Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Ratusan Warga Ponorogo Serbu Penukaran Uang Baru Meski Lebaran Masih Lama

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 351
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan warga Kabupaten Ponorogo antusias dalam penukaran uang baru yang digelar Bank Indonesia. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Ratusan warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, memadati layanan penukaran uang baru yang digelar Bank Indonesia melalui mobil kas keliling di halaman Masjid Agung Ponorogo, Selasa (24/2/2026). Meski Lebaran masih beberapa waktu lagi, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan baru sudah terlihat sejak awal Ramadan.

Sejak pagi hari, warga yang didominasi kaum ibu rela mengantre panjang demi memperoleh uang baru yang nantinya akan dibagikan kepada keluarga dan kerabat saat Hari Raya Idulfitri. Tradisi berbagi uang baru saat Lebaran masih menjadi kebiasaan yang terus dipertahankan masyarakat.

Dalam layanan penukaran kali ini, Bank Indonesia menyiapkan sebanyak 300 paket penukaran. Setiap paket memiliki batas maksimal Rp5,2 juta dengan rincian pecahan Rp50 ribu senilai Rp2,5 juta, pecahan Rp20 ribu senilai Rp1 juta, pecahan Rp10 ribu senilai Rp1 juta, pecahan Rp5 ribu senilai Rp500 ribu, pecahan Rp2 ribu senilai Rp200 ribu, serta pecahan Rp1.000 senilai Rp100 ribu.

Image Not Found
Bank Indonesia menyiapkan sebanyak 300 paket dengan batas maksimal Rp5,2 juta. Foto : Ega-Sinergia

Salah satu warga, Nanda Eka Wati, mengaku rela meminta izin meninggalkan pekerjaannya agar dapat mengikuti penukaran uang. Perempuan asal Kecamatan Kota Ponorogo itu mengatakan, dirinya ingin tetap menjaga tradisi memberikan uang baru kepada saudara saat Lebaran.

“Saya sengaja izin kerja supaya bisa menukar uang. Biasanya uang baru dibagikan ke keponakan dan keluarga saat Lebaran,” ujarnya.

Sementara itu, warga Kelurahan Tonatan, Tri Prasetyo, mengikuti antrean bukan untuk kebutuhan Lebaran, melainkan untuk persediaan uang kembalian usahanya. Ia mengaku kesulitan mendapatkan uang pecahan kecil selama bulan Ramadan karena meningkatnya aktivitas transaksi masyarakat.

Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk menukar uang hanya melalui layanan resmi guna memastikan keaslian uang serta menghindari peredaran uang palsu. Layanan penukaran uang diperkirakan akan terus ramai mendekati Hari Raya Idulfitri.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

    Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun sedang getol melindungi keberadaan burung hantu. Data menyebut lebih dari 500 unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) tersebar di 11 kecamatan. Rubuha ini dibangun sebagai upaya pengendalian hama tikus secara alami di lahan pertanian warga. Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Soedjiono, mengakui program rubuha setiap tahun […]

    Bagikan
  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Bertambah, Mayoritas Usia Produktif

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Bertambah, Mayoritas Usia Produktif

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Madiun terus mengalami peningkatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mencatat, sepanjang triwulan pertama tahun ini, ditemukan 36 kasus ODHA baru. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anies Djaka Karyawan, mengungkapkan untuk keseluruhan tahun berjalan, jumlah ODHA baru yang terdata sudah mencapai 160 orang. […]

    Bagikan
  • Razia Kendaraan, Dishub Jatim Temukan 12 Pelanggaran di Wilayah UPT P3LLAJ Madiun

    Razia Kendaraan, Dishub Jatim Temukan 12 Pelanggaran di Wilayah UPT P3LLAJ Madiun

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Prasarana dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (P3LLAJ) Madiun kembali menggelar kegiatan rutin pengawasan lalu lintas di sejumlah titik wilayah Kota Madiun, Selasa (06/05/2025). Sasaran razia kali ini meliputi mobil barang, bus pariwisata, serta bus antarkota dalam provinsi (AKDP). Selain melakukan penindakan, pihak […]

    Bagikan
  • Ekonomi Kota Madiun Tumbuh 6,35 Persen pada Triwulan II 2025

    Ekonomi Kota Madiun Tumbuh 6,35 Persen pada Triwulan II 2025

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pertumbuhan ekonomi Kota Madiun menunjukkan tren positif pada triwulan II tahun 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat, ekonomi daerah setempat tumbuh sebesar 6,35 persen secara year on year (yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan triwulan I 2025 yang tercatat 5,87 persen. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Genjot Program Pengelolaan Sampah Berbasis Warga

    Pemkot Madiun Genjot Program Pengelolaan Sampah Berbasis Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun semakin serius membenahi sistem pengelolaan sampah dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sekaligus Kepala Bappelitbangda Kota Madiun, Suwarno, menegaskan bahwa penanganan sampah harus dimulai dari hulu, yakni rumah tangga. “Setiap keluarga wajib memilah sampah sebelum dibuang ke TPS. Pemilahan sejak dari sumber […]

    Bagikan
  • Pudak Berbenah, Berbagai Cara Warga Atasi Limbah Kotoran Sapi

    Pudak Berbenah, Berbagai Cara Warga Atasi Limbah Kotoran Sapi

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Permasalahan limbah kotoran sapi yang menumpuk di Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo, kini mulai menemukan solusi. Limbah yang sebelumnya kerap mencemari sungai, kini diolah menjadi pupuk organik, bahan makanan untuk budidaya cacing, hingga diubah menjadi gas yang bermanfaat bagi warga. Salah satu warga Pudak, Sumali, berhasil mengelola kotoran sapi miliknya untuk pakan […]

    Bagikan
expand_less