Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Keji di Madiun, Ayah Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Berulang pada Anak Kandung

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Sinergia | Madiun – Polres Madiun mengamankan seorang pria berinisial H (43), warga Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. H diringkus polisi lantaran tega memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur secara berulang kali.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kronologi bermula saat tersangka tidur dalam satu kamar bersama korban dan anak laki-lakinya yang masih berusia 5 tahun. Saat melihat korban tertidur, muncul hasrat seksual tersangka.

“Tersangka memaksa dan mengancam korban agar mau menuruti nafsu bejatnya. Karena merasa takut dan terancam, korban tidak berdaya,” ujar AKP Agus Andi, Rabu (6/5/2026).

Mirisnya, aksi ini dilakukan hampir setiap minggu. Tersangka juga kerap melakukan perbuatan tersebut dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras.

Kasus ini mulai terungkap pada Minggu (26/4/2026), saat seorang tetangga meminta bantuan korban untuk membeli bakso. Merasa ada yang aneh dengan perubahan sikap korban yang menjadi sangat pendiam, tetangga tersebut mencoba bertanya secara personal.

Mawar (nama samaran) akhirnya menceritakan penderitaan yang ia alami selama ini. Mendengar pengakuan tersebut, warga langsung berkoordinasi dengan perangkat desa untuk melapor ke polisi.

Kabar mengenai perbuatan keji H sempat memicu amarah warga sekitar. Sejumlah warga yang geram sempat berencana mendatangi rumah pelaku untuk menghakimi secara mandiri.

Namun, emosi massa berhasil diredam setelah pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan pelaku pada 28 April 2026, sehari setelah laporan resmi diterima.

Saat ini, H telah ditahan di Mapolres Madiun untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi menyita sejumlah barang bukti terkait kasus kekerasan seksual ini.

“Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” tegas AKP Agus Andi. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor MBG di Ponorogo, BGN Temukan Penyajian Makanan Tak Sesuai SOP

    Rakor MBG di Ponorogo, BGN Temukan Penyajian Makanan Tak Sesuai SOP

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 180
    • 0Komentar

    PONOROGO – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar rapat koordinasi (rakor) pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mitra, dan yayasan penyelenggara, Rabu (11/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) menyoroti masih adanya praktik penyajian makanan yang tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP). Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan rakor digelar […]

    Bagikan
  • Puluhan Dosen Poltek Negeri Madiun Tuntut Tunjangan Kinerja ke Kemendiktisaintek

    Puluhan Dosen Poltek Negeri Madiun Tuntut Tunjangan Kinerja ke Kemendiktisaintek

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan dosen dari Politeknik Negeri Madiun (Poltek Negeri Madiun) mengajukan tuntutan terkait tunjangan kinerja (TUKIN) yang belum diterima, Kamis (23/1/2025) kepada pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Para dosen tersebut meminta agar hak mereka segera dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena selama 4 tahun terakhir para […]

    Bagikan
  • Komitmen KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan KA Sebidang

    Komitmen KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan KA Sebidang

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Keselamatan berlalu lintas merupakan hal utama. Termasuk saat melintas di perlintasan kereta api (KA) sebidang, baik yang terjaga maupun tidak terjaga. Meski begitu, tersiar kabar burung jika bakal ada pengurangan personil untuk yang berjaga di perlintasan KA sebidang. Menyikapi hal itu, PT KAI Daop 7 Madiun memastikan seluruh pintu perlintasan […]

    Bagikan
  • Meriahnya Festival Barongsai di Kota Madiun, Sambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan Penuh Warna.

    Meriahnya Festival Barongsai di Kota Madiun, Sambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan Penuh Warna.

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam memperingati imlek Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Madiun menyelenggarakan festival Barongsai pada Senin (28/01/2025). Ratusan warga Kota Madiun tumpah ruah memadati jalan area festival untuk menyaksikan kemeriahan Festival Barongsai. Acara ini yang semula diadakan pada hari Senin sore (27/01/2025) harus di tunda karena terkendala cuaca.  Ketua FOBI Kota […]

    Bagikan
  • Viral Soal Beras Premium Oplosan, Pedagang di PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    Viral Soal Beras Premium Oplosan, Pedagang di PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ramainya informasi terkait beras premium yang diduga oplosan menjadi keresahan tersendiri bagi pedagang di Pasar Besar Madiun (PBM). Mereka merasakan dampak turun minat pembeli terhadap beras kualitas premium. Bahkan, sepekan terakhir tidak konsumen yang membeli beras tersebut. “Sudah seminggu ini tidak ada yang beli. Memang jarang yang minat tetapi biasanya […]

    Bagikan
  • Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya memperluas pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan belum sepenuhnya berjalan mulus. Dari total target 235 titik, baru 24 gerai yang dinyatakan selesai dan siap digunakan. Sejumlah persoalan administrasi serta status lahan masih menjadi hambatan utama di lapangan. Data terbaru menunjukkan masih ada 40 lokasi yang belum […]

    Bagikan
expand_less