Berita Terkini
Trending Tags

Harganas 2026, Bupati Madiun Tekankan Peran Ayah dan Keluarga dalam Menyiapkan Generasi Unggul

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta Harganas kenakan pakaian adat nusantara. (29/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kabupaten Madiun menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB PPPA) Kabupaten Madiun menggelar upacara di halaman kantor dinas, Senin (29/6/2026).

Suasana upacara berlangsung semarak. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus pengingat bahwa keluarga merupakan perekat persatuan bangsa.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa bonus demografi yang saat ini dimiliki Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi dunia apabila dikelola dengan baik. Namun, sebaliknya, juga berpotensi berubah menjadi bencana apabila kualitas sumber daya manusia tidak dipersiapkan sejak dini.

Menurutnya, fokus pembangunan saat ini tidak lagi sekadar mengendalikan jumlah penduduk, melainkan meningkatkan kualitas manusia melalui keluarga.

“Transformasi kualitas sumber daya manusia tidak dimulai saat seseorang masuk perguruan tinggi ataupun dunia kerja. Semuanya dimulai sejak dalam kandungan dan melalui pengasuhan di dalam keluarga,” ujar Hari Wur.

Ia menjelaskan, terdapat tiga pilar utama yang harus diperkuat dalam pembangunan keluarga, yakni kesehatan, pendidikan karakter, serta ketahanan mental dan spiritual. Pencegahan stunting, pemenuhan gizi sejak 1.000 hari pertama kehidupan, hingga pembentukan karakter anak menjadi tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga.

Bupati juga menaruh perhatian besar terhadap kesehatan mental keluarga. Menurutnya, meningkatnya jumlah pasien di rumah sakit jiwa menjadi pengingat bahwa keluarga memiliki peran penting sebagai tempat pertama memberikan rasa aman, kasih sayang, dan dukungan emosional.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan penggunaan gawai menggantikan kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Kehadiran orang tua, terutama ayah, dinilai jauh lebih penting dibanding sekadar memenuhi kebutuhan materi.

Dalam kesempatan itu, Hari memaknai tema Harganas tahun ini sebagai ajakan kepada para ayah untuk benar-benar hadir dalam kehidupan keluarga, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional.

Image Not Found
Bupati Madiun pimpin upacara Harganas ke-33 tahun 2026. (29/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Jangan sampai ayah ada di rumah, tetapi hatinya tidak berada bersama keluarga. Kehadiran ayah harus diwujudkan melalui perhatian, komunikasi, pendampingan, dan doa bagi anak-anaknya,” katanya.

Ia menambahkan, kesuksesan anak tidak selalu ditentukan oleh kondisi ekonomi keluarga. Banyak keluarga sederhana yang berhasil melahirkan anak-anak sukses karena memiliki hubungan emosional yang kuat antara ayah, ibu, dan anak.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB PPPA Kabupaten Madiun, Hendro Suwondo, mengatakan peringatan Harganas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman.

Menurut Hendro, tema “Ayah Wajib Hadir” mengingatkan bahwa pembentukan karakter anak memerlukan keterlibatan ayah dan ibu secara seimbang. Kehadiran ayah diyakini mampu membangun logika berpikir, daya juang, serta karakter pantang menyerah pada diri anak, sementara kasih sayang ibu menjadi penyeimbang dalam pembentukan kepribadian.

“Anak akan tumbuh lebih optimal ketika mendapatkan cinta, perhatian, dan pendampingan dari kedua orang tuanya. Karena itu kami mengajak seluruh keluarga, khususnya para ASN sebagai teladan, untuk memulai perubahan dari keluarga masing-masing,” ujarnya.

Selain upacara, rangkaian Harganas di Kabupaten Madiun akan dilanjutkan dengan kegiatan penguatan kapasitas kader keluarga serta penyusunan Peta Jalan Pembangunan Keluarga (PJPK) yang akan menjadi pedoman pembangunan keluarga di Kabupaten Madiun dalam beberapa tahun ke depan.

Melalui dokumen tersebut, pemerintah daerah akan memperkuat berbagai program keluarga, mulai dari Kampung KB, pendampingan keluarga, Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, hingga Bina Keluarga Lansia sebagai bagian dari upaya menciptakan keluarga yang tangguh, harmonis, dan berkualitas. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Usulkan Renovasi Pasar Sayur Jadi Pasar Induk Regional

    Pemkab Magetan Usulkan Renovasi Pasar Sayur Jadi Pasar Induk Regional

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan tengah mempersiapkan sejumlah kelengkapan administrasi untuk mendukung rencana renovasi Pasar Sayur Magetan yang akan dikembangkan menjadi Pasar Induk Magetan. Langkah ini dilakukan setelah adanya kunjungan dari Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi DPR RI. Kepala Dinas Perindustrian […]

    Bagikan
  • Tragis! Ledakan Petasan Balon Udara Tewaskan Remaja 15 Tahun, Rumah Hancur Porak Poranda photo_camera 2

    Tragis! Ledakan Petasan Balon Udara Tewaskan Remaja 15 Tahun, Rumah Hancur Porak Poranda

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Nasib tragis menimpa tiga pemuda di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, saat meracik petasan yang diduga akan diterbangkan menggunakan balon udara tanpa awak untuk persiapan tradisi menjelang Lebaran. Ledakan hebat yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) sore mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius. Peristiwa tersebut terjadi sekitar […]

    Bagikan
  • LBH Ajukan Praperadilan, Kejari Magetan Digugat Atas Dugaan Kelambanan Penanganan Kasus

    LBH Ajukan Praperadilan, Kejari Magetan Digugat Atas Dugaan Kelambanan Penanganan Kasus

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Langkah hukum tidak biasa ditempuh LBH Parade Keadilan. Lembaga bantuan hukum tersebut resmi mengajukan permohonan praperadilan terhadap Kejaksaan Negeri Magetan ke Pengadilan Negeri Magetan, Selasa (24/2/2026). Praperadilan tersebut merupakan respons atas dugaan undue delay atau kelambanan penanganan laporan dugaan tindak pidana korupsi yang telah dilayangkan sejak 27 November 2025. Hingga penghujung […]

    Bagikan
  • APTRI Madiun Mendesak Pemerintah Tunjuk Bulog Tangani Impor Gula

    APTRI Madiun Mendesak Pemerintah Tunjuk Bulog Tangani Impor Gula

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPC Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI ) wilayah PG Redjo Agung Baru Madiun mendesak pada pemerintah perlunya menghidupkan kembali Dewan Gula Indonesia (DGI). Selain itu turut meminta pentingnya izin impor gula ditangani sepenuhnya oleh Bulog karena dinilai mampu sebagai stabilisator harga dan penyerap gula petani. DPC APTRI Madiun berharap […]

    Bagikan
  • Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

    Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Musibah tragis menimpa seorang warga Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pamut (65) ditemukan tewas tersangkut di atas pohon setinggi lebih dari delapan meter saat mencari pakan ternak, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Jasad korban pertama kali terlihat tersangkut di pohon yang […]

    Bagikan
  • Datangi Keluarga Korban, Wabup Madiun Atensi Proses Pencarian Bersama Basarnas

    Datangi Keluarga Korban, Wabup Madiun Atensi Proses Pencarian Bersama Basarnas

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi mendatangi keluarga korban rumah ambles di Desa/Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun Sabtu malam (15/3/2025). Didampingi Kepala Pelaksana BPBD Camat dan Kapolsek Dagangan, Wabup Madiun bertemu langsung dengan Triani (65) istri korban Wahyudiono. Isak tangis dari keluarga korban terpancar di temui Wabup Madiun dan berharap korban Wahyudiono […]

    Bagikan
expand_less