Berita Terkini
Trending Tags

Viral! Aksi Perampokan Bersenjata di Maospati, Korban Ungkap Detik-Detik Mencekam di Kamar Tidur

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
foto : tangkapan layar unggahan yang viral, Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Seorang warga Maospati menjadi korban aksi perampokan bersenjata yang terjadi dini hari, Senin (16/6/2025). Kisah mencekam itu dibagikan langsung oleh korban, Satriya Bima Ariyaa, melalui unggahan media sosial yang kemudian viral di berbagai grup WhatsApp dan Instagram komunitas Magetan.

Kapolsek Maospati, Kompol Haris Prabowo, membenarkan adanya laporan tersebut. Hingga Selasa malam (17/6/2025), pihaknya masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian yang berada di Jalan Sendang Kamal, RT 15 RW 04.

“Masih kita dalami ya, saat ini anggota sudah di lokasi. Benar atau prank saja, mengingat pelaku yang disebut-sebut masih di bawah umur,” ujar Kompol Haris.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, saat Satriya yang tengah tertidur mendadak terbangun oleh suara mencurigakan. Saat membuka mata, ia mendapati dua pria asing sudah berada di dalam kamarnya. Salah satu pelaku langsung menodongkan balok besi dan senjata tajam ke arahnya.

“Saya langsung ditodong pakai balok besi dan sajam. Salah satu pelaku bilang, ‘ojo omong sopo-sopo koe,’ suaranya kayak orang tua,” ungkap Satriya.

Dalam kondisi panik dan tidak berdaya, Satriya hanya bisa terdiam di atas tempat tidur. Usai menggasak barang berharga, para pelaku kabur lewat pintu depan. Korban bisa melarikan diri dan ke luar rumah lewat pintu belakang dan memanjat tembok untuk meminta pertolongan. Sayangnya, karena masih dini hari, jeritannya tak langsung mendapat respons warga.

Dari hasil keterangan korban, kedua pelaku membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Beat, dompet berisi identitas pribadi, ATM, buku tabungan, serta uang tunai sebesar Rp. 500 ribu.

Setelah gagal menghubungi teman, Satriya akhirnya menelepon kakeknya untuk datang ke rumah. Namun saat keluarga tiba, para pelaku telah menghilang.

Pihak kepolisian menduga para pelaku melarikan diri ke arah Terminal Maospati. Investigasi masih berlangsung, termasuk pengecekan kemungkinan pelaku masih berusia muda.

Kasus ini memicu kekhawatiran masyarakat, terutama terkait keamanan lingkungan di malam hari. Di media sosial, warganet mengecam keras aksi para pelaku dan meminta polisi segera menangkap mereka.

“Sudah meresahkan! Jangan sampai kejadian seperti ini terulang di lingkungan kita,” tulis akun @magetanupdate yang turut membagikan ulang cerita korban.

Pihak kepolisian menghimbau masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan kejadian mencurigakan. Meski kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, polisi menegaskan akan menindak tegas jika benar terjadi tindak pidana perampokan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Magetan pada 2026 dipastikan lebih aman. Pemerintah pusat meningkatkan alokasi pupuk untuk sejumlah daerah, termasuk Magetan. Hal itu sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Uswatul Chasanah, menyebut tambahan tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Soroti Soal Pekerja Migran Diduga Ditahan di Hong Kong

    DPRD Ponorogo Soroti Soal Pekerja Migran Diduga Ditahan di Hong Kong

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo di Hong Kong yang diduga ditahan karena keterlibatan dalam pencucian uang, mendapat perhatian dari DPRD Ponorogo. Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, menilai kejadian tersebut menjadi alarm penting bahwa pembekalan bagi calon pekerja migran masih perlu diperkuat sebelum diberangkatkan ke negara penempatan. Ribut […]

    Bagikan
  • PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai beredarnya Risalah Rapat Harian Syuriyah tertanggal 20 November 2025, kini resmi berakhir. Dokumen yang memuat permintaan agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dalam batas waktu 3×24 jam itu sempat memicu kegaduhan di lingkungan Nahdliyin. Hanya dua hari setelah […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Libatkan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Magetan

    Kecelakaan Libatkan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Magetan

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut yang melibatkan pelajar kembali terjadi di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seorang siswi berinisial CD berusia 16 tahun, warga Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk di tanjakan Desa Cileng, Kecamatan Poncol, Sabtu (11/10/2025) siang kemarin. Insiden tragis ini menambah daftar panjang kecelakaan di […]

    Bagikan
  • Sempat Tersendat Karena Verval, BLT Kesra ke 38.371 Warga Madiun Mulai Disalurkan

    Sempat Tersendat Karena Verval, BLT Kesra ke 38.371 Warga Madiun Mulai Disalurkan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) di Kabupaten Madiun mulai berjalan. Sebanyak 38.371 keluarga penerima manfaat (KPM) tercatat mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia. Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Anton Susilo, mengatakan pencairan dilakukan sejak dua pekan terakhir. Mekanisme penyaluran berlangsung […]

    Bagikan
  • Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku Play Button

    Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan. Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor […]

    Bagikan
expand_less