expand_less