Berita Terkini
Trending Tags

Harganas 2026, Bupati Madiun Tekankan Peran Ayah dan Keluarga dalam Menyiapkan Generasi Unggul

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta Harganas kenakan pakaian adat nusantara. (29/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kabupaten Madiun menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB PPPA) Kabupaten Madiun menggelar upacara di halaman kantor dinas, Senin (29/6/2026).

Suasana upacara berlangsung semarak. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus pengingat bahwa keluarga merupakan perekat persatuan bangsa.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa bonus demografi yang saat ini dimiliki Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi dunia apabila dikelola dengan baik. Namun, sebaliknya, juga berpotensi berubah menjadi bencana apabila kualitas sumber daya manusia tidak dipersiapkan sejak dini.

Menurutnya, fokus pembangunan saat ini tidak lagi sekadar mengendalikan jumlah penduduk, melainkan meningkatkan kualitas manusia melalui keluarga.

“Transformasi kualitas sumber daya manusia tidak dimulai saat seseorang masuk perguruan tinggi ataupun dunia kerja. Semuanya dimulai sejak dalam kandungan dan melalui pengasuhan di dalam keluarga,” ujar Hari Wur.

Ia menjelaskan, terdapat tiga pilar utama yang harus diperkuat dalam pembangunan keluarga, yakni kesehatan, pendidikan karakter, serta ketahanan mental dan spiritual. Pencegahan stunting, pemenuhan gizi sejak 1.000 hari pertama kehidupan, hingga pembentukan karakter anak menjadi tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga.

Bupati juga menaruh perhatian besar terhadap kesehatan mental keluarga. Menurutnya, meningkatnya jumlah pasien di rumah sakit jiwa menjadi pengingat bahwa keluarga memiliki peran penting sebagai tempat pertama memberikan rasa aman, kasih sayang, dan dukungan emosional.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan penggunaan gawai menggantikan kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Kehadiran orang tua, terutama ayah, dinilai jauh lebih penting dibanding sekadar memenuhi kebutuhan materi.

Dalam kesempatan itu, Hari memaknai tema Harganas tahun ini sebagai ajakan kepada para ayah untuk benar-benar hadir dalam kehidupan keluarga, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional.

Image Not Found
Bupati Madiun pimpin upacara Harganas ke-33 tahun 2026. (29/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Jangan sampai ayah ada di rumah, tetapi hatinya tidak berada bersama keluarga. Kehadiran ayah harus diwujudkan melalui perhatian, komunikasi, pendampingan, dan doa bagi anak-anaknya,” katanya.

Ia menambahkan, kesuksesan anak tidak selalu ditentukan oleh kondisi ekonomi keluarga. Banyak keluarga sederhana yang berhasil melahirkan anak-anak sukses karena memiliki hubungan emosional yang kuat antara ayah, ibu, dan anak.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB PPPA Kabupaten Madiun, Hendro Suwondo, mengatakan peringatan Harganas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman.

Menurut Hendro, tema “Ayah Wajib Hadir” mengingatkan bahwa pembentukan karakter anak memerlukan keterlibatan ayah dan ibu secara seimbang. Kehadiran ayah diyakini mampu membangun logika berpikir, daya juang, serta karakter pantang menyerah pada diri anak, sementara kasih sayang ibu menjadi penyeimbang dalam pembentukan kepribadian.

“Anak akan tumbuh lebih optimal ketika mendapatkan cinta, perhatian, dan pendampingan dari kedua orang tuanya. Karena itu kami mengajak seluruh keluarga, khususnya para ASN sebagai teladan, untuk memulai perubahan dari keluarga masing-masing,” ujarnya.

Selain upacara, rangkaian Harganas di Kabupaten Madiun akan dilanjutkan dengan kegiatan penguatan kapasitas kader keluarga serta penyusunan Peta Jalan Pembangunan Keluarga (PJPK) yang akan menjadi pedoman pembangunan keluarga di Kabupaten Madiun dalam beberapa tahun ke depan.

Melalui dokumen tersebut, pemerintah daerah akan memperkuat berbagai program keluarga, mulai dari Kampung KB, pendampingan keluarga, Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, hingga Bina Keluarga Lansia sebagai bagian dari upaya menciptakan keluarga yang tangguh, harmonis, dan berkualitas. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khidmatnya Pengendara di Kota Madiun Ikuti Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 RI

    Khidmatnya Pengendara di Kota Madiun Ikuti Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 RI

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masyarakat yang tengah melintas di seputaran Tugu Nol Kilometer Kota Madiun harus berhenti sejenak pada Minggu (17/08/2025). Sekitar 5 menit, mereka melakukan penghormatan saat detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Prosesi tersebut digelar tepat pada pukul 10.00 WIB yang diyakini memiliki filosofi penting dalam menandai kemerdekaan RI. 5 anggota Pasukan […]

    Bagikan
  • Jalani Assesment, Nasib Ratusan Pegawai PDAM Kab. Madiun di Tangan Tim Penguji

    Jalani Assesment, Nasib Ratusan Pegawai PDAM Kab. Madiun di Tangan Tim Penguji

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan pegawai PDAM Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun serentak menjalani Assesment di ruang gedung Eka Kapti, Puspem di Kecamatan Mejayan, di mulai hari Sabtu (26/07/2025) pagi hingga Minggu besuk. Total pegawai Perumda yang ikut Assesment sebanyak 183 orang mulai setingkat Kabag, Kasubbag, staf maupun Pegawai Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Direktur […]

    Bagikan
  • Antisipasi Judol, Ratusan HP Anggota Korem 081/DSJ Diperiksa

    Antisipasi Judol, Ratusan HP Anggota Korem 081/DSJ Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun|Ratusan handphone (HP) milik anggota Korem 081/DSJ mendadak diperiksa, Kamis (16/01/2025) selepas apel pagi. Hal ini sebagai langkah agar tidak kecolongan ada anggota yang bermain judi online. Tak hanya judol, pemeriksaan yang dilakukan juga bertujuan untuk melihat ada tidaknya keterlibatan anggota Korem 081/DSJ dalam pinjaman online (pinjol). “Pengecekan yang kita lakukan ini […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Monitoring dan Evaluasi Proyek Pavingisasi dan PJU

    Kejari Kota Madiun Monitoring dan Evaluasi Proyek Pavingisasi dan PJU

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun melalui Tim Sambang Kelurahan meninjau hasil pekerjaan untuk program pavingisasi serta penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Kecamatan Kartoharjo pada Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini bagian dari program penyuluhan hukum terkait pembangunan sarana dan prasarana yang ada di tingkat kelurahan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat (Pokmas). Korps […]

    Bagikan
  • Tari Keling, warisan budaya unik yang hanya bertahan di Dusun Mojo Ponorogo

    Tari Keling, warisan budaya unik yang hanya bertahan di Dusun Mojo Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di balik popularitas Reog Ponorogo, terdapat satu kesenian tradisi yang hingga kini masih bertahan dan hanya dapat ditemui di Dusun Mojo, Desa Singgahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Kesenian tersebut adalah Tari Keling, sebuah pertunjukan rakyat yang memadukan unsur ritual, sejarah, dan filosofi yang diwariskan secara turun-temurun. Sebelum pertunjukan dimulai, seorang tokoh desa […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Catatkan Kinerja Tertinggi di Polda Jatim, Penyelesaian Perkara Tembus 113 Persen

    Polres Magetan Catatkan Kinerja Tertinggi di Polda Jatim, Penyelesaian Perkara Tembus 113 Persen

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jajaran Polres Magetan kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam bidang penegakan hukum. Pada periode Maret 2026, Polres Magetan berhasil meraih peringkat pertama dalam penyelesaian perkara tertinggi di lingkungan Polda Jawa Timur. Capaian ini disampaikan dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas Triwulan I Tahun 2026 yang berlangsung di Surabaya dan dipimpin langsung […]

    Bagikan
expand_less